Kompas.com - 04/05/2022, 15:16 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Kepala Satuan Lalu Lintas (Kasatlantas) Kepolisian Resor Jakarta Barat, Komisaris Polisi Maulana Karepesina mengatakan, arus mudik pada H-7 hingga H-1 Lebaran di Jalan Raya Daan Mogot terpantau normal.

"Secara umum pergerakan pengendara bermotor sejak H-7 hingga H-1 Lebaran terpantau masih normal. Tidak terjadi penumpukan kendaraan berlebih di Jalan Raya Daan Mogot," kata Maulana, saat dihubungi, Rabu (4/5/2022).

Baca juga: Pemudik Diprediksi Mulai Melintas di Jalan Daan Mogot Malam Ini

Maulana mengatakan, Jalan Raya Daan Mogot sebelumnya diperkirakan akan menjadi jalan alternatif pemudik, khususnya pemotor, yang hendak menuju Kota Tangerang dan Banten, hingga menyeberang ke Sumatera.

Kendati demikian, selama arus mudik, terpantau hanya sedikit peningkatan volume kendaraan yang melintasi jalan arteri tersebut. Peningkatan volume kendaraan didominasi oleh pengendara roda dua.

Namun, peningkatan justru terjadi di ruas jalan arah Tangerang menuju Jakarta.

"Puncaknya itu satu hari sebelum lebaran. H-1 itu ada peningkatan sedikit dari Tangerang menuju Jakarta yang melintasi Daan Mogot, sekitar 5 persen di malam hari," jelas Maulana.

Selain di Jalan Raya Daan Mogot, Maulana mengatakan, situasi lalu lintas di sekitar kawasan wisata Kota Tua, Tamansari, juga ramai lancar.

"Termasuk kawasan Kota Yua, arus lalu lintas di dalam, masih normal. Hal ini kemungkinan disebabkan Kota Tua juga masih dalam revitalisasi, sehingga berpengaruh juga pada lalu lintas," kata dia.

Baca juga: Polri Siapkan 5 Rute Alternatif Jakarta-Bandung Saat One Way Arus Balik Lebaran

Kendati pergerakan pemudik sebelum Lebaran tidak signifikan, Maulana mengatakan pihaknya tetap menyiapkan sejumlah pos pengamanan untuk memantau arus balik.

Empat pos pengamanan di jalan arteri yakni berada di simpang lampu lalu lintas Grogol, simpang lampu lalu lintas Pesing, simpang lampu lalu lintas Cengkareng, dan Warung Gantung, Kalideres.

"Selain itu, kami juga menyiapkan pos pengamanan terpadu di Terminal Kalideres dan Terminal Grogol," ucap Maulana.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Polisi Ambil Sampel Bercak Darah Saat Olah TKP Pembunuhan Pria Dalam Karung di Fatmawati

Polisi Ambil Sampel Bercak Darah Saat Olah TKP Pembunuhan Pria Dalam Karung di Fatmawati

Megapolitan
Manajemen Holywings Akui Ada Kesalahan Perizinan, 'Outlet' Sudah Ditutup Semua

Manajemen Holywings Akui Ada Kesalahan Perizinan, "Outlet" Sudah Ditutup Semua

Megapolitan
Santer Dikabarkan Maju Pilgub DKI 2024, Ini Komentar Bima Arya

Santer Dikabarkan Maju Pilgub DKI 2024, Ini Komentar Bima Arya

Megapolitan
12 Outlet Holywings yang Ditutup Pemprov DKI Sudah Punya Izin Buka Resto

12 Outlet Holywings yang Ditutup Pemprov DKI Sudah Punya Izin Buka Resto

Megapolitan
Mahasiswa Edarkan Ganja di Kampus Swasta Pondok Gede, Dibungkus dalam Kemasan 1 Ons

Mahasiswa Edarkan Ganja di Kampus Swasta Pondok Gede, Dibungkus dalam Kemasan 1 Ons

Megapolitan
12 Outlet Holywings di Jakarta Ditutup, Bapenda DKI Tetap Tagih Setoran Pajak Bulan Juni

12 Outlet Holywings di Jakarta Ditutup, Bapenda DKI Tetap Tagih Setoran Pajak Bulan Juni

Megapolitan
4 Ustaz dan 1 Senior di Pondok Pesantren Depok Diduga Cabuli Belasan Santriwati, Korban Masih di Bawah Umur

4 Ustaz dan 1 Senior di Pondok Pesantren Depok Diduga Cabuli Belasan Santriwati, Korban Masih di Bawah Umur

Megapolitan
Promosi Miras Berbau SARA, Manajemen Holywings: Kami Kecolongan!

Promosi Miras Berbau SARA, Manajemen Holywings: Kami Kecolongan!

Megapolitan
KPAI Sebut Pelaku Pengeroyokan Pelajar Bisa Dipidana, Dengan Catatan..

KPAI Sebut Pelaku Pengeroyokan Pelajar Bisa Dipidana, Dengan Catatan..

Megapolitan
Kasus Roy Suryo di Tahap Penyidikan, Polisi Minta Keterangan Tambahan Ahli Agama hingga Media Sosial

Kasus Roy Suryo di Tahap Penyidikan, Polisi Minta Keterangan Tambahan Ahli Agama hingga Media Sosial

Megapolitan
Polisi Tangkap Mahasiswa Pengedar Ganja di Sekitar Kampus Swasta di Pondok Gede

Polisi Tangkap Mahasiswa Pengedar Ganja di Sekitar Kampus Swasta di Pondok Gede

Megapolitan
Libur Sekolah Tiba, 6.000 Pengunjung Berwisata ke Kota Tua Jakarta Setiap Harinya

Libur Sekolah Tiba, 6.000 Pengunjung Berwisata ke Kota Tua Jakarta Setiap Harinya

Megapolitan
Warga Tambun Tangkap Pencuri Sepeda Motor Bersenjata Api Rakitan

Warga Tambun Tangkap Pencuri Sepeda Motor Bersenjata Api Rakitan

Megapolitan
Pemkot Jakpus Jemput Bola Layani Warga Terdampak Perubahan Nama Jalan untuk Perbarui Data Kependudukan

Pemkot Jakpus Jemput Bola Layani Warga Terdampak Perubahan Nama Jalan untuk Perbarui Data Kependudukan

Megapolitan
Polda Metro: Ada Unsur Pidana dalam Unggahan Meme Patung Buddha oleh Roy Suryo

Polda Metro: Ada Unsur Pidana dalam Unggahan Meme Patung Buddha oleh Roy Suryo

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.