Kompas.com - 25/05/2022, 22:04 WIB

TANGERANG SELATAN, KOMPAS.com - Taman Kota 1 Tangerang Selatan (Tangsel) sudah dibuka kembali untuk umum pada Sabtu (21/5/2022).

Sebelumnya, taman tersebut sempat tutup beberapa waktu karena pandemi Covid-19.

Salah seorang pengunjung, Nani (32), mengatakan bahwa Taman Kota 1 menjadi destinasi favoritnya menghabiskan waktu bersama anak.

Warga Karawaci, Tangerang, itu sering datang ke Taman Kota 1 bersama anak-anaknya, bahkan hingga tiga kali dalam seminggu.

"Emang sering main ke sini dari sebelum ini ditutup, dari sebelum begini bentuknya," ujar Nani di Taman Kota 1, BSD, Serpong, pada Rabu (25/5/2022).

Baca juga: Pawai Pebalap Formula E Batal, Diganti Sesi Foto dan Meet and Greet Terbatas di Monas

Dengan menggunakan sepeda motor sekitar 45 menit, Nani membawa anak pertamanya yang berusia 7 tahun dan anak keduanya berusia 4 tahun untuk bermain di ruang terbuka hijau (RTH) tersebut.

"Di sini lebih luas, banyak perubahan, banyak wahana permainan anak. Rekomendasi buat ngajak bermain anak yang murah meriah daripada di rumah, main gadget saja," jelas Nani.

Pada hari Minggu, Nani mengajak serta suaminya yang sedang libur untuk datang lebih awal dari biasanya. Sambil berolahraga pagi, Nani mengawasi anak-anaknya yang bermain di bawah pepohonan rindang yang ada di Taman Kota 1.

Pengunjung lainnya dari Cikokol, Tangerang, Susan (37), mengatakan baru pertama kali datang ke Taman Kota 1.

Baca juga: Komisaris Ancol Undang Giring PSI Tonton Formula E: Tapi Tak Ada Tempat untuk Dia Angon Kambing

Meski bekerja di daerah Ciater, Tangsel, Susan baru sempat berkunjung ke taman kota yang hijau itu.

Susan mengaku langsung antusias dengan ruang terbuka hijau yang adem dan bebas biaya tersebut saat pertama berkunjung.

"Antusias, taman umum ada mainan anaknya dari Cikokol ke sini, ini doang. Bukan murah meriah lagi, ini free, masuk ke sini gratis, parkirannya gratis , free Wi-Fi lagi," jelas Susan.

"Di sini adem banget, apalagi sekarang ada permainannya buat anak-anak," imbuhnya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ketika Anies Banggakan Keberhasilan Formula E Jakarta, Paparkan Dampak Ekonomi Rp 2,6 Triliun

Ketika Anies Banggakan Keberhasilan Formula E Jakarta, Paparkan Dampak Ekonomi Rp 2,6 Triliun

Megapolitan
Promosi Kebablasan Holywings Berujung Laporan Penistaan Agama, Tim Kreatif hingga Medsos Jadi Tersangka

Promosi Kebablasan Holywings Berujung Laporan Penistaan Agama, Tim Kreatif hingga Medsos Jadi Tersangka

Megapolitan
Ketika PKL di Jalan Citayam Terimbas Kasus Pelintasan Sebidang Rawa Geni, Disuruh Bongkar Lapak Sendiri

Ketika PKL di Jalan Citayam Terimbas Kasus Pelintasan Sebidang Rawa Geni, Disuruh Bongkar Lapak Sendiri

Megapolitan
Mencari Titik Temu dalam Polemik Larangan Beri Makan Kucing Liar di Green Garden...

Mencari Titik Temu dalam Polemik Larangan Beri Makan Kucing Liar di Green Garden...

Megapolitan
Polisi: Marbut Masjid yang Cabuli Bocah Laki-laki di Depok Dianggap Baik oleh Warga

Polisi: Marbut Masjid yang Cabuli Bocah Laki-laki di Depok Dianggap Baik oleh Warga

Megapolitan
Anies Klaim Tidak Ada Komplain dari Para Pebalap soal Sirkuit Formula E

Anies Klaim Tidak Ada Komplain dari Para Pebalap soal Sirkuit Formula E

Megapolitan
Kronologi Penangkapan 6 Pegawai Holywings Terkait Promosi Miras Bernada Penistaan Agama

Kronologi Penangkapan 6 Pegawai Holywings Terkait Promosi Miras Bernada Penistaan Agama

Megapolitan
Holywings Promosi Miras Bernada Penistaan Agama, Polisi: Untuk Tarik Pengunjung karena Penjualan di Bawah Target

Holywings Promosi Miras Bernada Penistaan Agama, Polisi: Untuk Tarik Pengunjung karena Penjualan di Bawah Target

Megapolitan
8 Rekomendasi Tempat Wisata Alam di Bogor

8 Rekomendasi Tempat Wisata Alam di Bogor

Megapolitan
10 Tempat Wisata di Bogor yang Dekat Stasiun

10 Tempat Wisata di Bogor yang Dekat Stasiun

Megapolitan
24 Rekomendasi Tempat Makan Seafood di Jakarta Utara

24 Rekomendasi Tempat Makan Seafood di Jakarta Utara

Megapolitan
Daftar Mall di Tangerang Raya

Daftar Mall di Tangerang Raya

Megapolitan
15 Tempat Main Outdoor untuk Anak di Jakarta Timur

15 Tempat Main Outdoor untuk Anak di Jakarta Timur

Megapolitan
6 Pegawai Holywings yang Jadi Tersangka Kasus Penistaan Agama Terancam Hukuman 10 Tahun Penjara

6 Pegawai Holywings yang Jadi Tersangka Kasus Penistaan Agama Terancam Hukuman 10 Tahun Penjara

Megapolitan
Polisi Ungkap Motif Holywings Promosi Miras Bernada Penistaan Agama

Polisi Ungkap Motif Holywings Promosi Miras Bernada Penistaan Agama

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.