Kompas.com - 25/05/2022, 22:43 WIB

DEPOK, KOMPAS.com - Pemerintah Kota (pemkot) Depok melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kota Depok akan melakukan perbaikan jembatan dan jalan Grand Depok City yang rusak pada akhir Agustus 2022 mendatang.

Kepala Dinas PUPR Kota Depok Citra Indah Yulianty mengatakan, pihaknya telah melakukan proses perampungan desain engineering design (DED). Namun, mereka masih perlu merevisi harga bahan baku materialnya.

"Sudah (selesai DED), cuma kita lagi revisi harga, karena harga naik terus. Ini untuk bahan material," kata Citra saat dikonfirmasi, Rabu (25/5/2022).

Baca juga: Jalan GDC Depok Rusak hingga Berlubang, Warga Minta Diperbaiki dan Dibuatkan Drainase

Sementara itu, kata Citra, jembatan yang direhabilitasi memiliki panjang 78 meter dan lebar 12,2 meter. Sedangkan untuk pedestrian memiliki lebar 2 meter, baik di sisi kanan maupun kiri.

"Untuk pembiayaan perbaikan jembatan diperkirakan dengan total pagu anggaran sebesar 1,7 miliar rupiah," tambah Citra.

Lebih lanjut Citra mengatakan, untuk pengerjaan perbaikan jalan GDC dimulai dari pintu masuk GDC dengan lebar bervariasi, yang rata-rata 14 meter dengan lebar jalur lambat 6 meter.

Baca juga: Jalan Rusak di GDC Tewaskan Pengendara, PUPR Depok Serahkan ke Pengembang

"Sampai mananya saat ini masih dalam proses pendetailan. Yang jelas, akan ada pekerjaan crossing-an di perempatan KSU. Untuk tinggi permukaan jalan bervariasi tergantung tinggi muka jalan, antara 25-30 sentimeter,” ujarnya.

Pengerjaan akan dilakukan setelah melalui penandatanganan kontrak dengan pemenang lelang.

"Lelang yang Insya Allah dilaksanakan pertengahan Juni dan proses pengerjaan fisik pada akhir Agustus. Dengan pagu anggaran yang ditetapkan sebesar Rp 15,3 miliar,” ujar dia.

Citra menambahkan, pekerjaan akan berlangsung kurang lebih empat bulan yang berfokus pada pembangunan lajur cepat.

"Jika belum rampung, akan dilanjutkan tahun depan. Mudah-mudahan tidak ada kendala berarti dalam rencana pembangunan jalan ini,” ucap dia.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ketika Anies Banggakan Keberhasilan Formula E Jakarta, Paparkan Dampak Ekonomi Rp 2,6 Triliun

Ketika Anies Banggakan Keberhasilan Formula E Jakarta, Paparkan Dampak Ekonomi Rp 2,6 Triliun

Megapolitan
Promosi Kebablasan Holywings Berujung Laporan Penistaan Agama, Tim Kreatif hingga Medsos Jadi Tersangka

Promosi Kebablasan Holywings Berujung Laporan Penistaan Agama, Tim Kreatif hingga Medsos Jadi Tersangka

Megapolitan
Ketika PKL di Jalan Citayam Terimbas Kasus Pelintasan Sebidang Rawa Geni, Disuruh Bongkar Lapak Sendiri

Ketika PKL di Jalan Citayam Terimbas Kasus Pelintasan Sebidang Rawa Geni, Disuruh Bongkar Lapak Sendiri

Megapolitan
Mencari Titik Temu dalam Polemik Larangan Beri Makan Kucing Liar di Green Garden...

Mencari Titik Temu dalam Polemik Larangan Beri Makan Kucing Liar di Green Garden...

Megapolitan
Polisi: Marbut Masjid yang Cabuli Bocah Laki-laki di Depok Dianggap Baik oleh Warga

Polisi: Marbut Masjid yang Cabuli Bocah Laki-laki di Depok Dianggap Baik oleh Warga

Megapolitan
Anies Klaim Tidak Ada Komplain dari Para Pebalap soal Sirkuit Formula E

Anies Klaim Tidak Ada Komplain dari Para Pebalap soal Sirkuit Formula E

Megapolitan
Kronologi Penangkapan 6 Pegawai Holywings Terkait Promosi Miras Bernada Penistaan Agama

Kronologi Penangkapan 6 Pegawai Holywings Terkait Promosi Miras Bernada Penistaan Agama

Megapolitan
Holywings Promosi Miras Bernada Penistaan Agama, Polisi: Untuk Tarik Pengunjung karena Penjualan di Bawah Target

Holywings Promosi Miras Bernada Penistaan Agama, Polisi: Untuk Tarik Pengunjung karena Penjualan di Bawah Target

Megapolitan
8 Rekomendasi Tempat Wisata Alam di Bogor

8 Rekomendasi Tempat Wisata Alam di Bogor

Megapolitan
10 Tempat Wisata di Bogor yang Dekat Stasiun

10 Tempat Wisata di Bogor yang Dekat Stasiun

Megapolitan
24 Rekomendasi Tempat Makan Seafood di Jakarta Utara

24 Rekomendasi Tempat Makan Seafood di Jakarta Utara

Megapolitan
Daftar Mall di Tangerang Raya

Daftar Mall di Tangerang Raya

Megapolitan
15 Tempat Main Outdoor untuk Anak di Jakarta Timur

15 Tempat Main Outdoor untuk Anak di Jakarta Timur

Megapolitan
6 Pegawai Holywings yang Jadi Tersangka Kasus Penistaan Agama Terancam Hukuman 10 Tahun Penjara

6 Pegawai Holywings yang Jadi Tersangka Kasus Penistaan Agama Terancam Hukuman 10 Tahun Penjara

Megapolitan
Polisi Ungkap Motif Holywings Promosi Miras Bernada Penistaan Agama

Polisi Ungkap Motif Holywings Promosi Miras Bernada Penistaan Agama

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.