Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Tiga Rumah di Johar Baru Terbakar, Diduga akibat Ledakan Tabung Gas

Kompas.com - 01/09/2022, 05:50 WIB
Mita Amalia Hapsari,
Kristian Erdianto

Tim Redaksi

JAKARTA, KOMPAS.com - Kebakaran melanda tiga rumah semipermanen di Jalan Kramat Jaya Baru, Blok E, RT 005 RW 010, Kelurahan Johar Baru, Kecamatan Johar Baru, Jakarta Pusat, Rabu (31/8/2022).

Kepala Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan Jakarta Pusat, Asril Rizal menyebutkan, kebakaran bermula ketika salah satu penghuni rumah sedang memasak di dapur. Tiba-tiba terjadi ledakan yang diduga akibat tabung gas yang bocor.

Baca juga: Masa Tanggap Darurat Kebakaran di Simprug Diperpanjang

"Pemilik rumah sedang memasak, lalu tiba-tiba ada ledakan. Warga tersebut kemudian panik dan berteriak meminta pertolongan warga, lalu warga menghubungi pihak pemadam," kata Asril, dalam keterangannya, Rabu.

"Dugaan gas bocor," kata dia.

Kemudian, api menyambar bangunan semipermanen lain di sekitarnya. Akibatnya, tiga rumah seluas 300 meter persegi yang dihuni 9 orang itu hangus terbakar.

Asril memastikan, tidak ada korban jiwa maupun luka-luka dalam peristiwa itu. Kerugian materi diperkirakan mencapai Rp 450 juta.

Perwira Piket Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Sudin Gulkarmat) Jakarta Pusat Kusnanto mengatakan, kebakaran dilaporkan warga melalui telepon sekitar pukul 16.35 WIB.

Baca juga: Pembuatan Konten di Lokasi Kebakaran Menyulut Kekesalan Korban

Damkar Jakarta Pusat mengerahkan 60 personel beserta 15 unit kendaraan pemadam ke lokasi.

"Api dilokalisasi sekitar pukul 17.15 WIB. Api berhasil dikuasai atau dipadamkan 5 menit kemudian. Proses dilanjutkan dengan pendinginan hingga pukul 18.25 WIB," kata Kusnanto dalam keterangannya, Rabu.

Kusnanto menuturkan, petugas sempat terhambat untuk melakukan pemadaman karena pakir liar di jalur menuju lokasi kebakaran.

"Kendalanya banyak parkir liar," ucap Kusnanto.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Pedagang Kerak Telor Naikkan Sedikit Harga Dagangan Selama Jualan di PRJ

Pedagang Kerak Telor Naikkan Sedikit Harga Dagangan Selama Jualan di PRJ

Megapolitan
Polisi Pastikan Tak Ada Intervensi Dalam Penyidikan Kasus Dugaan Pemerasan Firli Bahuri

Polisi Pastikan Tak Ada Intervensi Dalam Penyidikan Kasus Dugaan Pemerasan Firli Bahuri

Megapolitan
Siswi SMP Jakarta yang Olok-olok Palestina Akan Dibina dan Diberikan Wawasan Kebangsaan

Siswi SMP Jakarta yang Olok-olok Palestina Akan Dibina dan Diberikan Wawasan Kebangsaan

Megapolitan
Ketika Jokowi Blusukan ke Stan Jakarta Fair di Malam Pembukaan, Pengunjung Langsung Berkerumun

Ketika Jokowi Blusukan ke Stan Jakarta Fair di Malam Pembukaan, Pengunjung Langsung Berkerumun

Megapolitan
Polisi Tangkap Paman yang Diduga Cabuli Kakak-Beradik di Tapos Depok

Polisi Tangkap Paman yang Diduga Cabuli Kakak-Beradik di Tapos Depok

Megapolitan
Heru Budi: Berawal dari Pameran Kecil, PRJ Bertransformasi Jadi Modern

Heru Budi: Berawal dari Pameran Kecil, PRJ Bertransformasi Jadi Modern

Megapolitan
Temukan Mie Berformalin di Kota Tua, BBPOM Peringatkan Masyarakat Hati-hati Beli Mie Kuning Kiloan

Temukan Mie Berformalin di Kota Tua, BBPOM Peringatkan Masyarakat Hati-hati Beli Mie Kuning Kiloan

Megapolitan
Kanit K9: Kalau Anjing Tantrum, Bisa Jadi Ada yang Salah dengan Pawangnya

Kanit K9: Kalau Anjing Tantrum, Bisa Jadi Ada yang Salah dengan Pawangnya

Megapolitan
Bahagianya Pedagang Kerak Telor Menyambut Jakarta Fair 2024: Senang Bisa Dagang Lagi...

Bahagianya Pedagang Kerak Telor Menyambut Jakarta Fair 2024: Senang Bisa Dagang Lagi...

Megapolitan
Sidak Pedagang di Kota Tua, BBPOM Temukan Makanan Mengandung Boraks dan Formalin

Sidak Pedagang di Kota Tua, BBPOM Temukan Makanan Mengandung Boraks dan Formalin

Megapolitan
Toko Jam Tangan Mewah di PIK 2 Rugi Rp 14 Miliar akibat Dirampok

Toko Jam Tangan Mewah di PIK 2 Rugi Rp 14 Miliar akibat Dirampok

Megapolitan
Tak Terima Motornya Dilempari Batu, Pria di Koja Aniaya Empat Orang dengan Parang

Tak Terima Motornya Dilempari Batu, Pria di Koja Aniaya Empat Orang dengan Parang

Megapolitan
Kanit K9: Sebenarnya Anjing Itu Tidak Perlu Dipukul...

Kanit K9: Sebenarnya Anjing Itu Tidak Perlu Dipukul...

Megapolitan
Polisi Tangkap Tiga Pelaku Curanmor di Bogor, Ada yang Ditembak karena Melawan

Polisi Tangkap Tiga Pelaku Curanmor di Bogor, Ada yang Ditembak karena Melawan

Megapolitan
Siswi SMP Jakarta yang Olok-olok Palestina Disebut Ketakutan Usai Videonya Viral di Medsos

Siswi SMP Jakarta yang Olok-olok Palestina Disebut Ketakutan Usai Videonya Viral di Medsos

Megapolitan
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com