Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Pesta Pernikahan Anjing Jojo-Luna di PIK Libatkan 100 Orang Panitia

Kompas.com - 17/07/2023, 17:46 WIB
Wasti Samaria Simangunsong ,
Ihsanuddin

Tim Redaksi

JAKARTA, KOMPAS.com - Pesta pernikahan pasangan anjing ras Alaskan Malamute, Jojo dan Luna, di sebuah mal di kawasan Pantai Indah Kapuk (PIK) Jakarta Utara pada Sabtu (15/7/2023) lalu, melibatkan hingga 100 orang panitia.

Valentine Chandra (Valen), pemilik Jojo si anjing jantan mengungkap, panitia-panitia tersebut terdiri dari para vendor hingga petugas keamanan venue acara.

"Panitianya 100 orang lebih, ada grupnya. Terdiri dari security mal kita masukkan grup juga biar dia tahu jalannya acara, dari Central Market juga terlibat, dia lebih ke lokasi ya karena kita kan ada kirab di bawah itu, dari PR (public relations) mal semuanya membantu. Puji Tuhan dari mal itu sangat terbuka banget sama kita," ucap Valen.

Baca juga: Kisah di Balik Pernikahan Mewah Anjing Jojo dan Luna di PIK yang Habiskan Rp 200 Juta

Para petugas keamanan mal juga dilibatkan untuk mengamankan anjing-anjing yang hadir guna menjaga situasi tetap kondusif.

"Semuanya membantu, dari Hyde Park kennel boy-nya semuanya juga ngejagain anjing-anjing kita dan anjing tamu. Karena Alaskan Malamute itu anjingnya lebih alfa (dominan) beda sama anjing lain, maka kalau jantan sama jantan ketemu pasti berantem.

Itu gimana caranya kita membuat kondusif di acara itu, jadi semuanya benar-benar standby jagain semua tamu enggak boleh ada yang berantem satu dengan lain anjing nya," papar Valen.

Baca juga: Alasan Pemilik Gelar Pesta Pernikahan Anjingnya Pakai Adat Jawa

Ditambah lagi vendor untuk pernak-pernik keluarga, katering tamu undangan, katering khusus anabul, hingga band yang mengisi live music sepanjang acara berlangsung.

"Vendornya banyak, ada katering, MUA kostum anjing, pakaian manusianya, venue, live music kan ada band juga. Terus katering anak bulu, wedding cake, ada lighting dekorasi, banyak banget lah," ujar Valen.

Semua dipersiapkan begitu detail. Misalnya untuk konsumsi anabul, kata Valen, ia telah memesan pada satu katering untuk membuat duplikat makanan manusia yang khusus untuk hewan.

"Kayak kerupuk tumpengnya itu pun, kerupuknya bukan yang beli di warung terus digoreng. Kateringnya khusus bikin kerupuk dari daging, dia keringin terus digoreng, jadi benar-benar aman untuk hewan peliharaan, sedetail itu diperhatikan," ujar dia.

Baca juga: Saat Pernikahan Anjing Jojo dan Luna di PIK Telan Dana Ratusan Juta Rupiah, Acara Pakai Adat Jawa...

Pernikahan anjing Alaskan Malamute bernama Jojo dan Luna yang habiskan dana lebih dari Rp 200 juta, Sabtu (15/7/2023)Dokumentasi Valentine Chandra (Valen) Pernikahan anjing Alaskan Malamute bernama Jojo dan Luna yang habiskan dana lebih dari Rp 200 juta, Sabtu (15/7/2023)

Tidak heran, mengapa bujet yang dipersiapkan dari awal Rp 100 juta pun melonjak hingga lebih dari Rp 200 juta untuk melangsungkan acara pernikahan Jojo dan Luna ini.

"Tadinya kita paling ya 'Rp 100 juta udah lumayan baguslah' di meeting itu kan kita udah total-total awal nih. Kayak manusia bikin acara wedding pasti banyak banget printilan nya, misal yang tadinya bujet cuma Rp 100 juta jadi Rp 200 juta dan itu membludak," ucap Valen.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Supian Suri Ungkap Alasan Ajak Intan Fauzi Duet pada Pilkada Depok 2024

Supian Suri Ungkap Alasan Ajak Intan Fauzi Duet pada Pilkada Depok 2024

Megapolitan
Kronologi Pengeroyokan Siswi SMP di Bekasi

Kronologi Pengeroyokan Siswi SMP di Bekasi

Megapolitan
Saksi: Sekuriti GBK yang Cekcok dengan Fotografer Sudah Dipindah Tugas

Saksi: Sekuriti GBK yang Cekcok dengan Fotografer Sudah Dipindah Tugas

Megapolitan
Pelaku 'Live' Instagram Saat Keroyok Siswi SMP di Bekasi

Pelaku "Live" Instagram Saat Keroyok Siswi SMP di Bekasi

Megapolitan
Anies Baswedan Terima Dukungan PKB untuk Maju Pilkada Jakarta 2024

Anies Baswedan Terima Dukungan PKB untuk Maju Pilkada Jakarta 2024

Megapolitan
Pelaku Pengeroyokan Siswi SMP di Bekasi Berjumlah 4 Orang, Beda Sekolah dengan Korban

Pelaku Pengeroyokan Siswi SMP di Bekasi Berjumlah 4 Orang, Beda Sekolah dengan Korban

Megapolitan
'Jangan-jangan Polisi Atau Jaksa Tebang Pilih Tidak Menahan Firli Bahuri'

"Jangan-jangan Polisi Atau Jaksa Tebang Pilih Tidak Menahan Firli Bahuri"

Megapolitan
Ajak Intan Fauzi Maju Bareng di Pilkada Depok, Supian Suri Klaim Tinggal Tunggu Restu Zulhas

Ajak Intan Fauzi Maju Bareng di Pilkada Depok, Supian Suri Klaim Tinggal Tunggu Restu Zulhas

Megapolitan
Lelang Rubicon Mario Dandy Dimenangi PT Adiguna Bumi Petrol, Laku Rp 725 Juta

Lelang Rubicon Mario Dandy Dimenangi PT Adiguna Bumi Petrol, Laku Rp 725 Juta

Megapolitan
Sekuriti GBK Cekcok dengan Fotografer, Saksi: Sudah Sering Ribut

Sekuriti GBK Cekcok dengan Fotografer, Saksi: Sudah Sering Ribut

Megapolitan
Kejagung Limpahkan 10 Tersangka Korupsi Timah ke Kejari Jaksel

Kejagung Limpahkan 10 Tersangka Korupsi Timah ke Kejari Jaksel

Megapolitan
Siswi SMP di Bekasi Jadi Korban Pengeroyokan, Orangtua Lapor Polisi

Siswi SMP di Bekasi Jadi Korban Pengeroyokan, Orangtua Lapor Polisi

Megapolitan
HUT Ke-497 Jakarta, Perayaan Besar Menuju Kota Global 

HUT Ke-497 Jakarta, Perayaan Besar Menuju Kota Global 

Megapolitan
Seorang Pria Diduga Pamerkan Alat Kelaminnya ke Pedagang Es Teh di Bogor

Seorang Pria Diduga Pamerkan Alat Kelaminnya ke Pedagang Es Teh di Bogor

Megapolitan
Tangis dan Sesal Siswi SMP Jakarta yang Olok-olok Palestina di Resto Cepat Saji...

Tangis dan Sesal Siswi SMP Jakarta yang Olok-olok Palestina di Resto Cepat Saji...

Megapolitan
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com