Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Cerita Penumpang Mudik dari Bekasi ke Sumsel, Sempat Tertunda karena Bus Penuh

Kompas.com - 26/12/2023, 15:01 WIB
Firda Janati,
Nursita Sari

Tim Redaksi

BEKASI, KOMPAS.com - Warga Bekasi bernama Trio (30) mengatakan, keberangkatan ibunya dari Terminal Kota Bekasi ke Baturaja, Kabupaten Ogan Komering Ulu, Sumatera Selatan, sempat tertunda karena kondisi bus penuh.

Trio menuturkan, awalnya sang ibu dan dua adiknya hendak berangkat ke Baturaja tepat pada hari perayaan Natal, Senin (25/12/2023).

"Ini sebenarnya sudah ditunda-tunda, awalnya penuh, kelamaan kan, awalnya minta pas tanggal 25 Desember, cuma penuh ternyata," ujar Trio saat ditemui di Terminal Kota Bekasi, Selasa (26/12/2023).

Baca juga: 5.206 Penumpang Berangkat dari Terminal Bekasi Kota Sepekan Terakhir

Pada saat itu, pihak PO bus menyampaikan bahwa kursi kosong baru tersedia pada Rabu (27/12/2023) di bagian belakang.

"Enggak tahunya pas malam (25 Desember) itu (dapat) telepon ada (tersedia kursi) hari Selasa. Jadi berangkat sekarang, daripada ditunda-tunda," ucap Trio.

Trio mengatakan, harga tiket per orang dipatok Rp 320.000. Menurut dia, harga tersebut masih dalam batas normal.

Biasanya, harga tiket pulang ke kampung halamannya bisa naik dua kali lipat pada momen Lebaran.

"Ya menurut saya normal saja, enggak mahal. Kalau Lebaran itu naik lagi, dua kali lipat. Kalau kata agen tadi, ini masih tarif normal," kata dia.

Baca juga: Jam Operasional LRT Jabodebek Saat Malam Tahun Baru 2024

Sebelumnya, Kepala Terminal Kota Bekasi Hermawan memprediksi, keberangkatan pemudik pada hari ini bakal mencapai 600 penumpang.

Hermawan mengatakan, mayoritas pemudik berangkat ke wilayah Jawa Barat, yakni Bandung, Tasikmalaya, dan Cirebon.

"Untuk mayoritas penumpang di dominasi rute Priangan, Bandung, Tasikmalaya, dan Cirebon," ujar Hermawan.

Adapun dalam sepekan dari Selasa (19/12/2023) hingga Senin (25/12/2023), sebanyak 5.206 penumpang berangkat dari Terminal Kota Bekasi.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Koalisi Masyarakat Sipil Gugat Pemberian Pangkat Bintang Empat Prabowo ke PTUN

Koalisi Masyarakat Sipil Gugat Pemberian Pangkat Bintang Empat Prabowo ke PTUN

Megapolitan
Polsek Setiabudi: Pemalsu KTP dan SIM Cari Pembeli lewat FB

Polsek Setiabudi: Pemalsu KTP dan SIM Cari Pembeli lewat FB

Megapolitan
Polisi Tangkap 2 Pemalsu Dokumen KTP, SIM, dan Buku Nikah

Polisi Tangkap 2 Pemalsu Dokumen KTP, SIM, dan Buku Nikah

Megapolitan
Kagetnya Warga di Pondok Aren: Cium Air Rumah Bau Bangkai, Ternyata Ada Mayat Membusuk di Dalam Toren

Kagetnya Warga di Pondok Aren: Cium Air Rumah Bau Bangkai, Ternyata Ada Mayat Membusuk di Dalam Toren

Megapolitan
Hasrat Seksual Tak Tersalurkan, Pria Paruh Baya Cabuli Anak di Bawah Umur di Bogor

Hasrat Seksual Tak Tersalurkan, Pria Paruh Baya Cabuli Anak di Bawah Umur di Bogor

Megapolitan
Bawaslu Jakarta Minta Warga Lapor jika Temukan Tindak Pidana Saat Pilkada 2024

Bawaslu Jakarta Minta Warga Lapor jika Temukan Tindak Pidana Saat Pilkada 2024

Megapolitan
Warga Duga Mayat Dalam Toren di Pondok Aren Terkait Penggerebekan Kasus Narkoba

Warga Duga Mayat Dalam Toren di Pondok Aren Terkait Penggerebekan Kasus Narkoba

Megapolitan
8 Remaja Bersenjata Tajam di Bogor Diamankan Polisi Saat Hendak Tawuran

8 Remaja Bersenjata Tajam di Bogor Diamankan Polisi Saat Hendak Tawuran

Megapolitan
Penemuan Mayat Dalam Toren di Pondok Aren, Pemilik Rumah Buka Penutup 3 Kali Putaran

Penemuan Mayat Dalam Toren di Pondok Aren, Pemilik Rumah Buka Penutup 3 Kali Putaran

Megapolitan
Polisi: 11 Anak di Bogor Dicabuli Saat Sewa Sepeda Listrik

Polisi: 11 Anak di Bogor Dicabuli Saat Sewa Sepeda Listrik

Megapolitan
Polisi Tangkap Pengedar Sabu Berkedok Jual Nasi di Bojonggede

Polisi Tangkap Pengedar Sabu Berkedok Jual Nasi di Bojonggede

Megapolitan
Pria di Bogor Cabuli 11 Anak di Bawah Umur, Korban Diiming-imingi Tambahan Waktu Sewa Sepeda Listrik

Pria di Bogor Cabuli 11 Anak di Bawah Umur, Korban Diiming-imingi Tambahan Waktu Sewa Sepeda Listrik

Megapolitan
Polisi Tangkap Pria Paruh Baya yang Cabuli 11 Anak di Bogor

Polisi Tangkap Pria Paruh Baya yang Cabuli 11 Anak di Bogor

Megapolitan
Ahok, PDI-P, dan Jalan Terjal Menuju Pilkada 2024 di DKI serta Sumut

Ahok, PDI-P, dan Jalan Terjal Menuju Pilkada 2024 di DKI serta Sumut

Megapolitan
Bejatnya Pemilik Warung di Kemayoran, Perkosa Anak Disabilitas sampai Tiga Kali

Bejatnya Pemilik Warung di Kemayoran, Perkosa Anak Disabilitas sampai Tiga Kali

Megapolitan
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com