Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

[POPULER JABODETABEK] Pembeli Mobil Bekas Deka Reset Termakan Konten Medsos | Wanita Tusuk Penjaga Toko di Tangerang

Kompas.com - 03/04/2024, 05:00 WIB
Larissa Huda

Editor

JAKARTA, KOMPAS.com - Berita tentang korban dugaan penipuan jual beli mobil bekas taksi Deka Reset yang tergiur konten di media sosial banyak dibaca pada Selasa (2/4/2024).

Seorang wanita yang tusuk penjaga toko karena tak terima ditegur lantaran memakai alas kaki di atas lantai yang sedang dibersihkan juga mewarnai pemberitaan kemarin.

Baca juga: Polisi Tangkap Pembunuh Anggota TNI AD di Bekasi

Berita soal alasan Surya Paloh pilih Sahroni untuk maju Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2024 ketimbang Anies Baswedan juga terpopuler. Berikut paparannya:

1. Pembeli mobil bekas termakan konten medsos

Puluhan pembeli mobil bekas taksi Deka Reset harus menelan pil pahit setelah tahu uangnya dibawa kabur tanpa memperoleh unit yang mereka pesan.

Kasus dugaan penipuan jual-beli mobil bekas taksi di bengkel "Deka Reset" terkuak setelah adanya puluhan korban yang melapor ke pihak kepolisian.

Kepolisian Resor (Polres) Metro Bekasi Kota menyebut setidaknya ada 45 orang yang menjadi korban Deka Reset dengan total kerugian mencapai Rp 3 miliar. Baca selengkapnya di sini.

Baca juga: Korban Penipuan Deka Reset Akui Tergiur Beli Mobil Bekas Taksi karena Lihat Konten di Media Sosial

2. Seorang wanita tusuk penjaga toko di Tangerang

Wanita berinisial DN, tega menusuk penjaga toko berinisial RA hingga tewas karena tak terima ditegur oleh korban.

Kepala Seksi Humas Polres Tangerang Selatan AKP Muhamad Agil menjelaskan, peristiwa bermula ketika pelaku masuk ke Ruko Boutique, Senin.

“Korban sedang mengepel, lalu pelaku masuk ke ruko memakai sandal. Kemudian ditegur oleh korban, tetapi pelaku tidak terima dan mengucapkan kata-kata kasar,” kata Agil, Senin malam. Baca selengkapnya di sini.

Baca juga: Kronologi Seorang Wanita yang Gelap Mata Tusuk Penjaga Toko di Tangerang karena Tak Terima Diminta Copot Sandal

3. Alasan Surya Paloh pilih Sahroni maju Pilkada DKI

Sekretaris Dewan Pimpinan Daerah (DPD) NasDem DKI Jakarta Wibi Andrino mengungkapkan, Anies Baswedan masih berstatus sebagai calon presiden (Capres) yang sedang menggugat hasil Pemilu 2024.

Hal itu menjadi salah satu alasan Ketua Umum Nasdem Surya Paloh lebih memilih Ahmad Sahroni, untuk didukung maju ke kandidat Pilkada DKI 2024.

"Pak Anies kan masih capres yang sedang sengketa di MK, jadi setelah putusan MK,” ujar Wibi saat dikonfirmasi, Selasa (2/4/2024). Baca selengkapnya di sini.

Baca juga: Surya Paloh Pilih Sahroni ketimbang Anies untuk Posisi Cagub, Nasdem DKI: Calon Kuat untuk Jakarta

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.



Terkini Lainnya

Bisakah Beli Tiket Masuk Ancol On The Spot?

Bisakah Beli Tiket Masuk Ancol On The Spot?

Megapolitan
Keseharian Galihloss di Mata Tetangga, Kerap Buat Konten untuk Bantu Perekonomian Keluarga

Keseharian Galihloss di Mata Tetangga, Kerap Buat Konten untuk Bantu Perekonomian Keluarga

Megapolitan
Kajari Jaksel Harap Banyak Masyarakat Ikut Lelang Rubicon Mario Dandy

Kajari Jaksel Harap Banyak Masyarakat Ikut Lelang Rubicon Mario Dandy

Megapolitan
Datang Posko Pengaduan Penonaktifkan NIK di Petamburan, Wisit Lapor Anak Bungsunya Tak Terdaftar

Datang Posko Pengaduan Penonaktifkan NIK di Petamburan, Wisit Lapor Anak Bungsunya Tak Terdaftar

Megapolitan
Dibacok Begal, Pelajar SMP di Depok Alami Luka di Punggung

Dibacok Begal, Pelajar SMP di Depok Alami Luka di Punggung

Megapolitan
Ketua DPRD DKI Kritik Kinerja Pj Gubernur, Heru Budi Disebut Belum Bisa Tanggulangi Banjir dan Macet

Ketua DPRD DKI Kritik Kinerja Pj Gubernur, Heru Budi Disebut Belum Bisa Tanggulangi Banjir dan Macet

Megapolitan
Rampas Ponsel, Begal di Depok Bacok Bocah SMP

Rampas Ponsel, Begal di Depok Bacok Bocah SMP

Megapolitan
“Semoga Prabowo-Gibran Lebih Bagus, Jangan Kayak yang Sudah”

“Semoga Prabowo-Gibran Lebih Bagus, Jangan Kayak yang Sudah”

Megapolitan
Ketua DPRD: Jakarta Globalnya di Mana? Dekat Istana Masih Ada Daerah Kumuh

Ketua DPRD: Jakarta Globalnya di Mana? Dekat Istana Masih Ada Daerah Kumuh

Megapolitan
Gerindra dan PKB Sepakat Berkoalisi di Pilkada Bogor 2024

Gerindra dan PKB Sepakat Berkoalisi di Pilkada Bogor 2024

Megapolitan
Anggaran Kelurahan di DKJ 5 Persen dari APBD, F-PKS: Kualitas Pelayanan Harus Naik

Anggaran Kelurahan di DKJ 5 Persen dari APBD, F-PKS: Kualitas Pelayanan Harus Naik

Megapolitan
Mobil Mario Dandy Dilelang, Harga Dibuka Rp 809 Juta

Mobil Mario Dandy Dilelang, Harga Dibuka Rp 809 Juta

Megapolitan
Jual Foto Prabowo-Gibran, Pedagang Pigura di Jakpus Prediksi Pendapatannya Bakal Melonjak

Jual Foto Prabowo-Gibran, Pedagang Pigura di Jakpus Prediksi Pendapatannya Bakal Melonjak

Megapolitan
Periksa Kejiwaan Anak Pembacok Ibu di Cengkareng, Polisi: Pelaku Lukai Tubuhnya Sendiri

Periksa Kejiwaan Anak Pembacok Ibu di Cengkareng, Polisi: Pelaku Lukai Tubuhnya Sendiri

Megapolitan
Fahira Idris Paparkan 5 Parameter Kota Tangguh Bencana yang Harus Dipenuhi Jakarta sebagai Kota Global

Fahira Idris Paparkan 5 Parameter Kota Tangguh Bencana yang Harus Dipenuhi Jakarta sebagai Kota Global

Megapolitan
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com