Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Cerita Sucilawati Penjual Kue Lebaran yang Tetap Menjaga Kualitas Produknya Meski Harga Telur Naik

Kompas.com - 08/04/2024, 19:26 WIB
Shinta Dwi Ayu,
Ihsanuddin

Tim Redaksi

JAKARTA, KOMPAS.com - Di tengah harga telur dan bahan pokok lain yang meroket jelang Lebaran, Sucilawati tak ingin menurunkan kualitas produk kue kering buatannya.

Ia tak mau mengurangi jumlah telur untuk adonan kuenya meski harganya telur kini sedang melonjak.

"Jumlah telur yang dipakai tetap sama 10 butir meski harganya mahal," tuturnya ketika diwawancarai oleh Kompas.com, Senin (8/4/2024).

Baca juga: Resep Nastar Keranjang, Isi Selai Jambu Merah

Seperti diketahui, harga telur menjelang Lebaran kurang lebih mencapai Rp 30.000-an per kilogram.

Selain tak mengurangi jumlah telur, Sucilawati juga menggunakan bahan-bahan premium.

"Meski mahal, tetap pakai bahan berkualitas premium," sambungnya.

Bahan yang premium itu lah yang membuat kue kering buatan Sucilawati tetap enak dan empuk.

Selain itu, untuk kue nastar Sucilawati selalu memberikan isian selai nanas yang banyak agar ketika digigit lebih enak.

Baca juga: Video Viral 2 Emak-Emak Menangis Saat Tepergok Curi Kue Lebaran di Pasuruan

Untuk kue kastangel, Sucilawati juga menggunakan keju yang melimpah agar rasanya gurih dan enak.

Di tahun ini, Sucilawati hanya mendapat orderan kue sebanyak tiga lusin.

Ia menjual kue kering buatannya seharga Rp 80.000 untuk per toplesnya.

Di tengah harga bahan pokok yang mahal, Sucilawati mengaku kesulitan menjual kue kering.

Pasalnya, banyak pelanggan yang masih menawar harga.

"Susah jualannya, banyak pembeli yang pada nawar," tuturnya.

Baca juga: Berapa Kalori Kue Lebaran seperti Nastar, Kastengel, atau Putri Salju?

Akibatnya, keuntungan jual kue Lebaran di tahun ini tidak sebesar di tahun lalu.

Biasanya ia bisa mengantongi keuntungan sebesar Rp 500.000 untuk 3-4 lusin toples kue.

Sedangkan di tahun ini, ia hanya mendapat keuntungan sebesar Rp 300.000.

"Kalau tahun ini, cuma dapat untung Rp 300.000 karena kan bahan-bahannya lagi mahal," sambungnya.

Meski keuntungannya menurun, Sucilawati tetap menganggap hasil jualan kue Lebaran lumayan.

Selain itu, sisa kue yang tak terjual bisa ia makan sendiri.

"Hasilnya lumayan, dan lebihannya bisa buat sendiri," sambungnya.

Hasil keuntungan berdagang kue itu Sucilawati alokasikan untuk membeli baju Lebaran kedua buah hatinya.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Berkoordinasi dengan Polda Jabar, Polda Metro Jaya Bantu Buru 3 DPO Pembunuh Vina

Berkoordinasi dengan Polda Jabar, Polda Metro Jaya Bantu Buru 3 DPO Pembunuh Vina

Megapolitan
Pria di Kali Sodong Dibunuh 'Debt Collector' Gadungan karena Tolak Serahkan Motor

Pria di Kali Sodong Dibunuh "Debt Collector" Gadungan karena Tolak Serahkan Motor

Megapolitan
KPU DKI Verifikasi Dokumen Dukungan Bacagub Independen Dharma Pongrekun hingga 29 Mei

KPU DKI Verifikasi Dokumen Dukungan Bacagub Independen Dharma Pongrekun hingga 29 Mei

Megapolitan
PPK GBK Ungkap Riwayat Kepemilikan Tanah Tempat Berdirinya Hotel Sultan

PPK GBK Ungkap Riwayat Kepemilikan Tanah Tempat Berdirinya Hotel Sultan

Megapolitan
Perubahan Jadwal KRL, Transjakarta, MRT, dan LRT Saat Pencanangan HUT Ke-497 Jakarta 19 Mei

Perubahan Jadwal KRL, Transjakarta, MRT, dan LRT Saat Pencanangan HUT Ke-497 Jakarta 19 Mei

Megapolitan
Epy Kusnandar Isap Ganja di Atas Pohon pada Waktu Subuh

Epy Kusnandar Isap Ganja di Atas Pohon pada Waktu Subuh

Megapolitan
'Bullying' Siswi SMP di Bogor Diduga karena Rebutan Cowok

"Bullying" Siswi SMP di Bogor Diduga karena Rebutan Cowok

Megapolitan
KDRT dan Terlibat Kasus Penistaan Agama, Pejabat Kemenhub Dibebastugaskan

KDRT dan Terlibat Kasus Penistaan Agama, Pejabat Kemenhub Dibebastugaskan

Megapolitan
Mayat di Kali Sodong Ternyata Korban Perampokan dan Pembunuhan, Polisi Tangkap Pelakunya

Mayat di Kali Sodong Ternyata Korban Perampokan dan Pembunuhan, Polisi Tangkap Pelakunya

Megapolitan
Ini Rekayasa Lalu Lintas di Bundaran HI Saat Pencanangan HUT Ke-497 Jakarta pada 19 Mei

Ini Rekayasa Lalu Lintas di Bundaran HI Saat Pencanangan HUT Ke-497 Jakarta pada 19 Mei

Megapolitan
Epy Kusnandar Direhabilitasi sedangkan Yogi Gamblez Ditahan, Ini Alasan Polisi

Epy Kusnandar Direhabilitasi sedangkan Yogi Gamblez Ditahan, Ini Alasan Polisi

Megapolitan
Sidang Konflik Lahan, Hakim Periksa Langsung Objek Perkara di Hotel Sultan

Sidang Konflik Lahan, Hakim Periksa Langsung Objek Perkara di Hotel Sultan

Megapolitan
Dishub DKI Imbau Pengelola Minimarket Ajukan Izin Perparkiran

Dishub DKI Imbau Pengelola Minimarket Ajukan Izin Perparkiran

Megapolitan
Polres Bogor Buat Aplikasi 'SKCK Goes To School' untuk Cegah Kenakalan Remaja, Apa Isinya?

Polres Bogor Buat Aplikasi "SKCK Goes To School" untuk Cegah Kenakalan Remaja, Apa Isinya?

Megapolitan
Depresi, Epy Kusnandar Tak Dihadirkan dalam Konferensi Pers Kasus Narkobanya

Depresi, Epy Kusnandar Tak Dihadirkan dalam Konferensi Pers Kasus Narkobanya

Megapolitan
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com