Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Mengaku Utusan Pemilik Porsche Oranye, Tiga Orang Datangi Samsat

Kompas.com - 09/06/2015, 15:33 WIB
Tangguh Sipria Riang

Penulis

JAKARTA, KOMPAS.com — Tiga orang yang mengaku dari sebuah showroom mobil datang ke Samsat Jakarta Utara, Selasa (9/6/2015), untuk mengurus mobil Porsche yang diamankan pada Senin (8/6/2015).

"Kita dari showroom, mau urus mobil Porsche," ujar perempuan dari rombongan tersebut. Tiga orang itu terdiri dari seorang wanita dan dua pria. Mereka berada di ruang pengurusan surat tilang sejak pukul 10.00 WIB.

Salah seorang pria mengenakan kemeja putih bermotif kotak-kotak dan rekannya berkemeja motif bunga. Sesekali keduanya melihat ke arah wartawan yang sedang meliput.

Sementara itu, si perempuan, yang mengenakan baju bermotif bunga, sesekali keluar dari ruangan. "Ini orang yang punya lagi ada urusan, jadi saya yang ambil," kata perempuan itu saat ditanya soal tujuan kedatangannya.

Seperti diberitakan, mobil Porsche itu ditilang dalam operasi Patuh Jaya 2015 di Jalan Yos Sudarso, Senin (8/6/2015). Manajer Bella Shofie, Tata Liem, mengatakan, mobil itu milik artis tersebut.

Namun, polisi menegaskan, mobil itu atas nama William, warga Taman Palem Lestari Blok B5 No 2 RT 5 RW 13, Jakarta Barat (Jakbar), berdasarkan hasil pemeriksaan ke bagian Registrasi dan Identifikasi (Reg Ident) Kakorlantas Polri.

Sementara itu, atas pelanggaran tersebut, pemilik kendaraan hanya dikenai sanksi tilang karena menggunakan pelat nomor polisi palsu B 555 BLA.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Berkoordinasi dengan Polda Jabar, Polda Metro Jaya Bantu Buru 3 DPO Pembunuh Vina

Berkoordinasi dengan Polda Jabar, Polda Metro Jaya Bantu Buru 3 DPO Pembunuh Vina

Megapolitan
Pria di Kali Sodong Dibunuh 'Debt Collector' Gadungan karena Tolak Serahkan Motor

Pria di Kali Sodong Dibunuh "Debt Collector" Gadungan karena Tolak Serahkan Motor

Megapolitan
KPU DKI Verifikasi Dokumen Dukungan Bacagub Independen Dharma Pongrekun hingga 29 Mei

KPU DKI Verifikasi Dokumen Dukungan Bacagub Independen Dharma Pongrekun hingga 29 Mei

Megapolitan
PPK GBK Ungkap Riwayat Kepemilikan Tanah Tempat Berdirinya Hotel Sultan

PPK GBK Ungkap Riwayat Kepemilikan Tanah Tempat Berdirinya Hotel Sultan

Megapolitan
Perubahan Jadwal KRL, Transjakarta, MRT, dan LRT Saat Pencanangan HUT Ke-497 Jakarta 19 Mei

Perubahan Jadwal KRL, Transjakarta, MRT, dan LRT Saat Pencanangan HUT Ke-497 Jakarta 19 Mei

Megapolitan
Epy Kusnandar Isap Ganja di Atas Pohon pada Waktu Subuh

Epy Kusnandar Isap Ganja di Atas Pohon pada Waktu Subuh

Megapolitan
'Bullying' Siswi SMP di Bogor Diduga karena Rebutan Cowok

"Bullying" Siswi SMP di Bogor Diduga karena Rebutan Cowok

Megapolitan
KDRT dan Terlibat Kasus Penistaan Agama, Pejabat Kemenhub Dibebastugaskan

KDRT dan Terlibat Kasus Penistaan Agama, Pejabat Kemenhub Dibebastugaskan

Megapolitan
Mayat di Kali Sodong Ternyata Korban Perampokan dan Pembunuhan, Polisi Tangkap Pelakunya

Mayat di Kali Sodong Ternyata Korban Perampokan dan Pembunuhan, Polisi Tangkap Pelakunya

Megapolitan
Ini Rekayasa Lalu Lintas di Bundaran HI Saat Pencanangan HUT Ke-497 Jakarta pada 19 Mei

Ini Rekayasa Lalu Lintas di Bundaran HI Saat Pencanangan HUT Ke-497 Jakarta pada 19 Mei

Megapolitan
Epy Kusnandar Direhabilitasi sedangkan Yogi Gamblez Ditahan, Ini Alasan Polisi

Epy Kusnandar Direhabilitasi sedangkan Yogi Gamblez Ditahan, Ini Alasan Polisi

Megapolitan
Sidang Konflik Lahan, Hakim Periksa Langsung Objek Perkara di Hotel Sultan

Sidang Konflik Lahan, Hakim Periksa Langsung Objek Perkara di Hotel Sultan

Megapolitan
Dishub DKI Imbau Pengelola Minimarket Ajukan Izin Perparkiran

Dishub DKI Imbau Pengelola Minimarket Ajukan Izin Perparkiran

Megapolitan
Polres Bogor Buat Aplikasi 'SKCK Goes To School' untuk Cegah Kenakalan Remaja, Apa Isinya?

Polres Bogor Buat Aplikasi "SKCK Goes To School" untuk Cegah Kenakalan Remaja, Apa Isinya?

Megapolitan
Depresi, Epy Kusnandar Tak Dihadirkan dalam Konferensi Pers Kasus Narkobanya

Depresi, Epy Kusnandar Tak Dihadirkan dalam Konferensi Pers Kasus Narkobanya

Megapolitan
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com