Polisi Sebut Pengeroyok Pendukung Ahok-Djarot Salah Satunya dari LPI - Kompas.com

Polisi Sebut Pengeroyok Pendukung Ahok-Djarot Salah Satunya dari LPI

Nibras Nada Nailufar
Kompas.com - 09/01/2017, 15:26 WIB
Jessi Carina Wakil Ketua Ranting PDI-P Jelambar, Widodo, dirawat di RS Royal Taruma, Jakarta Barat (7/1/2017).

JAKARTA, KOMPAS.com — Polisi menetapkan dua tersangka untuk sementara ini dalam kasus pengeroyokan terhadap Widodo, yaitu Irfan dan Fahmi.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono menyebut, salah satu dari mereka terafiliasi dengan Laskar Pembela Islam (LPI), sayap juang Front Pembela Islam (FPI).

"Jadi untuk pelaku ini adalah LPI, salah satunya yang tersangka Pak Irfan ini LPI. Kemudian nanti kita juga akan melihat untuk tersangka yang lain apakah ada kaitannya atau tidak di situ," kata Argo di Mapolda Metro Jaya, Senin (9/1/2017).

Argo belum memastikan apakah insiden pada Jumat (6/1/2017) malam itu murni pengeroyokan ataukah duel seperti yang diklaim FPI.

Pihaknya baru meminta keterangan dari sembilan saksi yang melihat dan mendengar kejadian itu, termasuk Widodo yang kini masih terbaring di RS Royal Taruma, Jakarta Barat.

"Untuk yang lainnya nanti kita masih menunggu fakta-fakta hukum yang ada di lapangan," ujar Argo.

Irfan sudah menyerahkan diri ke polisi pada Minggu (8/1/2017), sedangkan Fahmi masih buron. Keduanya disangkakan dengan Pasal 351 KUHP tentang Penganiayaan dan Pasal 170 KUHP tentang Kekerasan di Muka Umum.

Widodo yang merupakan salah seorang wakil ketua ranting PDI-P babak belur dikeroyok sejumlah orang di Jalan Jelambar Utama, Tanjung Duren, Jakarta Barat, Jumat (6/1/2017) malam.

Menurut Widodo, kejadian bermula ketika Djarot blusukan di kawasan Jelambar pada Jumat siang. Ketika itu, sempat ada beberapa orang yang mencoba menghalangi blusukan itu.

Kompas TV Klarifikasi FPI Soal Pengeroyokan Kader PDIP

PenulisNibras Nada Nailufar
EditorAna Shofiana Syatiri
Komentar

Close Ads X
Close [X]
Radio Live Streaming
Sonora FM • Motion FM • Smart FM