Selasa, 24 Januari 2017

Megapolitan

Ini Kronologi Tewasnya Taruna STIP Usai Dipukul Seniornya

Rabu, 11 Januari 2017 | 12:54 WIB
Kompas.com/ Ericssen Ilustrasi pemukulan.

JAKARTA, KOMPAS.com — Polisi tengah menelusuri peristiwa tewasnya Amirullah Adityas Putra (19), taruna tingkat I angkatan tahun 2016 Jurusan Nautika Sekolah Tinggi Ilmu Pelayaran (STIP) Marunda.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono menuturkan, peristiwa itu dimulai pada Selasa (10/1/2017) malam saat para pelaku berinisiatif untuk mengerjai yuniornya.

"Kasus berawal dari jam 17.00, selesai giat drum band, salah satu pelaku atas nama SM mengajak kumpul-kumpul pelaku lainnya untuk rencana ngerjain yuniornya tingkat I yang adalah bassist drum band/tam-tam," kata Argo saat dikonfirmasi, Rabu (11/1/2017).

Kemudian, pada pukul 22.00 WIB, enam taruna tingkat I, termasuk Amirullah, dipanggil oleh empat pelaku untuk berkumpul di lantai 2 kamar M-205 gedung dormitory ring 4.

"Satu per satu taruna tingkat I tersebut datang ke TKP untuk dilakukan penganiayaan oleh para pelaku dengan cara pemukulan menggunakan tangan kosong secara bergantian yang diarahkan ke perut, dada, dan ulu hati," kata Argo. (Baca: Taruna STIP Cilincing Tewas, Diduga Dianiaya Seniornya)

Amirullah yang juga dipukuli secara bergiliran akhirnya jatuh tak sadarkan diri ketika pelaku berinisial WH memukuli sambil meneriaki Amirullah dengan ucapan "Sama-sama anak Priok!".

Amirullah tiba-tiba ambruk ke dada WH dan segera diangkat ke tempat tidur yang ada di kamar itu. Para pelaku yang panik akhirnya mengadu ke seniornya yang merupakan taruna tingkat IV yang kemudian dilanjutkan ke piket medis dan pembina STIP.

"Mengetahui kondisi korban tidak bernyawa setelah diperiksa dokter piket STIP, selanjutnya peristiwa itu dilaporkan ke Polsek Cilincing," ujar Argo.

Tujuh saksi telah diperiksa dalam kasus ini. Polisi mengamankan sebotol minyak tawon, sebotol minyak telon, sebuah gayung mandi, sebuah gelas, dan dua puntung rokok Sampoerna Mild. Amirullah diotopsi di Rumah Sakit Polri, Kramat Jati. (Baca: Ketua STIP Dicopot Usai Ada Taruna yang Tewas Diduga Dianiaya Senior)

Kompas TV Kronologi Pembunuhan Pelajar oleh Geng Motor



Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:

Penulis: Nibras Nada Nailufar
Editor : Fidel Ali