Agus Nilai Tak Ada Alasan Meragukan Program Rp 1 Miliar Per RW - Kompas.com

Agus Nilai Tak Ada Alasan Meragukan Program Rp 1 Miliar Per RW

Kurnia Sari Aziza
Kompas.com - 16/01/2017, 21:32 WIB
Kompas.com/Kurnia Sari Aziza Calon gubernur DKI Jakarta Agus Harimurti Yudhoyono berkampanye di Jalan Cibanteng, Rawa Badak Utara, Jakarta Utara, Senin (16/1/2017).


JAKARTA, KOMPAS.com -
Calon gubernur DKI Jakarta, Agus Harimurti Yudhoyono, yakin jika dirinya menjadi gubernur dan mengajukan program pemberian dana Rp 1 miliar per RW per tahun maka DPRD DKI Jakarta akan menyetujuinya.

"Saya tak melihat apa alasan kuat dari siapapun kenapa dianggap program ini (pemberian bantuan Rp 1 miliar per RW per tahun) tak masuk akal atau tak berpengaruh positif pada masyarakat," kata Agus, di Rawa Badak Utara, Jakarta Utara, Senin (16/1/2017).

Agus mengklaim, program pemberian bantuan ini sudah terukur dan dikaji hingga matang. Kajian itu dia sebut menggunakan data jumlah RW di Jakarta dan ketersediaan anggaran DKI.

"Kami tahu berapa jumlah RW di Jakarta. Kemudian dikalikan Rp 1 miliar per tahun, besarannya terukur sekitar Rp 2,7 triliun per tahun, sangat terukur dari total APBD yang ada di DKI Jakarta," ucap Agus.

(Baca: Saat Agus Ditanya Cara Menangani Pemborosan Anggaran)

Agus meminta serapan anggaran yang dialokasikan untuk bantuan tersebut tidak dikhawatirkan karena sejalan dengan upaya menumbuhkan ekonomi.

"Menambah jumlah pemasukannya, memperbesar APBD kami, dan dengan sendirinya bisa digunakan untuk menambah program peningkatan kesejahteraan warga," ujar Agus.

Sebelumnya, anggota DPRD DKI Jakarta Bestari Barus dan Syarif mempertanyakan penggunaan dan manfaat dari program tersebut. Bestari menyebut Ketua RW akan beralih peran dari pengayom warga menjadi pengelola anggaran.

Adapun Syarif mempertanyakan besaran anggaran yang diusulkan terlebih dulu dibanding programnya.

(Baca: Bagaimana Cara Agus Yakinkan DPRD soal Program Rp 1 Miliar Tiap RW?)

Kompas TV AHY Janjikan Perubahan untuk Jakarta

Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:
PenulisKurnia Sari Aziza
EditorIndra Akuntono
Komentar