Polisi Mungkin Saja Akan Periksa Djarot Terkait Reklamasi - Kompas.com

Polisi Mungkin Saja Akan Periksa Djarot Terkait Reklamasi

Akhdi Martin Pratama
Kompas.com - 08/11/2017, 14:43 WIB
Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Jaya Kombes Adi DeriyanKompas.com/Akhdi Martin Pratama Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Jaya Kombes Adi Deriyan

JAKARTA, KOMPAS.com — Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Jaya Kombes Adi Deriyan mengatakan, penyidik bisa saja memanggil mantan Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat terkait penyelidikan proyek reklamasi Teluk Jakarta.

"Nanti kami lihat penyelidikannya apakah Djarot akan dipanggil atau tidak," ujar Adi di Mapolda Metro Jaya, Rabu (8/11/2017).

Adi menambahkan, pihaknya tengah menyelidiki mekanisme penetapan NJOP pulau C dan D. Penetapan NJOP kedua pulau tersebut dilakukan pada 23 Agustus 2017 saat Djarot masih menjabat gubernur DKI Jakarta.

"Pasti saya panggil yang ada kaitannya dulu dengan itu semua, mekanisme penetapan NJOP, orang-orangnya, kemudian penunjukan KJPP (konsultan jasa penilai publik), terus pihak KJPP-nya pastinya kami ambil keterangannya untuk mengetahui tahapan-tahapan dilaksanakan apa tidak," kata Adi.

Baca juga: Polisi Bakal Periksa Tiga Pegawai BPRD DKI soal Reklamasi

NJOP pulau C dan D ditetapkan Rp 3,1 juta per meter persegi karena kedua pulau tersebut masih berupa lahan kosong. Penetapan NJOP itu dilakukan berdasarkan penilaian independen yang dilakukan KJPP sesuai Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2009 tentang Pajak Daerah dan Retribusi Daerah serta Peraturan Daerah Nomor 16 Tahun 2011 tentang Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan.

Setelah penentuan NJOP pertama, NJOP tahun-tahun berikutnya akan ditetapkan Badan Pajak dan Retribusi Daerah Jakarta karena sudah terbentuk harga pasar.

PenulisAkhdi Martin Pratama
EditorEgidius Patnistik
Komentar

Close Ads X
Close [X]
Radio Live Streaming
Sonora FM • Motion FM • Smart FM