Sandiaga Sebut Bambang Widjojanto Masuk Kriteria Anggota TGUPP - Kompas.com

Sandiaga Sebut Bambang Widjojanto Masuk Kriteria Anggota TGUPP

Jessi Carina
Kompas.com - 30/12/2017, 18:20 WIB
Calon gubernur dan wakil gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan dan Sandiaga Uno, bersama mantan Wakil Ketua KPK Bambang Widjojanto, hadir dalam acara peringatan Hari Anti Korupsi di Jalan Cicurug, Jakarta Pusat, Jumat (9/12/2016).KOMPAS.com / ANDRI DONNAL PUTERA Calon gubernur dan wakil gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan dan Sandiaga Uno, bersama mantan Wakil Ketua KPK Bambang Widjojanto, hadir dalam acara peringatan Hari Anti Korupsi di Jalan Cicurug, Jakarta Pusat, Jumat (9/12/2016).

JAKARTA, KOMPAS.com - Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno mengatakan, mantan Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Bambang Widjojanto masuk kriteria menjadi anggota Tim Gubernur untuk Percepatan Pembangunan ( TGUPP). Sandiaga mengatakan, Bambang merupakan ahli pencegahan korupsi.

"Salah satunya Pak BW, karena Pak BW yang paling mumpuni di bidang itu. Kemarin kami lihat sendiri ada korupsi bertebaran di DKI seperti di Cengkareng, di beberapa kasus lain, itu PR besar buat kami. Sudah dipelototi kayak begitu saja (anggarannya) masih lolos," ujar Sandiaga di kawasan Pancoran, Jakarta Selatan, Sabtu (30/12/2017).

Sebelum ditanya soal BW, Sandiaga mengaku belum ada daftar nama anggota TGUPP. Dia mengatakan, pembicaraan mengenai TGUPP dengan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan baru kriteria saja. Mereka ingin orang yang masuk ke dalam TGUPP adalah orang yang ahli di bidangnya.

Baca juga: Sekda DKI Sebut Anies Tak Akan Asal Tunjuk Anggota TGUPP

"Memang kami ingin yang betul-betul mumpuni di bidang pencegahan korupsi, penataan pesisir, bidang percepatan pembangunan. Tokoh-tokoh yang sudah dikenal sebagai expert di masyarakat," ujar Sandiaga.

Sebelumnya, Bambang beberapa kali menyambangi Balai Kota. Bambang pernah ditanya pendapatnya mengenai TGUPP. Namun, ketika itu BW malah balik bertanya.

"TGUPP itu apa, sih? Enggak, itu pertanyaan menjebak. Saya tadi jelaskan tema pertemuan. Nanti kalau sudah ada tawaran (jadi TGUPP), saya jawab. Saya belum bisa jawab sekarang," katanya.

Kompas TV Sebelumnya, Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta, M Taufik menyarankan TGUPP dibubarkan karena menambah struktur yang ada.

PenulisJessi Carina
EditorKurnia Sari Aziza
Komentar

Close Ads X
Close [X]
Radio Live Streaming
Sonora FM • Motion FM • Smart FM