Salin Artikel

Wisma Makara UI Depok Tampung OTG Covid-19 Mulai Pekan Ini

"Kemarin sudah simulasi oleh Kepala Dinas Kesehatan dan dengan kami," kata Kepala Bidang Penanggulangan Bencana Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Depok, Denny Romulo, kepada Kompas.com, Selasa (17/11/2020).

Hari ini, lanjut Denny, pihaknya melakukan disinfeksi seluruh area wisma yang rencananya sanggup menampung lebih dari 30 orang tanpa gejala (OTG) Covid-19.

"Kamis (19/11/2020, rencananya akan dioperasikan). Petunjuk Pak Dody Ruswandi dari BNPB, segera gunakan Wisma Makara UI. Administrasi sambil dilengkapi secara paralel," jelasnya.

Sempat tarik-ulur

Kota Depok tertinggal dibandingkan kota tetangga, ambil contoh Jakarta dan Kota Bekasi yang sudah lebih dulu menyediakan lokasi isolasi OTG Covid-19 guna menekan penularan virus corona di rumah jika pasien itu isolasi mandiri.

Arahan dari BNPB agar pemerintah daerah bekerja sama dengan hotel bintang 2 dan 3 sebagai lokasi khusus isolasi OTG Covid-19 sudah terbit sejak 15 September.

Namun, hingga sekarang, belum ada satu pun hotel yang disulap menjadi lokasi khusus isolasi OTG Covid-19 di Depok.

Ketersediaan lokasi khusus isolasi OTG Covid-19 menjadi penting karena sekitar 4 dari 5 pasien Covid-19 di Depok isolasi mandiri di rumah dengan gejala ringan atau tanpa gejala.

Padahal di saat yang sama, penularan virus corona dari perkantoran ke lingkungan keluarga sedang meningkat di Depok.

Wisma Makara UI adalah kandidat pertama lokasi isolasi OTG Covid-19 di Depok, yang telah dinominasikan sejak September.

Sebulan kemudian, manajemen Wisma Makara UI menyatakan mundur. Kabar itu diumumkan Pejabat Sementara Wali Kota Depok, Dedi Supandi.

Sepekan sebelum keputusan mundur itu, Dedi menyinggung soal tarik-ulur perihal nomenklatur "wisma" yang disandang Wisma Makara UI, sedangkan lokasi isolasi khusus OTG Covid-19 yang diminta berstatus "hotel" bintang 2 atau 3.

Pihak Wisma Makara UI disebut khawatir perbedaan nomenklatur itu menimbulkan adanya masalah dalam hal pembayaran.

"Sampai dengan kurun waktu sekian pekan belum ada kesimpulan dari BNPB, sehingga mereka terjadi last business, dari aspek bisnis, pemerintahan, sementara kontrak tidak kunjung tiba," kata Dedi, 13 Oktober silam.

Namun, Plt Bidang Penanggulangan Darurat Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Dody Ruswandi menyebutkan, Wisma Makara Universitas Indonesia (UI) boleh dipakai sebagai lokasi khusus isolasi OTG Covid-19 di Depok.

Dody membantah bahwa perbedaan nomenklatur dapat mengganjal alih fungsi suatu tempat menjadi lokasi khusus isolasi OTG Covid-19.

"Kita semua sudah komunikasi dengan BPBD Kota Depok. Silakan saja digunakan dan kalau memang nanti sudah mendesak harus diisi, bisa paralel nanti dengan proses administrasi yang lain," kata dia ketika dihubungi Kompas.com, 30 Oktober lalu.

Dody bilang, pemerintah hanya menetapkan kriteria umum, seperti lokasi yang memadai untuk mengisolasi OTG dan ketersediaan tenaga kesehatan serta pengamanan.

"Nggak, nggak, nggak, nggak apa-apa. Itu kan hotel itu bintang 2 kalau di kota. Kalau di provinsi-provinsi lain yang juga nggak ada (hotel) bintang 3 atau 2 gitu yang penting disesuaikan," ujar Dody.

"Saya bilang, silakan saja kalau sudah ada yang siap, pakai saja dulu. Soal harga nanti paralel yang penting hotelnya bersedia," ujar dia kala itu.

https://megapolitan.kompas.com/read/2020/11/17/20500011/wisma-makara-ui-depok-tampung-otg-covid-19-mulai-pekan-ini

Rekomendasi untuk anda
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Terjatuh dari Lantai 4 Sekolah, Siswi SMK di Kebayoran Lama Tewas

Terjatuh dari Lantai 4 Sekolah, Siswi SMK di Kebayoran Lama Tewas

Megapolitan
Bupati Tangerang Ungkap Kekecewaan pada Suporter Pelempar Batu ke Bus Pemain Persis Solo

Bupati Tangerang Ungkap Kekecewaan pada Suporter Pelempar Batu ke Bus Pemain Persis Solo

Megapolitan
Pria yang Perkosa Mantan Pacar dan Sebar Videonya di Kalideres Ditetapkan Tersangka

Pria yang Perkosa Mantan Pacar dan Sebar Videonya di Kalideres Ditetapkan Tersangka

Megapolitan
BPS DKI Ungkap 95.668 Warga Ibu Kota Tergolong Miskin Ekstrem

BPS DKI Ungkap 95.668 Warga Ibu Kota Tergolong Miskin Ekstrem

Megapolitan
Pemilik Lupa Matikan Kompor, Warteg di Penjaringan Hangus Terbakar

Pemilik Lupa Matikan Kompor, Warteg di Penjaringan Hangus Terbakar

Megapolitan
Pria yang Ditemukan Tewas di Selokan Pesanggrahan Diduga Kader PDI-P

Pria yang Ditemukan Tewas di Selokan Pesanggrahan Diduga Kader PDI-P

Megapolitan
Klaim Pedagang Kopi Starling: Kami Hampir Ada 1.000 di Jakarta, Perantau dari Madura dan Tasikmalaya

Klaim Pedagang Kopi Starling: Kami Hampir Ada 1.000 di Jakarta, Perantau dari Madura dan Tasikmalaya

Megapolitan
Buntut Pelemparan Bus Persis Solo, Izin Pertandingan di Stadion Indomilk Arena Bakal Dievaluasi

Buntut Pelemparan Bus Persis Solo, Izin Pertandingan di Stadion Indomilk Arena Bakal Dievaluasi

Megapolitan
Usai Ambil Uang Ratusan Juta di Bank, Pegawai Toko Perlengkapan Plastik Nyaris Dirampok

Usai Ambil Uang Ratusan Juta di Bank, Pegawai Toko Perlengkapan Plastik Nyaris Dirampok

Megapolitan
Ada KTA PDI-P dalam Dompet Pria yang Ditemukan Tewas di Selokan Pesanggrahan

Ada KTA PDI-P dalam Dompet Pria yang Ditemukan Tewas di Selokan Pesanggrahan

Megapolitan
Pemprov DKI Segera Bangun Rusun Margasatwa, Kini Sedang Persiapan Lelang

Pemprov DKI Segera Bangun Rusun Margasatwa, Kini Sedang Persiapan Lelang

Megapolitan
Cerita Pria Pamekasan Cari Peruntungan Dagang Kopi Starling, Sepeda Kredit dan Penghasilan Tak Tentu...

Cerita Pria Pamekasan Cari Peruntungan Dagang Kopi Starling, Sepeda Kredit dan Penghasilan Tak Tentu...

Megapolitan
Besi Pagar Pembatas Jalan di Depan RSUD Koja Dicuri

Besi Pagar Pembatas Jalan di Depan RSUD Koja Dicuri

Megapolitan
Sudah Setahun Lapor ke Polisi, Renaldy Sebut Tak Ada Kemajuan dalam Kasus Pemalsuan Identitasnya

Sudah Setahun Lapor ke Polisi, Renaldy Sebut Tak Ada Kemajuan dalam Kasus Pemalsuan Identitasnya

Megapolitan
Saat Digerebek, Muda-mudi Asyik Berjoget Pakai Busana Minim Sambil Minum Alkohol di Kolam Renang Bekasi

Saat Digerebek, Muda-mudi Asyik Berjoget Pakai Busana Minim Sambil Minum Alkohol di Kolam Renang Bekasi

Megapolitan
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.