Salin Artikel

Bupati Bekasi Meninggal Dunia Setelah 10 Hari Dirawat karena Covid-19

Kepala Sub-Bagian Komunikasi Pimpinan pada Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan Sekretariat Daerah Kabupaten Bekasi Ramdhan Nurul Ikhsan membenarkan informasi mengenai Bupati Bekasi meninggal dunia.

"Betul, sekitar pukul 21.30 WIB," ujar Ramadhan saat di konfirmasi Kompas.com, Minggu (11/7/2021).

Eka dirawat di rumah sakit itu sejak 1 Juli 2021 sejak terkonfirmasi positif covid-19.

Pada awalnya, almarhum sempat didiagnosis mengalami demam berdarah karena trombosit dan kadar oksigennya menurun. Namun, akhirnya baru diketahui bahwa Eka positif Covid-19.

Eka diketahui mempunyai riwayat penyakit jantung sebelum menjabat sebagai Bupati Bekasi.

Sebelum dirawat di RS Siloam Kelapa Dua Tangerang, Eka sempat kesulitan mendapat kamar ICU di wilayahnya sendiri yang penuh. Akhirnya, Eka pun mendapat ruang ICU di rumah sakit swasta itu.

Profil Bupati Bekasi Eka Supria Atmaja

Eka meninggal dunia dalam usia 47 tahun.

Sebelum menjabat sebagai bupati, Eka menjabat sebagai Wakil Bupati Bekasi mendampingi Neneng Hasanah Yasin yang berhalangan tetap. Kemudian, sesuai dengan ketentuan yang berlaku, Eka diangkat menjadi Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Bekasi.


Pada Maret 2019, Neneng pun mengundurkan diri dari jabatannya sebagai Bupati Bekasi karena ingin fokus menjalani proses hukumnya.

Setelah mendapatkan keputusan berkekuatan hukum tetap atau inkrah dari pengadilan pada 29 Mei 2019, sesuai aturan yang berlaku, Eka pun harus dilantik menjadi Bupati Bekasi definitif.

Pada pilkada lalu, Neneng dan Eka diusung oleh empat partai politik, yakni Golkar, PAN, Hanura, dan Nasdem.

https://megapolitan.kompas.com/read/2021/07/11/22343211/bupati-bekasi-meninggal-dunia-setelah-10-hari-dirawat-karena-covid-19

Rekomendasi untuk anda
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pelataran Parkir IRTI Monas Layani Uji Emisi untuk Mobil

Pelataran Parkir IRTI Monas Layani Uji Emisi untuk Mobil

Megapolitan
Sidang Lanjutan Kasus Narkoba 6 Anak Buah Teddy Minahasa Digelar di PN Jakarta Barat Hari Ini

Sidang Lanjutan Kasus Narkoba 6 Anak Buah Teddy Minahasa Digelar di PN Jakarta Barat Hari Ini

Megapolitan
Warga Tebet Habiskan Rp 14,8 Juta Perbaiki Tembok Rumah yang Nyaris Roboh akibat Ulah Tetangga

Warga Tebet Habiskan Rp 14,8 Juta Perbaiki Tembok Rumah yang Nyaris Roboh akibat Ulah Tetangga

Megapolitan
Ini Identitas Anggota Densus 88 Pembunuh Sopir Taksi 'Online' di Depok

Ini Identitas Anggota Densus 88 Pembunuh Sopir Taksi "Online" di Depok

Megapolitan
Polri Kembali Disorot, Kali Ini Kasus Anak Polisi Tabrak Pengendara Motor Pakai Mobil Dinas Fortuner...

Polri Kembali Disorot, Kali Ini Kasus Anak Polisi Tabrak Pengendara Motor Pakai Mobil Dinas Fortuner...

Megapolitan
Sopir Taksi 'Online' Tewas di Depok, Korban dan Anggota Densus 88 Pembunuhnya Tak Saling Kenal

Sopir Taksi "Online" Tewas di Depok, Korban dan Anggota Densus 88 Pembunuhnya Tak Saling Kenal

Megapolitan
Kuasa Hukum Keluarga Korban Gagal Ginjal Akut: Kasus Ini Belum Selesai, KLB Harus Segera Ditetapkan

Kuasa Hukum Keluarga Korban Gagal Ginjal Akut: Kasus Ini Belum Selesai, KLB Harus Segera Ditetapkan

Megapolitan
Kecewanya Korban Meikarta Begitu Sidang Gugatan PT MSU Diundur Kali Kedua...

Kecewanya Korban Meikarta Begitu Sidang Gugatan PT MSU Diundur Kali Kedua...

Megapolitan
Keluarga Korban Gagal Ginjal Akut Minta Kemenkes Tanggung Jawab dan Tetapkan KLB

Keluarga Korban Gagal Ginjal Akut Minta Kemenkes Tanggung Jawab dan Tetapkan KLB

Megapolitan
Ketika Anggota Densus 88 Bunuh Sopir Taksi 'Online' karena Terlilit Masalah Ekonomi...

Ketika Anggota Densus 88 Bunuh Sopir Taksi "Online" karena Terlilit Masalah Ekonomi...

Megapolitan
Tempat Parkir IRTI Monas Berikan Tarif Tinggi, Pemilik Kendaraan Tak Punya Pilihan

Tempat Parkir IRTI Monas Berikan Tarif Tinggi, Pemilik Kendaraan Tak Punya Pilihan

Megapolitan
Tuduhan Pemerasan Bripka Madih yang Tak Terbukti dan Berujung Permintaan Maaf

Tuduhan Pemerasan Bripka Madih yang Tak Terbukti dan Berujung Permintaan Maaf

Megapolitan
Polisi Tangkap Tunawisma Pelaku Pemalakan dan Pemerasan di Kalideres

Polisi Tangkap Tunawisma Pelaku Pemalakan dan Pemerasan di Kalideres

Megapolitan
Diprotes Warga karena Berbayar, Naik Skywalk Kebayoran Lama Kini Digratiskan

Diprotes Warga karena Berbayar, Naik Skywalk Kebayoran Lama Kini Digratiskan

Megapolitan
Saat Anak yang Ditelantarkan Ibunya di Pelintasan Rel Kereta Menolak untuk Dipulangkan ke Rumah…

Saat Anak yang Ditelantarkan Ibunya di Pelintasan Rel Kereta Menolak untuk Dipulangkan ke Rumah…

Megapolitan
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.