Salin Artikel

Alasan Anies Ajak Anggota DPRD Tanding dalam Laga Perdana di Lapangan Latih JIS

JAKARTA, KOMPAS.com - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan meresmikan penggunaan lapangan latih Jakarta Internasional Stadium (JIS) dengan mengundang para anggota DPRD DKI Jakarta bermain sepak bola.

Pertandingan pembuka tersebut, kata Anies, dilakukan antara jajaran Pemprov DKI Jakarta melawan DPRD DKI untuk menandakan JIS adalah wujud kerja bersama.

"Mengapa pertandingan pertamanya Pemprov vs DPRD? Karena, stadion ini hasil kerja sama keduanya. Ini adalah kolaborasi, yang melaksanakan Jakpro tetapi yang melaksanakan sebagai program adalah Pemprov DKI dan DPRD. Persetujuan itu menjadi kunci, sehingga kita bisa laksanakan project bersejarah ini," kata Anies dalam keterangan tertulis, Kamis (29/10/2021).

Anies mengatakan, JIS dirancang bukan hanya untuk generasi saat ini saja. JIS akan menjadi stadion masa depan dengan konsep ramah lingkungan.

JIS meraih skor 63 greenship platinum level untuk desain dan bangunan dari lembaga sertifikasi Green Building Council Indonesia (GBCI).

"Gedung dengan konsep ramah lingkungan dengan level platinum. Kenapa? Kita ingin kirimkan pesan bahwa Jakarta siap menjadi kota ramah lingkungan. Semua yang dibangun menjadi simbol dari itu,” kata Anies.

Anies berharap JIS akan menjadi stadion berstandar internasional milik publik yang perlu dijaga dan rawat bersama sebagai salah satu ikon kota sekaligus pemersatu bangsa baik saat ini maupun di masa depan.

"Kita ingin generasi selanjutnya yang datang ke stadion ini bisa menengok ke belakang dan mereka bisa berkata, syukur Alhamdulillah generasi pendiri stadion ini sudah memikirkan gedung berwawasan masa depan," kata Anies.

https://megapolitan.kompas.com/read/2021/10/29/07404531/alasan-anies-ajak-anggota-dprd-tanding-dalam-laga-perdana-di-lapangan

Terkini Lainnya

Pedagang Pigura di Bekasi Bakal Jual 1.000 Pasang Foto Prabowo-Gibran

Pedagang Pigura di Bekasi Bakal Jual 1.000 Pasang Foto Prabowo-Gibran

Megapolitan
Ketika Pemprov DKI Seolah Tak Percaya Ada Perkampungan Kumuh Dekat Istana Negara...

Ketika Pemprov DKI Seolah Tak Percaya Ada Perkampungan Kumuh Dekat Istana Negara...

Megapolitan
Pedagang Pigura di Bekasi Patok Harga Foto Prabowo-Gibran mulai Rp 150.000

Pedagang Pigura di Bekasi Patok Harga Foto Prabowo-Gibran mulai Rp 150.000

Megapolitan
Upaya PKS Lanjutkan Hegemoni Kemenangan 5 Periode Berturut-turut pada Pilkada Depok

Upaya PKS Lanjutkan Hegemoni Kemenangan 5 Periode Berturut-turut pada Pilkada Depok

Megapolitan
PKS Bakal Gaet Suara Anak Muda untuk Bisa Menang Lagi pada Pilkada Depok 2024

PKS Bakal Gaet Suara Anak Muda untuk Bisa Menang Lagi pada Pilkada Depok 2024

Megapolitan
Golkar: Elektabilitas Bukan Jadi Indikator Utama untuk Pilih Cagub DKI

Golkar: Elektabilitas Bukan Jadi Indikator Utama untuk Pilih Cagub DKI

Megapolitan
Polisi Periksa 13 Saksi dalam Kasus Anggota Polisi yang Tembak Kepalanya Sendiri

Polisi Periksa 13 Saksi dalam Kasus Anggota Polisi yang Tembak Kepalanya Sendiri

Megapolitan
Nestapa Agus, Tak Dapat Bantuan Pemerintah dan Hanya Andalkan Uang Rp 100.000 untuk Hidup Sebulan

Nestapa Agus, Tak Dapat Bantuan Pemerintah dan Hanya Andalkan Uang Rp 100.000 untuk Hidup Sebulan

Megapolitan
Ogah Bayar Rp 5.000, Preman di Jatinegara Rusak Gerobak Tukang Bubur

Ogah Bayar Rp 5.000, Preman di Jatinegara Rusak Gerobak Tukang Bubur

Megapolitan
Kapolres Jaksel: Brigadir RAT Diduga Bunuh Diri karena Ada Masalah Pribadi

Kapolres Jaksel: Brigadir RAT Diduga Bunuh Diri karena Ada Masalah Pribadi

Megapolitan
Polisi: Mobil Alphard yang Digunakan Brigadir RAT Saat Bunuh Diri Milik Kerabatnya

Polisi: Mobil Alphard yang Digunakan Brigadir RAT Saat Bunuh Diri Milik Kerabatnya

Megapolitan
Prakiraan Cuaca Jakarta Hari Ini Sabtu 27 April 2024, dan Besok: Siang ini Hujan Ringan

Prakiraan Cuaca Jakarta Hari Ini Sabtu 27 April 2024, dan Besok: Siang ini Hujan Ringan

Megapolitan
[POPULER JABODETABEK] Warga yang 'Numpang' KTP Jakarta Protes NIK-nya Dinonaktifkan | Polisi Sita Senpi dan Alat Seks dari Pria yang Cekoki Remaja hingga Tewas

[POPULER JABODETABEK] Warga yang "Numpang" KTP Jakarta Protes NIK-nya Dinonaktifkan | Polisi Sita Senpi dan Alat Seks dari Pria yang Cekoki Remaja hingga Tewas

Megapolitan
Harga Bawang Merah Melonjak, Pemprov DKI Bakal Gelar Pangan Murah

Harga Bawang Merah Melonjak, Pemprov DKI Bakal Gelar Pangan Murah

Megapolitan
Pemprov DKI Diminta Lindungi Pengusaha Warung Madura Terkait Adanya Permintaan Pembatasan Jam Operasional

Pemprov DKI Diminta Lindungi Pengusaha Warung Madura Terkait Adanya Permintaan Pembatasan Jam Operasional

Megapolitan
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke