Ratusan Pekerja PT KAI dan KCJ Disambut Polisi di Stasiun Juanda

Kompas.com - 25/06/2013, 13:39 WIB
Massa pekerja perkeretaapian sudah memenuhi Stasiun Juanda,  Jakarta Pusat, Selasa (25/6/2013) Zico NurrashidMassa pekerja perkeretaapian sudah memenuhi Stasiun Juanda, Jakarta Pusat, Selasa (25/6/2013)
|
EditorAna Shofiana Syatiri
JAKARTA, KOMPAS.com — Massa pekerja outsourcing PT KAI dan PT KCJ yang melakukan aksi long march dari Kantor Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Jakarta, sudah tiba di Stasiun Juanda, Jakarta Pusat. Setibanya di Juanda, mereka langsung bergabung dengan massa lainnya.

Mereka mulai memenuhi Stasiun Juanda sekitar pukul 12.30 WIB. Ketika datang, mereka langsung melakukan orasi dan bernyanyi di depan Kantor PT KCJ yang berada di dalam Stasiun Juanda tersebut.

"Kita langsung disambut oleh petugas kepolisian, sepertinya kita ancaman. Padahal orang-orang di dalam yang sering mengancam kita," teriak orator di depan Stasiun Juanda, Selasa (25/6/2013).

Aksi mereka ini menutup Jalan Juanda I yang memiliki lebar enam meter. Akibatnya, pengendara yang melintas harus memutarbalikan kendaraannya. Aksi mereka ini mendapatkan pengawalan yang lumayan ketat dari petugas kepolisian.

Sebanyak 300 petugas berseragam dan berpakaian preman disebar di sejumlah lokasi, terutama di depan pintu masuk stasiun yang menjadi tempat untuk berdemo. Depan pintu masuk ini dijaga sekitar sepuluh orang polisi yang membawa senjata laras panjang.

"Kita kerahkan 300 personel untuk menjaga demo ini. Dari Brimob Polda, Polres Jakarta Pusat, dan Polsek Gambir," terang Kepala Bagian Oprasional Polres Metro Jakarta Pusat, Apollo Sinambela.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email



Video Rekomendasi

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Soal Tuduhan Ibu Atta Halilintar Berhutang Rp 500 Juta, Polisi Tangkap dan Tahan Youtuber Savas

Soal Tuduhan Ibu Atta Halilintar Berhutang Rp 500 Juta, Polisi Tangkap dan Tahan Youtuber Savas

Megapolitan
Pemkot Tangerang Akan Gelar Sekolah Tatap Muka Tingkat SD Mulai 27 September

Pemkot Tangerang Akan Gelar Sekolah Tatap Muka Tingkat SD Mulai 27 September

Megapolitan
Ada Makelar Tanah dalam Proyek Normalisasi Ciliwung, Warga Cawang: Kami Lapor ke Mana?

Ada Makelar Tanah dalam Proyek Normalisasi Ciliwung, Warga Cawang: Kami Lapor ke Mana?

Megapolitan
Warga Cawang Tolak Makelar Tanah Terkait Proyek Normalisasi Ciliwung

Warga Cawang Tolak Makelar Tanah Terkait Proyek Normalisasi Ciliwung

Megapolitan
DKI Jakarta Enggan Beri Denda Warga Penolak Vaksinasi Covid-19

DKI Jakarta Enggan Beri Denda Warga Penolak Vaksinasi Covid-19

Megapolitan
Ada Aturan Ganjil Genap, Ancol Siapkan Kantong Parkir dan Bus Gratis untuk Pengunjung

Ada Aturan Ganjil Genap, Ancol Siapkan Kantong Parkir dan Bus Gratis untuk Pengunjung

Megapolitan
Paket 5.052 Butir Ekstasi Dikirim dari Belgia, Polisi: Dikendalikan Dua Napi

Paket 5.052 Butir Ekstasi Dikirim dari Belgia, Polisi: Dikendalikan Dua Napi

Megapolitan
Rumah 2 Lantai Terbakar di Koja, 11 Mobil Damkar Diterjunkan

Rumah 2 Lantai Terbakar di Koja, 11 Mobil Damkar Diterjunkan

Megapolitan
Polisi Lakukan Olah TKP Ulang terkait Kebakaran di Lapas Kelas 1 Tangerang

Polisi Lakukan Olah TKP Ulang terkait Kebakaran di Lapas Kelas 1 Tangerang

Megapolitan
Masih Pandemi, 974 WNA Masuk Indonesia lewat Bandara Soekarno-Hatta dalam 3 Hari

Masih Pandemi, 974 WNA Masuk Indonesia lewat Bandara Soekarno-Hatta dalam 3 Hari

Megapolitan
Bongkar Paket dari Belgia, Polisi Temukan 5.052 Butir Ekstasi

Bongkar Paket dari Belgia, Polisi Temukan 5.052 Butir Ekstasi

Megapolitan
Tumpukan Sampah Tersangkut di Jembatan, Warga Cipayung Jaya Depok Khawatir Banjir

Tumpukan Sampah Tersangkut di Jembatan, Warga Cipayung Jaya Depok Khawatir Banjir

Megapolitan
Sebuah Mobil Tabrak 3 Motor di BSD, Tangsel

Sebuah Mobil Tabrak 3 Motor di BSD, Tangsel

Megapolitan
Hari Ini, Tujuh Petugas Lapas Kelas 1 Tangerang Diperiksa Terkait Kebakaran

Hari Ini, Tujuh Petugas Lapas Kelas 1 Tangerang Diperiksa Terkait Kebakaran

Megapolitan
Kelanjutan Bansos Tunai Tak Jelas, Wagub DKI: Tanggung Jawab Pemerintah Pusat

Kelanjutan Bansos Tunai Tak Jelas, Wagub DKI: Tanggung Jawab Pemerintah Pusat

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.