Kompas.com - 02/08/2013, 13:13 WIB
Simpang Jomin di Karawang, jawa barat, Rabu (24/7/2013). Kawasan ini merupakan daerah rawan macet pada setiap arus mudik Lebaran, karena merupakan titik bertemunya kendaraan dari arah Cikopo dan Kaliurip. KOMPAS IMAGES / VITALIS YOGI TRISNASimpang Jomin di Karawang, jawa barat, Rabu (24/7/2013). Kawasan ini merupakan daerah rawan macet pada setiap arus mudik Lebaran, karena merupakan titik bertemunya kendaraan dari arah Cikopo dan Kaliurip.
|
EditorAna Shofiana Syatiri

KARAWANG, KOMPAS.com — Pemudik roda dua yang hendak melintas jalur pantai utara (Pantura), ruas Karawang, Jawa Barat, diimbau untuk tidak melewati Simpang Jomin. Pemerintah telah menyiapkan jalur khusus bagi pemudik roda dua.

Supandi, Kepala Seksi Manajemen Rekayasa Lalu Lintas Dinas Perhubungan Kabupaten Karawang menjelaskan, khusus roda dua dari arah Jakarta yang memasuki Jalur Pantura melalui Karawang, dialihkan belok kiri ke Telagasari. Sesampainya di pertigaan Karasak, dibelokkan ke kanan hingga keluar di Jalur Pantura, yakni di daerah Cikalong Sari untuk menuju ke Indramayu atau Cirebon.

"Rotasi lalu lintas itu untuk mengurangi beban di Simpang Jomin. Karena di sana pada H-3 pasti macet sekali, maka bebannya kita bagi," ujarnya pada Kompas.com, beberapa waktu yang lalu.

Namun, di jalur tersebut, terdapat dua titik pasar tumpah yang harus diwaspadai, yakni di Telagasari dan Wadas. Di pagi hari dan sore hari, aktivitas pasar tersebut tengah ramai, para pemudik roda dua diimbau bersabar serta tertib.

Supandi menjelaskan, jalur tersebut telah selesai diperbaiki sehingga nyaman digunakan oleh para pemudik. Hanya saja, pemudik roda dua diimbau waspada jika melintasi jalur tersebut pada malam hari. Pasalnya, penerangan jalan di sana kurang.

Soal ketersediaan rambu dan marka, lanjut Supandi, pihaknya bekerja sama dengan aparat kepolisian telah menyediakan sejumlah rambu portabel serta pengecatan marka jalan untuk membantu kenyamanan lalu lintas para pengemudi roda dua.

"Kita bangun tiga posko mudik. Pertama di Tanjung Pura, Telagasari, dan di Kerasak. Posko itu juga kami sediakan sebagai rest area pemudik, jika mereka ingin berbuka, lelah, bisa di situ," ujarnya.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Jika terjadi sesuatu terhadap para pmudik roda dua, kata Supandi, bisa meminta bantuan ke Posko Dinas Perhubungan Kabupaten Karawang. Komunikasi dan Informasi di nomor 0264-316714.Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca tentang


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Polisi Didesak Proses Hukum Rachel Vennya karena Kabur dari Karantina di Wisma Atlet

Polisi Didesak Proses Hukum Rachel Vennya karena Kabur dari Karantina di Wisma Atlet

Megapolitan
Pengemudi Diduga Mengantuk, Mobil Avanza Tabrak Pohon di Cengkareng

Pengemudi Diduga Mengantuk, Mobil Avanza Tabrak Pohon di Cengkareng

Megapolitan
WNA Asal Panama dan Dua Anaknya Diduga Jadi Korban KDRT, tapi Kasus Dihentikan Polisi

WNA Asal Panama dan Dua Anaknya Diduga Jadi Korban KDRT, tapi Kasus Dihentikan Polisi

Megapolitan
Pemprov DKI Keluarkan Peringatan Cuaca Ekstrem, Berpotensi Banjir

Pemprov DKI Keluarkan Peringatan Cuaca Ekstrem, Berpotensi Banjir

Megapolitan
Pemkot Bekasi Catat Tersisa 29 Kasus Aktif Covid-19 di Wilayahnya

Pemkot Bekasi Catat Tersisa 29 Kasus Aktif Covid-19 di Wilayahnya

Megapolitan
Petugas Temukan Banyak Sampah Sumbat Saluran Air di 4 Kecamatan Jakpus

Petugas Temukan Banyak Sampah Sumbat Saluran Air di 4 Kecamatan Jakpus

Megapolitan
8.000 Meter Kubik Lumpur Sudah Dikeruk dari Kali Krukut di Tanah Abang

8.000 Meter Kubik Lumpur Sudah Dikeruk dari Kali Krukut di Tanah Abang

Megapolitan
Jalan Terjal Korban Pencabulan Anak Mencari Keadilan, Polisi tak Proses Laporan dan Pelaku Masih Berkeliaran

Jalan Terjal Korban Pencabulan Anak Mencari Keadilan, Polisi tak Proses Laporan dan Pelaku Masih Berkeliaran

Megapolitan
Dinkes Depok Siapkan Serum Anti Bisa Ular di 11 Puskesmas Ini, Tersedia 24 Jam

Dinkes Depok Siapkan Serum Anti Bisa Ular di 11 Puskesmas Ini, Tersedia 24 Jam

Megapolitan
Pelaku Pencabulan Anak Masih Berkeliaran di Sekitar Rumah Korban Meski Sudah Dilaporkan, Percuma Lapor Polisi?

Pelaku Pencabulan Anak Masih Berkeliaran di Sekitar Rumah Korban Meski Sudah Dilaporkan, Percuma Lapor Polisi?

Megapolitan
Pekerja Proyek LRT di Kuningan Jatuh dari Ketinggian 8 Meter, Ini Fakta-faktanya

Pekerja Proyek LRT di Kuningan Jatuh dari Ketinggian 8 Meter, Ini Fakta-faktanya

Megapolitan
59 Ruang Terbuka Hijau di Jakarta Buka Lagi Mulai Sabtu Besok, Ini Daftarnya

59 Ruang Terbuka Hijau di Jakarta Buka Lagi Mulai Sabtu Besok, Ini Daftarnya

Megapolitan
4 Fakta Klaster Pesantren Babussalam Depok, 46 Penghuni Positif Covid-19 hingga Diduga Berawal dari Santri Cuti

4 Fakta Klaster Pesantren Babussalam Depok, 46 Penghuni Positif Covid-19 hingga Diduga Berawal dari Santri Cuti

Megapolitan
UPDATE 21 Oktober 2021: Ada 17 Kasus Baru Covid-19 di Depok

UPDATE 21 Oktober 2021: Ada 17 Kasus Baru Covid-19 di Depok

Megapolitan
Pengacara Pastikan Rachel Vennya Siap Jalani Proses Hukum

Pengacara Pastikan Rachel Vennya Siap Jalani Proses Hukum

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.