Bekas Rumah Jagal Tanah Abang Dijadikan Tempat Parkir

Kompas.com - 15/08/2013, 22:43 WIB
Kondisi bekas kandang rumah potong hewan (RPH) Pasar Blok G Tanah Abang, Jakarta, Selasa (13/8/2013). Got yang tersumbat di pasar itu kini sudah dibersihkan. KOMPAS.com/ESTU SURYOWATIKondisi bekas kandang rumah potong hewan (RPH) Pasar Blok G Tanah Abang, Jakarta, Selasa (13/8/2013). Got yang tersumbat di pasar itu kini sudah dibersihkan.
|
EditorLaksono Hari Wiwoho

JAKARTA, KOMPAS.com - Lokasi bekas rumah potong hewan di Pasar Blok G Tanah Abang akan diubah menjadi tempat parkir sepeda motor. Rumah jagal itu telah dibongkar saat penertiban pada Minggu (11/8/2013).

Kepala PD Pasar Jaya Area Pusat Satu Pasar Blok G Tanah Abang Warimin mengatakan, lahan parkir sepeda motor di pasar tersebut masih kurang. Menurutnya, lahan bekas rumah jagal itu akan dipakai untuk lahan parkir sementara.

"Itu muat 300 motor," kata Warimin kepada wartawan di kantornya, Kamis (15/8/2013) sore. Warimin menginginkan agar rencana tersebut dapat segera terwujud.

Secara terpisah, Manager Pusat I Palmerah PD Pasa Jaya Made Ringgahadi membenarkan hal tersebut. Ia mengatakan, selama ini pengunjung pasar tersebut kerap memarkirkan kendaraannya secara sembarangan. Hal itu membuat lalu lintas di sana macet. Ia berharap, keberadaan area parkir di lahan eks rumah jagal bisa mengurangi kemacetan di tempat itu.

"Mulai besok sudah akan dikerjakan. Mungkin dalam waktu seminggu sudah kelar," kata Made.

Pembongkaran rumah jagal di Pasar Blok G itu sempat ditentang oleh para tukang jagal di tempat tersebut. Mereka meminta pemerintah memindahkan lokasi pemotongan hewan tak jauh dari Pasar Tanah Abang.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Anggota Fraksi PDI-P Sebut Penggusuran di Sunter Tak Sesuai Janji Kampanye Anies

Anggota Fraksi PDI-P Sebut Penggusuran di Sunter Tak Sesuai Janji Kampanye Anies

Megapolitan
Pembongkaran di Sunter Agung Terus Berlangsung, Warga dan Satpol PP Terlibat Cekcok

Pembongkaran di Sunter Agung Terus Berlangsung, Warga dan Satpol PP Terlibat Cekcok

Megapolitan
Iuran BPJS Kesehatan Naik Tahun 2020, Ini Syarat dan Cara Pindah Kelas

Iuran BPJS Kesehatan Naik Tahun 2020, Ini Syarat dan Cara Pindah Kelas

Megapolitan
Pemkot Tangerang Alokasikan 25 Persen APBD di Sektor Pendidikan

Pemkot Tangerang Alokasikan 25 Persen APBD di Sektor Pendidikan

Megapolitan
Kepala Bapenda Bekasi Irit Bicara Usai Dipanggil DPRD soal Kisruh Ormas Kelola Parkir

Kepala Bapenda Bekasi Irit Bicara Usai Dipanggil DPRD soal Kisruh Ormas Kelola Parkir

Megapolitan
Sebelum Bakar Diri, Pria di Cipayung Pernah Mencoba Bunuh Diri

Sebelum Bakar Diri, Pria di Cipayung Pernah Mencoba Bunuh Diri

Megapolitan
Bantah Wali Kota, Korban Penggusuran Sunter Mengaku Ikut Nyoblos dalam Pilkada DKI

Bantah Wali Kota, Korban Penggusuran Sunter Mengaku Ikut Nyoblos dalam Pilkada DKI

Megapolitan
Ribuan Iphone Diamankan Polisi Saat Tangkap Sindikat Rekondisi Smartphone

Ribuan Iphone Diamankan Polisi Saat Tangkap Sindikat Rekondisi Smartphone

Megapolitan
Sosialisasi Tak Jelas, Dishub Bekasi Bingung Teknis ERP di Kalimalang

Sosialisasi Tak Jelas, Dishub Bekasi Bingung Teknis ERP di Kalimalang

Megapolitan
Kantor Media Katadata.co.id Dibobol Maling

Kantor Media Katadata.co.id Dibobol Maling

Megapolitan
Diduga Sakit, Seorang Pria Ditemukan di Rumahnya Setelah Dua Hari Meninggal

Diduga Sakit, Seorang Pria Ditemukan di Rumahnya Setelah Dua Hari Meninggal

Megapolitan
Kebakaran Kontrakan yang Menewaskan Anak di Tangsel Sudah Dua Kali Terjadi

Kebakaran Kontrakan yang Menewaskan Anak di Tangsel Sudah Dua Kali Terjadi

Megapolitan
Polisi Ungkap Sindikat Rekondisi Smartphone di Sebuah Ruko

Polisi Ungkap Sindikat Rekondisi Smartphone di Sebuah Ruko

Megapolitan
Cegah Bunuh Diri dengan Nomor Darurat Berikut Ini

Cegah Bunuh Diri dengan Nomor Darurat Berikut Ini

Megapolitan
Jalan Berbayar Diterapkan 2021, Pemprov DKI Susun Perda soal ERP

Jalan Berbayar Diterapkan 2021, Pemprov DKI Susun Perda soal ERP

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X