Polisi Telusuri Temuan Sabu Saat Gerebek Oknum TNI

Kompas.com - 20/11/2013, 16:01 WIB
Kamar lokasi penggerebekan oknum anggota Kopassus di sebuah Hotel, di Kampung Tengah, Pasar Rebo, Jakarta Timur. Rabu (20/11/2013). Kompas.com/Robertus BelarminusKamar lokasi penggerebekan oknum anggota Kopassus di sebuah Hotel, di Kampung Tengah, Pasar Rebo, Jakarta Timur. Rabu (20/11/2013).
|
EditorLaksono Hari Wiwoho

JAKARTA, KOMPAS.com — Polisi tengah menelusuri temuan barang bukti berupa alat isap sabu dalam penggerebekan di sebuah kamar di Hotel Puri Cakglak, Pasar Rebo, Jakarta Timur, Selasa (19/11/2013) dini hari. Adapun oknum TNI yang berada di kamar tersebut sudah diserahkan ke Polisi Militer TNI untuk diperiksa.

Ketika mendapatkan informasi adanya transaksi narkoba di kamar hotel tersebut, Satuan Narkoba Polres Metro Jakarta Timur langsung melakukan penggerebekan sekitar pukul 01.30, Selasa (19/11/2013). Saat melakukan penggerebekan, polisi mendapatkan perlawanan dari orang-orang di dalam kamar hotel tersebut. Anggota kepolisian itu dikeroyok oleh belasan orang. Tak hanya itu, senjata api milik polisi juga diambil dan pelaku langsung melarikan diri.

Namun, polisi mendapatkan mobil milik pelaku yang tertinggal di tempat kejadian perkara (TKP). Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Rikwanto mengatakan, kemudian polisi berkoordinasi dengan Detasemen Polisi Militer TNI Jakarta Timur dan menelusuri pemilik mobil tersebut. Ternyata mobil itu milik anggota Komando Pasukan Khusus TNI Angkatan Darat.

"Saat ini kami tengah menelusuri temuan barang bukti alat isap sabu di kamar hotel. Mengapa ada sabu di situ? Apakah adanya pesta sabu di kamar itu?" kata Rikwanto di Mapolda Metro Jaya, Rabu (20/11/2013).

Rikwanto mengatakan, kini belasan oknum TNI sudah diserahkan ke Polisi Militer TNI. Jumlahnya diperkirakan 12-15 orang. Sementara itu, senjata api yang diambil sudah dikembalikan ke polisi.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Imbas Covid, 162.416 Pekerja dari SPG hingga Guru Honorer Kena PHK dan Dirumahkan

Imbas Covid, 162.416 Pekerja dari SPG hingga Guru Honorer Kena PHK dan Dirumahkan

Megapolitan
DKI Minta Pusat Perpanjang Waktu Pendataan Pekerja yang Kena PHK dan Dirumahkan

DKI Minta Pusat Perpanjang Waktu Pendataan Pekerja yang Kena PHK dan Dirumahkan

Megapolitan
Pesanan Baju Merosot, Konveksi Rumahan di Jakarta Utara Kebanjiran Pesanan Masker Kain

Pesanan Baju Merosot, Konveksi Rumahan di Jakarta Utara Kebanjiran Pesanan Masker Kain

Megapolitan
Imbas Covid-19, 162.416 Pekerja Lapor Kena PHK dan Dirumahkan

Imbas Covid-19, 162.416 Pekerja Lapor Kena PHK dan Dirumahkan

Megapolitan
Warga Kembangan Pesan Makanan di Warteg untuk Dibagikan Gratis

Warga Kembangan Pesan Makanan di Warteg untuk Dibagikan Gratis

Megapolitan
Akan Tawuran Saat Warga Lain Diam di Rumah, 4 Pemuda Ditangkap

Akan Tawuran Saat Warga Lain Diam di Rumah, 4 Pemuda Ditangkap

Megapolitan
Jalan Sepi Banyak Digunakan Kebut-kebutan, Polisi: Fatalitas Kecelakaan Meningkat

Jalan Sepi Banyak Digunakan Kebut-kebutan, Polisi: Fatalitas Kecelakaan Meningkat

Megapolitan
Truk Sembako Terguling di Jalan Raya Pondok Gede

Truk Sembako Terguling di Jalan Raya Pondok Gede

Megapolitan
Pasar Tanah Abang Beroperasi Lagi Mulai Besok, Buka Pukul 08.00-14.00

Pasar Tanah Abang Beroperasi Lagi Mulai Besok, Buka Pukul 08.00-14.00

Megapolitan
Pedagang Pasar Kemiri Kembangan Utara Diminta Patuhi Imbauan Kurangi Aktivitas

Pedagang Pasar Kemiri Kembangan Utara Diminta Patuhi Imbauan Kurangi Aktivitas

Megapolitan
Mulai 12 April, Penumpang Transjakarta, MRT, LRT Wajib Pakai Masker

Mulai 12 April, Penumpang Transjakarta, MRT, LRT Wajib Pakai Masker

Megapolitan
18 Orang Ditangkap karena Berkerumun Saat Ada Wabah Covid-19

18 Orang Ditangkap karena Berkerumun Saat Ada Wabah Covid-19

Megapolitan
Dampak Covid-19, Sebanyak 139.288 Pekerja di Jakarta Kena PHK dan Dirumahkan

Dampak Covid-19, Sebanyak 139.288 Pekerja di Jakarta Kena PHK dan Dirumahkan

Megapolitan
Abaikan Imbauan Pemerintah, Warga Padati Pasar Kemiri Kembangan Utara

Abaikan Imbauan Pemerintah, Warga Padati Pasar Kemiri Kembangan Utara

Megapolitan
[UPDATE]: Sebaran 1.071 Pasien Positif Covid-19 di 191 Kelurahan Jakarta

[UPDATE]: Sebaran 1.071 Pasien Positif Covid-19 di 191 Kelurahan Jakarta

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X