Mendikbud Terkagum-kagum Lihat Gedung Sekolah di Pulau Tidung

Kompas.com - 05/05/2014, 09:33 WIB
Siswa Sekolah Menengah Pertama Negeri 241 Pulau Tidung, Jakarta, Melaksanakan Ujian Nasional, Senin (5/5/2014). KOMPAS.com / FITRI PRAWITASARISiswa Sekolah Menengah Pertama Negeri 241 Pulau Tidung, Jakarta, Melaksanakan Ujian Nasional, Senin (5/5/2014).
|
EditorAna Shofiana Syatiri

JAKARTA, KOMPAS.com — Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Mohammad Nuh terkagum-kagum melihat bangunan SMP 241 Pulau Tidung, Kepulauan Seribu. Menurutnya, untuk ukuran sekolah di pulau, bangunan SMP itu termasuk bagus.

"Bagus ya, sekolahnya. Sekolahnya kita lihat sangat memadailah di pulau terpencil ini," ujar Nuh saat sidak Ujian Nasional 2014 di Pulau Tidung, Kepulauan Seribu, Jakarta Utara, Senin (5/4/2014).

Nuh tiba sekitar pukul 07.00 di Pulau Tidung dengan mengendarai kapal cepat. Begitu sampai di dermaga, dia langsung menuju ke sekolah. Bangunan tersebut berlantai dua dengan lingkungan masih di pesisir pantai.

Bangunan didominasi warna abu-abu dan putih dengan pulasan cat yang masih terang. Dari beranda di lantai dua sekolah, terpapar hamparan Laut Jawa.

Menurut salah satu guru, Sugiyarti, sekolah memang baru saja direnovasi. "Baru 3 Maret kemarin peresmian sekolah. Satu setengah tahun direnovasi," katanya.

Saat Nuh tiba di sekolah tersebut, anak-anak sudah memulai ujian sejak pukul 07.00. Mata pelajaran pertama adalah Bahasa Indonesia.

"Anak-anak yang mengikuti ujian ada 54 anak, dibagi menjadi tiga kelas," katanya.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Sugiyarti mengatakan, pendistribusian naskah soal tidak ada hambatan. Naskah, katanya, telah sampai sejak kemarin.

"Naskah soal disimpan di kepolisian, tadi juga habis ambil dari sana. Setelah selesai ujian, nanti dikembalikan lagi ke sana (kepolisian)," ujarnya.

Nuh tidak berlama-lama berada di sekolah tersebut. Dia melanjutkan sidaknya ke sekolah lain yang masih berada di Pulau Tidung, yakni MTs-N 26 Jakarta. Selanjutnya, ia meneruskan sidak ke Pulau Untung Jawa.Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca tentang


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Polisi yang Membantingnya Dimutasi Jadi Bintara Tanpa Jabatan, Korban: Cukup Puas

Polisi yang Membantingnya Dimutasi Jadi Bintara Tanpa Jabatan, Korban: Cukup Puas

Megapolitan
Polisi Bakal Panggil Rachel Vennya Terkait Nopol di Mobil Alphard Miliknya

Polisi Bakal Panggil Rachel Vennya Terkait Nopol di Mobil Alphard Miliknya

Megapolitan
Ingat, Ada Sistem Ganjil Genap jika Mau ke Taman Margasatwa Ragunan Akhir Pekan Ini

Ingat, Ada Sistem Ganjil Genap jika Mau ke Taman Margasatwa Ragunan Akhir Pekan Ini

Megapolitan
Perempuan Diduga Ludahi dan Pukul Petugas KRL, KCI Tidak Kooperatif Saat Ditegur

Perempuan Diduga Ludahi dan Pukul Petugas KRL, KCI Tidak Kooperatif Saat Ditegur

Megapolitan
Kepulauan Seribu Kembali Dibuka, Ini Daftar Spot Wisata yang Sudah Bisa Dikunjungi

Kepulauan Seribu Kembali Dibuka, Ini Daftar Spot Wisata yang Sudah Bisa Dikunjungi

Megapolitan
Penjelasan Polisi soal Mobil Rachel Vennya yang Pakai Nopol RFS

Penjelasan Polisi soal Mobil Rachel Vennya yang Pakai Nopol RFS

Megapolitan
Wali Kota Depok Didesak Evaluasi Larangan Berkegiatan bagi Jemaah Ahmadiyah karena Inkonstitusional

Wali Kota Depok Didesak Evaluasi Larangan Berkegiatan bagi Jemaah Ahmadiyah karena Inkonstitusional

Megapolitan
Banyak Warga Dirikan Bangunan Liar di Bantaran Kali, Kasudin SDA Jaksel: Percuma Kita Keruk!

Banyak Warga Dirikan Bangunan Liar di Bantaran Kali, Kasudin SDA Jaksel: Percuma Kita Keruk!

Megapolitan
PSI DKI: Paling Cepat Minggu Depan Viani Limardi Berhenti Jadi Anggota DPRD

PSI DKI: Paling Cepat Minggu Depan Viani Limardi Berhenti Jadi Anggota DPRD

Megapolitan
Begal Bercelurit Cipayung Masih Dirawat di ICU Usai Tabrak Tiang Listrik

Begal Bercelurit Cipayung Masih Dirawat di ICU Usai Tabrak Tiang Listrik

Megapolitan
Orangtua Siswa SD di Kota Tangerang Belum Divaksinasi Covid-19, Anaknya Hanya Boleh Belajar Daring

Orangtua Siswa SD di Kota Tangerang Belum Divaksinasi Covid-19, Anaknya Hanya Boleh Belajar Daring

Megapolitan
Napi Korban Kebakaran Lapas Tangerang Kini Rawat Jalan

Napi Korban Kebakaran Lapas Tangerang Kini Rawat Jalan

Megapolitan
15 Ruang Terbuka Hijau di Jakpus Buka Mulai Besok, Ini Daftarnya

15 Ruang Terbuka Hijau di Jakpus Buka Mulai Besok, Ini Daftarnya

Megapolitan
Mulai Senin, Sistem Ganjil Genap Diterapkan di 13 Lokasi di Jakarta

Mulai Senin, Sistem Ganjil Genap Diterapkan di 13 Lokasi di Jakarta

Megapolitan
Murid SD di Kota Tangerang Diberikan Pemahaman soal Hidup Berdampingan dengan Covid-19

Murid SD di Kota Tangerang Diberikan Pemahaman soal Hidup Berdampingan dengan Covid-19

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.