Sepasang Kekasih Panik Tertangkap Pacaran di Kamar Kos Saat Operasi Biduk

Kompas.com - 28/08/2014, 08:40 WIB
(Satu foto) operasi bina kependudukan (biduk) di salah satu tempat kos di Kelurahan Kebon Melati, Kecamatan Tanah Abang, Jakarta Pusat, Rabu (27/8/2014) malam. KOMPAS.com/Adysta Pravitra Restu(Satu foto) operasi bina kependudukan (biduk) di salah satu tempat kos di Kelurahan Kebon Melati, Kecamatan Tanah Abang, Jakarta Pusat, Rabu (27/8/2014) malam.
|
EditorAna Shofiana Syatiri

JAKARTA, KOMPAS.com — Sepasang kekasih ditemukan oleh petugas Suku Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dukcapil) Jakarta Pusat sedang berduaan di kamar kos dengan pintu tertutup. Karena panik, mereka mengaku saudara sepupu.

Sepasang kekasih itu tertangkap basah saat petugas melakukan Operasi Biduk di rumah kos Kelurahan Kebon Melati, Kecamatan Tanah Abang, Jakarta Pusat.

Semua pintu kamar kos diketuk oleh petugas Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) yang menjaga keamanan biduk. Mereka diminta keluar kamar dengan membawa KTP asli untuk dihadapkan kepada petugas Operasi Biduk dari Sudin Kependudukan Jakarta Pusat, Ruspinuji.

Ketika diketuk, seorang laki-laki dan seorang perempuan keluar dari salah satu kamar kos khusus perempuan tersebut. Petugas langsung menanyakan hubungan keduanya.

"Ini abang sepupu saya, kok," jawab perempuan itu kepada petugas.

"Ya sudah, mana sini saya lihat dulu KTP kalian," ujar petugas.

Mereka lantas mengambil KTP masing-masing. Petugas merasa curiga dan tidak percaya keduanya saudara sepupu.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Abang sepupu? Satu tinggal di Jatibaru, satunya tinggal di Pasar Minggu. Benar abang sepupu, nih?" tanya petugas kepada keduanya.

"Iya, Pak, sepupu kami. Beda tinggalnya," jawab laki-laki itu ke petugas.

"Anda yakin kalau sepupu tinggal berbeda lalu bisa masuk satu kamar? Tidak mungkin sepupu kalian," kata si petugas.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Sebuah Kapal Terbakar di Pelabuhan Sunda Kelapa

Sebuah Kapal Terbakar di Pelabuhan Sunda Kelapa

Megapolitan
Izin Belum Juga Turun, PA 212 Berencana Ubah Konsep Acara Reuni 212

Izin Belum Juga Turun, PA 212 Berencana Ubah Konsep Acara Reuni 212

Megapolitan
Korban Mutilasi di Kedungwaringin Bekasi Diduga Seorang Pria

Korban Mutilasi di Kedungwaringin Bekasi Diduga Seorang Pria

Megapolitan
Potongan Tubuh Manusia Ditemukan di Kedungwaringin,

Potongan Tubuh Manusia Ditemukan di Kedungwaringin,

Megapolitan
Kecelakaan Saat Balap di Meikarta, Bamsoet: Alhamdulillah Aman

Kecelakaan Saat Balap di Meikarta, Bamsoet: Alhamdulillah Aman

Megapolitan
Tutup Sumur Resapan di Cilandak Jebol padahal Baru Dibangun, Ini Alasan Dinas Sumber Daya Air DKI

Tutup Sumur Resapan di Cilandak Jebol padahal Baru Dibangun, Ini Alasan Dinas Sumber Daya Air DKI

Megapolitan
Jakarta Telah Capai Target 100 Persen Vaksinasi Covid-19 Dosis Kedua

Jakarta Telah Capai Target 100 Persen Vaksinasi Covid-19 Dosis Kedua

Megapolitan
2 Orang Ditembak Orang Tak Dikenal di Pintu Keluar Tol Bintaro

2 Orang Ditembak Orang Tak Dikenal di Pintu Keluar Tol Bintaro

Megapolitan
Ada Senjata Tajam dan Stik Golf di Mobil Massa Pemuda Pancasila

Ada Senjata Tajam dan Stik Golf di Mobil Massa Pemuda Pancasila

Megapolitan
Polisi Bayar Rp 50 Juta ke LSM yang Memeras, Kompolnas Minta Propam Lakukan Pemeriksaan Menyeluruh

Polisi Bayar Rp 50 Juta ke LSM yang Memeras, Kompolnas Minta Propam Lakukan Pemeriksaan Menyeluruh

Megapolitan
Luka di Tubuh Polisi yang Amankan Demo Pemuda Pancasila di DPR Diduga karena Pukulan Benda Tumpul

Luka di Tubuh Polisi yang Amankan Demo Pemuda Pancasila di DPR Diduga karena Pukulan Benda Tumpul

Megapolitan
Kapolres Jakpus: LSM Tamperak Paksa Keluarga Tersangka Bikin Testimoni Polisi Terima Suap

Kapolres Jakpus: LSM Tamperak Paksa Keluarga Tersangka Bikin Testimoni Polisi Terima Suap

Megapolitan
Baru Dibangun, Tutup Sumur Resapan di Jalan Intan Cilandak Sudah Jebol

Baru Dibangun, Tutup Sumur Resapan di Jalan Intan Cilandak Sudah Jebol

Megapolitan
LSM Tamperak yang Peras Polisi Juga Pernah Datangi Kemenkeu dan BNN

LSM Tamperak yang Peras Polisi Juga Pernah Datangi Kemenkeu dan BNN

Megapolitan
Saat Anies Tunjuk Elite Politik Jadi Panitia Formula E...

Saat Anies Tunjuk Elite Politik Jadi Panitia Formula E...

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.