Kapolda Sidak Tes Urine Polisi di Polda Metro Jaya

Kompas.com - 19/11/2014, 10:16 WIB
Wakil Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama dan Kapolda Metro Jaya, Inspektur Jenderal Unggung Cahyono Kompas.com/Kurniasari AzizahWakil Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama dan Kapolda Metro Jaya, Inspektur Jenderal Unggung Cahyono
Penulis Jessi Carina
|
EditorKistyarini
JAKARTA, KOMPAS.com - Kepala Polda Metro Jaya Inspektur Jenderal Unggung Cahyono melakukan inspeksi mendadak terhadap perwira menengah polisi dan pejabat utama di Polda Metro Jaya. Sidak tersebut berupa tes urine untuk menjamin polisi bebas dari narkoba.

"Sebanyak 469 perwira menengah dan pejabat utama diperiksa," ujar Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya Komisaris Besar Rikwanto di Polda Metro Jaya, Rabu (19/11/2014).

Sidak tersebut dilakukan di dua direktorat Polda Metro Jaya. Dua direktorat itu adalah Direktorat Reserse Kriminal Umum dan Direktorat Reserse Kriminal Khusus. Direktorat lain juga akan disidak dalam waktu yang belum ditentukan.

Dalam sidak kali ini, pejabat utama Polda Metro juga diperiksa. Dalam pemeriksaan, polisi tidak hanya diperiksa urine, tetapi juga pergelangan tangan untuk melihat kemungkinan bekas suntikan. Pupil mata polisi juga diperiksa. Selain itu, polisi juga ditanya obat apa yang ia konsumsi sebelum menjalani tes urine ini.

Rikwanto mengatakan hasil tes urine belum dapat diketahui hari ini, tetapi beberapa hari lagi.  Rikwanto mengatakan tes urine ini merupakan program dari Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya.

Hal ini untuk menjamin polisi di Polda Metro Jaya bebas dari narkoba. "Jadi kalau kita mau di luar bebas narkoba kita juga harus bersihkan dari dalam," ujar Rikwanto.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Komplotan Pencuri di Cengkareng Ini Pernah Pura-pura Jadi Petugas Covid-19

Komplotan Pencuri di Cengkareng Ini Pernah Pura-pura Jadi Petugas Covid-19

Megapolitan
Polisi: 2 Artis yang Diduga Terlibat Prostitusi Online Masih Berstatus Saksi

Polisi: 2 Artis yang Diduga Terlibat Prostitusi Online Masih Berstatus Saksi

Megapolitan
Geng Pandawa Sudah 24 Kali Mencuri dengan Modus Jadi Petugas Pertanahan

Geng Pandawa Sudah 24 Kali Mencuri dengan Modus Jadi Petugas Pertanahan

Megapolitan
Deretan Calon Kepala Daerah Tahun 2020 yang Terpapar Covid-19, 4 Orang Meninggal Dunia

Deretan Calon Kepala Daerah Tahun 2020 yang Terpapar Covid-19, 4 Orang Meninggal Dunia

Megapolitan
Idris Positif Covid-19 Usai Debat Kandidat Pilkada Depok, Pradi-Afifah Segera Tes Swab

Idris Positif Covid-19 Usai Debat Kandidat Pilkada Depok, Pradi-Afifah Segera Tes Swab

Megapolitan
Sejak Januari 2020, PT KAI Catat Ada 22 Kecelakaan di Perlintasan Sebidang

Sejak Januari 2020, PT KAI Catat Ada 22 Kecelakaan di Perlintasan Sebidang

Megapolitan
Pemkot Bogor Siapkan RS Darurat Covid-19 Jelang Libur Akhir Tahun

Pemkot Bogor Siapkan RS Darurat Covid-19 Jelang Libur Akhir Tahun

Megapolitan
Lokasi Perampokan Minimarket di Kemang Pratama Bekasi Sepi dan Minim Pengawasan

Lokasi Perampokan Minimarket di Kemang Pratama Bekasi Sepi dan Minim Pengawasan

Megapolitan
Langgar Protokol Kesehatan, Kerumunan Pengunjung di 5 Tempat Hiburan Kemang Dibubarkan

Langgar Protokol Kesehatan, Kerumunan Pengunjung di 5 Tempat Hiburan Kemang Dibubarkan

Megapolitan
MoU KUA-PPAS DKI Jakarta 2021 Diteken Sebesar Rp 82,5 Triliun

MoU KUA-PPAS DKI Jakarta 2021 Diteken Sebesar Rp 82,5 Triliun

Megapolitan
Polisi Tangkap Komplotan Pencuri Rumah Bermodus Pura-pura Jadi Petugas Biro Pertanahan

Polisi Tangkap Komplotan Pencuri Rumah Bermodus Pura-pura Jadi Petugas Biro Pertanahan

Megapolitan
Anak Bulus Dikembalikan ke Sungai Ciliwung, Belum Langka tapi Penting untuk Ekosistem

Anak Bulus Dikembalikan ke Sungai Ciliwung, Belum Langka tapi Penting untuk Ekosistem

Megapolitan
Kemenhub Kaji Perubahan Rute LRT Jakarta yang Diusulkan Anies

Kemenhub Kaji Perubahan Rute LRT Jakarta yang Diusulkan Anies

Megapolitan
Sering Berseteru di Medsos, Anggota Geng Remaja di Koja Tewas Dibacok

Sering Berseteru di Medsos, Anggota Geng Remaja di Koja Tewas Dibacok

Megapolitan
Tangsel Torehkan Banyak Penghargaan, Wali Kota Airin Sebut Itu Bukan Tujuan Utama

Tangsel Torehkan Banyak Penghargaan, Wali Kota Airin Sebut Itu Bukan Tujuan Utama

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X