Kompas.com - 26/05/2015, 20:21 WIB
|
EditorHindra Liauw
TANGERANG, KOMPAS.com - Trenggiling atau Manis Javanica merupakan salah satu dari daftar hewan langka yang dilindungi oleh negara. Dengan adanya tangkapan sisik trenggiling sebesar 405 kilogram pada awal tahun ini, keberadaan trenggiling dinilai akan semakin terancam.

"Kita lihat trennya sepanjang tahun 2014 itu, upaya penyelundupan sisik trenggiling totalnya sekitar 400 kilogram. Sekarang baru awal tahun sudah ada 405 kilogram yang kita amankan. Ini sudah sangat membahayakan," kata Kepala Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) DKI Jakarta Awen Supranata, Selasa (26/5/2015).

Menurut Awen, trenggiling masuk dalam daftar Appendix II Cites, yang memuat daftar dari spesies yang tidak terancam kepunahan. Namun, jika perdagangan sisik trenggiling terus berlanjut, maka peredaran hewan itu terancam punah.

Di Indonesia sendiri, tambah Awen, keberadaan hewan trenggiling awalnya ditemukan di tiga pulau besar, yaitu Sumatera, Jawa, dan Kalimantan. Namun sampai pada saat ini, peredaran trenggiling sudah sulit ditemui di pulau Jawa, tetapi masih bisa dicari di Sumatera dan Kalimantan.

Sebelumnya diberitakan, Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai Bandara Soekarno-Hatta mengamankan 405 kilogram sisik trenggiling pada bulan Januari 2015. Harga satu kilogram sisik trenggiling sebesar 400 US Dollar atau sekitar Rp 4 juta. Jika ditotal, nilai barang dari 405 kilogram sisik trenggiling itu adalah Rp 2.106.000.000. Diperkirakan, ada kurang lebih 500 ekor trenggiling yang dibunuh untuk diambil sisiknya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Cegah Covid-19, Masyarakat Diminta Perketat Prokes Saat Perayaan HUT Ke-77 RI

Cegah Covid-19, Masyarakat Diminta Perketat Prokes Saat Perayaan HUT Ke-77 RI

Megapolitan
Terobos Palang Pintu Kereta di Pesing, Pengendara Motor Terserempet KA Bandara dan Meninggal di TKP

Terobos Palang Pintu Kereta di Pesing, Pengendara Motor Terserempet KA Bandara dan Meninggal di TKP

Megapolitan
Polisi Tangkap Pencuri Motor di Menteng, Pelaku Kerap Jual Hasil Kejahatan lewat Media Sosial

Polisi Tangkap Pencuri Motor di Menteng, Pelaku Kerap Jual Hasil Kejahatan lewat Media Sosial

Megapolitan
Bukan Roboh, Jembatan 'Indiana Jones' di RT 11 Srengseng Sawah Sedang Diperbaiki

Bukan Roboh, Jembatan "Indiana Jones" di RT 11 Srengseng Sawah Sedang Diperbaiki

Megapolitan
Anies Kukuhkan Paskibraka DKI untuk Upacara HUT Ke-77 RI di Monas

Anies Kukuhkan Paskibraka DKI untuk Upacara HUT Ke-77 RI di Monas

Megapolitan
'Depok Open Space' Akan Hadir sebagai Ruang Ekspresi Anak Muda, Begini Konsepnya...

"Depok Open Space" Akan Hadir sebagai Ruang Ekspresi Anak Muda, Begini Konsepnya...

Megapolitan
Tiga Kader Gerindra di DPRD Minta Bentuk Pansus JIS, Ini Respons Riza Patria

Tiga Kader Gerindra di DPRD Minta Bentuk Pansus JIS, Ini Respons Riza Patria

Megapolitan
Pelajaran dari Kasus Alfamart Vs Pencuri Cokelat, Jangan Gampang Salah Gunakan UU ITE

Pelajaran dari Kasus Alfamart Vs Pencuri Cokelat, Jangan Gampang Salah Gunakan UU ITE

Megapolitan
Rekayasa Lalu Lintas Upacara HUT Ke-77 RI, Kawasan Patung Kuda, Harmoni, dan Gambir Ditutup

Rekayasa Lalu Lintas Upacara HUT Ke-77 RI, Kawasan Patung Kuda, Harmoni, dan Gambir Ditutup

Megapolitan
Steril Hari Ini, Besok Kawasan Monas Dibuka Saat Kirab Bendera

Steril Hari Ini, Besok Kawasan Monas Dibuka Saat Kirab Bendera

Megapolitan
Jaksa Sebut Eksepsi Indra Kenz Tidak Berdasar

Jaksa Sebut Eksepsi Indra Kenz Tidak Berdasar

Megapolitan
Jaksa Minta Hakim Tolak Eksepsi yang Diajukan Indra Kenz

Jaksa Minta Hakim Tolak Eksepsi yang Diajukan Indra Kenz

Megapolitan
Animo Layanan Bus Tingkat Tinggi, Transjakarta Perpanjang Operasional Bus Wisata Jadi Selasa-Minggu

Animo Layanan Bus Tingkat Tinggi, Transjakarta Perpanjang Operasional Bus Wisata Jadi Selasa-Minggu

Megapolitan
Mobil Tabrak Truk Tangki hingga Tewaskan 3 Orang di Tol Jagorawi, Sopir Diduga Mengantuk

Mobil Tabrak Truk Tangki hingga Tewaskan 3 Orang di Tol Jagorawi, Sopir Diduga Mengantuk

Megapolitan
Mobil Tabrak Truk Tangki di Tol Jagorawi, 3 Orang Tewas di Tempat

Mobil Tabrak Truk Tangki di Tol Jagorawi, 3 Orang Tewas di Tempat

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.