Kompas.com - 24/10/2016, 11:27 WIB
Penulis Nursita Sari
|
EditorFidel Ali

JAKARTA, KOMPAS.com - Ketua Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) DKI Jakarta Mimah Susanti mengimbau agar relawan pasangan calon gubernur dan wakil gubernur DKI Jakarta segera didaftarkan. Hal tersebut untuk mengawasi terjadinya hal-hal yang melanggar perundang-undangan.

"Bawaslu mengingatkan, relawan-relawan itu kalau (bakal) pasangan calon hari ini ditetapkan sebagai pasangan calon, relawan itu harus didaftarkan segera paling lambat satu hari sebelum kampanye dimulai," ujar Mimah saat dihubungi Kompas.com, Senin (24/10/2016).

Salah satu pelanggaran yang dimaksud yakni adanya dugaan politik uang atau pemberian sesuatu yang dilarang oleh Undang-Undang Nomor 10 Tahun 2016 tentang Pilkada dan Peraturan KPU Nomor 12 Tahun 2016 Kampanye Pilkada.

"Sesuatu yang tidak diatur dalam peraturan perundang-undangan, maka kita akan kaji lebih lanjut maka itu nanti bisa kategori melanggar Pasal 73 (UU Pilkada)," kata dia.

Pasal 73 Ayat 1 UU tersebut menyatakan "calon dan/atau tim kampanye dilarang menjanjikan dan/atau memberikan uang atau materi lainnya untuk mempengaruhi penyelenggara Pemilihan dan/atau Pemilih".

Jika melanggar, sanksi yang dikenakan yakni pembatalan menjadi cagub-cawagub. Sanksi tersebut diatur dalam Pasal 73 Ayat 2. Mimah mengatakan, ada bahan-bahan kampanye yang diperbolehkan untuk dibuat dan diberikan pasangan cagub-cawagub.

Aturan tentang hal tersebut tertuang dalam Pasal 26 PKPU Nomor 12 Tahun 2016. Bahan kampanye yang diperbolehkan dibuat dan dicetak yakni kaus, topi, mug, kalender, kartu nama, pin, ballpoint, payung, dan/atau stiker paling besar ukuran 10 cm x 5 cm. (Baca: Relawan Anies-Sandiaga Dilatih Membangun Jaringan hingga ke RT/RW)

Harga setiap bahan kampanye tersebut apabila dikonversikan dalam bentuk uang nilainya paling tinggi Rp 25.000. Dengan didaftarkannya relawan, Mimah menyebut pasangan cagub-cawagub harus mengetahui semua aktivitas para relawannya.

"Itu kan tim relawan yang membagikan, nanti kalau ditanya jangan bilang enggak tahu kalau sudah ditetapkan karena tim relawannya itu harus didaftarkan ke KPU," ucap Mimah.

Pendukung Agus Harimurti Yudhoyono-Sylviana Murni diketahui membagikan goody bag warna jingga berisi sembako. Foto goody bag tersebut tersebar di media sosial. Agus tidak tahu mengenai hal tersebut dan menyebut itu inisiatif pendukungnya. (Baca: Foto "Goody Bag" Beredar, Agus Minta Relawannya Patuhi Aturan)

Sementara relawan Basuki Tjahaja Purnama-Djarot Saiful Hidayat, Bara Badja (Barisan Relawan Basuki Djarot), membagikan kacamata baca gratis. Djarot menghadiri bakti sosial yang diadakan pada Minggu (23/10/2016) tersebut.

Namun, Bawaslu DKI belum bisa memberikan sanksi karena KPU DKI belum menatapkan pasangan cagub-cawagub yang memenuhi persyaratan. Penetapan baru akan dilakukan hari ini, pukul 16.00 WIB, di Balai Sudirman, Tebet, Jakarta Selatan.

Kompas TV Warga Tuntut Bawaslu Mengusut Dugaan Politik Uang
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca tentang


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
100 HARI KELILING INDONESIA
Perjalanan KRI Bima Suci Menuju Laut China Selayan Yang Dikenal Berombak Ganas
Perjalanan KRI Bima Suci Menuju Laut...
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Wisata di Monas Akhir Pekan, Anak-anak Bisa Main 'Flying Fox' dan Keliling Naik Mobil Damkar Gratis

Wisata di Monas Akhir Pekan, Anak-anak Bisa Main "Flying Fox" dan Keliling Naik Mobil Damkar Gratis

Megapolitan
Rekayasa Lalu Lintas di Bundaran HI Dimulai Senin Besok Pukul 16.00

Rekayasa Lalu Lintas di Bundaran HI Dimulai Senin Besok Pukul 16.00

Megapolitan
Libur Akhir Pekan, Warga Antusias Foto-foto dengan Latar Tugu Monas

Libur Akhir Pekan, Warga Antusias Foto-foto dengan Latar Tugu Monas

Megapolitan
Dishub DKI Uji Coba Rekayasa Lalu Lintas di Bundaran HI Mulai Besok, Simak Rinciannya

Dishub DKI Uji Coba Rekayasa Lalu Lintas di Bundaran HI Mulai Besok, Simak Rinciannya

Megapolitan
Motornya Senggolan dengan Mobil di Mampang Prapatan, Pengemudi dan Penumpang Jatuh hingga Luka-luka

Motornya Senggolan dengan Mobil di Mampang Prapatan, Pengemudi dan Penumpang Jatuh hingga Luka-luka

Megapolitan
Terowongan Kendal Diserbu Remaja Citayam, Pengamat Ungkap Pemicunya

Terowongan Kendal Diserbu Remaja Citayam, Pengamat Ungkap Pemicunya

Megapolitan
Kronologi Perusakan Mobil Pakai Katapel di Pamulang, Pelaku Mengaku Terganggu Suara Bising Kendaraan

Kronologi Perusakan Mobil Pakai Katapel di Pamulang, Pelaku Mengaku Terganggu Suara Bising Kendaraan

Megapolitan
Polisi Buru Satu Pelaku Lain yang Bobol Rumah Kosong di Cengkareng

Polisi Buru Satu Pelaku Lain yang Bobol Rumah Kosong di Cengkareng

Megapolitan
Polisi Tangkap Pria Perusak Mobil Pakai Katapel di Pamulang Tangsel

Polisi Tangkap Pria Perusak Mobil Pakai Katapel di Pamulang Tangsel

Megapolitan
Kronologi Pencurian 30 Ponsel dan Komputer 'Gaming' di Cengkareng, Pelaku Beraksi Siang Bolong

Kronologi Pencurian 30 Ponsel dan Komputer "Gaming" di Cengkareng, Pelaku Beraksi Siang Bolong

Megapolitan
Aksi Pencurian Modus Pecah Kaca Mobil Diduga Terjadi di Ciledug Tangerang

Aksi Pencurian Modus Pecah Kaca Mobil Diduga Terjadi di Ciledug Tangerang

Megapolitan
Curi 30 Ponsel dan Komputer 'Gaming', Pembobol Rumah Kosong di Cengkareng Ditangkap Polisi

Curi 30 Ponsel dan Komputer "Gaming", Pembobol Rumah Kosong di Cengkareng Ditangkap Polisi

Megapolitan
Terowongan Kendal Mendadak Tenar, Pengamat: Ada Citayam Rasa Jaksel

Terowongan Kendal Mendadak Tenar, Pengamat: Ada Citayam Rasa Jaksel

Megapolitan
Masa Libur Sekolah, Jumlah Penumpang KRL Jabodetabek di Akhir Pekan Meningkat

Masa Libur Sekolah, Jumlah Penumpang KRL Jabodetabek di Akhir Pekan Meningkat

Megapolitan
Sebelum Ditusuk Polisi Gadungan, Ibu dan Anak di Bekasi Diperas dan Keluarganya Dituduh Terlibat Narkoba

Sebelum Ditusuk Polisi Gadungan, Ibu dan Anak di Bekasi Diperas dan Keluarganya Dituduh Terlibat Narkoba

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.