Sandiaga Ingin Lestarikan Budaya Betawi dengan Memasukkan Bahasa Asing

Kompas.com - 25/10/2016, 15:53 WIB
Calon wakil gubernur DKI Jakarta, Sandiaga Uno, saat berkunjung ke permukiman warga di Condet, Jakarta Timur, Selasa (25/10/2016) siang. KOMPAS.com/ANDRI DONNAL PUTERACalon wakil gubernur DKI Jakarta, Sandiaga Uno, saat berkunjung ke permukiman warga di Condet, Jakarta Timur, Selasa (25/10/2016) siang.
|
EditorFidel Ali

JAKARTA, KOMPAS.com - Calon wakil gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno menjanjikan budaya Betawi akan lebih diperhatikan dan dipromosikan jika dia memenangkan Pilkada DKI Jakarta 2017.

Hal itu diungkapkan Sandi saat berkunjung ke permukiman warga di Kelurahan Balekambang, Kecamatan Kramatjati, Jakarta Timur, Selasa (25/10/2016) siang.

"Di setiap acara nanti, kalau bisa, ada pantun-pantun (Betawi) berbahasa Inggris dan prosesi Palang Pintu, walaupun acaranya nanti bukan acara Betawi," kata Sandi di hadapan warga.

Di sana, Sandi disambut oleh kelompok masyarakat yang menamakan diri sebagai Rumpun Masyarakat Betawi (RMB). RMB mendeklarasikan diri mendukung pasangan calon gubernur dan wakil gubernur Anies Baswedan serta Sandi dengan menghadirkan acara bernuansa Betawi, seperti tari-tarian hingga prosesi Palang Pintu. (Baca: Beri Kado untuk Jakarta, Kampung Budaya Betawi Gelar Pertunjukan Seni)

Menurut dia, ke depan, semua usaha mikro, kecil, dan menengah di DKI Jakarta juga dapat  memasukkan unsur budaya Betawi. Dengan cara seperti itu, budaya khas Jakarta tersebut diyakini akan semakin berkembang dan dikenal secara luas, bahkan sampai ke kalangan dunia internasional.

"Bisa juga nanti prosesi Palang Pintu pakai bahasa Italia. Terus, petugas PPSU (Penanganan Prasarana dan Sarana Umum) saat bekerja juga pakainya pakaian khas Betawi, jadi enggak oranye saja seragamnya," tutur Sandi.

Kompas TV Sandiaga Uno: Saya Siap Dipilih dan Siap Belum Dipilih
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Baca tentang


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

WNI yang tiba di Bandara Soekarno-Hatta dari 11 Negara Ini Wajib Karantina 14 Hari

WNI yang tiba di Bandara Soekarno-Hatta dari 11 Negara Ini Wajib Karantina 14 Hari

Megapolitan
Pemkab Bekasi Dorong Perangkat Daerah Maksimalkan Serapan APBD

Pemkab Bekasi Dorong Perangkat Daerah Maksimalkan Serapan APBD

Megapolitan
Banyak Hidran Tak Berfungsi, Petugas Damkar DKI Lebih Pilih Air Selokan

Banyak Hidran Tak Berfungsi, Petugas Damkar DKI Lebih Pilih Air Selokan

Megapolitan
Pengelola Gedung Cyber Klaim Alarm Berbunyi Saat Kebakaran

Pengelola Gedung Cyber Klaim Alarm Berbunyi Saat Kebakaran

Megapolitan
Mulai Hari ini, WNA dan WNI dari Luar Negeri yang Tiba di Bandara Soekarno-Hatta Wajib Karantina 10 Hari

Mulai Hari ini, WNA dan WNI dari Luar Negeri yang Tiba di Bandara Soekarno-Hatta Wajib Karantina 10 Hari

Megapolitan
Pengelola Gedung Cyber Sebut Korban Tewas dalam Kebakaran Tak Sadar akan Bunyi Alarm

Pengelola Gedung Cyber Sebut Korban Tewas dalam Kebakaran Tak Sadar akan Bunyi Alarm

Megapolitan
Lansia di Bekasi Dituntut Anak, Polisi : Itu Bukan Laporan, tapi Perlindungan Hukum

Lansia di Bekasi Dituntut Anak, Polisi : Itu Bukan Laporan, tapi Perlindungan Hukum

Megapolitan
Mobil Dinas TNI Terguling di Jatinegara, Saksi: Mata Korban Merah, Mulut Bau Minuman

Mobil Dinas TNI Terguling di Jatinegara, Saksi: Mata Korban Merah, Mulut Bau Minuman

Megapolitan
RSU Tangsel Siagakan Nakes 24 Jam untuk Antisipasi Gelombang 3 Covid-19

RSU Tangsel Siagakan Nakes 24 Jam untuk Antisipasi Gelombang 3 Covid-19

Megapolitan
Rentetan Kecelakaan Bus Transjakarta dalam 40 Hari Terakhir

Rentetan Kecelakaan Bus Transjakarta dalam 40 Hari Terakhir

Megapolitan
Transjakarta Kerap Kecelakaan, Penumpang Merasa Ngeri dan Sebut Sopir Sering Ugal-ugalan

Transjakarta Kerap Kecelakaan, Penumpang Merasa Ngeri dan Sebut Sopir Sering Ugal-ugalan

Megapolitan
Bus Transjakarta Kembali Kecelakaan, Kali ini Tabrak Separator di Jalan Sudirman

Bus Transjakarta Kembali Kecelakaan, Kali ini Tabrak Separator di Jalan Sudirman

Megapolitan
Jalan Kaki di Pinggir Tol, Seorang Pria Tak Dikenal Tewas Tertabrak Mobil

Jalan Kaki di Pinggir Tol, Seorang Pria Tak Dikenal Tewas Tertabrak Mobil

Megapolitan
Pengelola Sebut Gedung Cyber Sudah Beroperasi Normal Usai Kebakaran, Kecuali Lantai 2

Pengelola Sebut Gedung Cyber Sudah Beroperasi Normal Usai Kebakaran, Kecuali Lantai 2

Megapolitan
Dua Siswanya Tewas dalam Kebakaran Gedung Cyber, SMK Taruna Bhakti Bantu Keluarga Korban Urus Jenazah

Dua Siswanya Tewas dalam Kebakaran Gedung Cyber, SMK Taruna Bhakti Bantu Keluarga Korban Urus Jenazah

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.