Pengerjaan Proyek LRT Membuat Penyempitan Ruas Jalan di Boulevard Raya

Kompas.com - 28/11/2016, 14:27 WIB
Proyek LRT di Kelapa Gading membuat penyempitan di ruas Jalan Bulevard Raya, Kelapa Gading, Jakarta Utara. Akibatnya, hampir tiap jam terjadi kepadatan di ruas jalan itu, Senin (28/11/2016) Kompas.com/David Oliver PurbaProyek LRT di Kelapa Gading membuat penyempitan di ruas Jalan Bulevard Raya, Kelapa Gading, Jakarta Utara. Akibatnya, hampir tiap jam terjadi kepadatan di ruas jalan itu, Senin (28/11/2016)
|
EditorFidel Ali

JAKARTA, KOMPAS.com - Pengerjaan proyek pembangunan Light Rail Transit (LRT) rute Kelapa Gading, Jakarta Utara - Velodrome (Rawamangun), Jakarta Timur, di Jalan Boulevard Raya, Kelapa Gading, Jakarta Utara membuat kepadatan di sejumlah ruas jalan tersebut.

Dari pantauan Kompas.com di lokasi, pembatas dari beton dan seng diletakan di hampir setengah ruas jalan. Pembatas itu untuk menutup pengerjaan proyek. Pengerjaan LRT itu mengakibatkan kepadatan kendaraan yang melintas.

Kepadatan kendaraan terjadi di sepanjang Jalan Boulevard Raya atau sepanjang 5-6 kilometer.

Banda, salah satu juru parkir di Jalan Boulevard Raya menjelaskan, pengerjaan proyek LRT membuat kemacetan parah di daerah itu. Ini karena ruas jalan yang biasa digunakan empat lajur kendaraan, kini hanya bisa dilalui dua lajur.


Ditambah lokasi pakir ruko yang menambah kepadatan lalu lintas jalan. Banda mengatakan, kepadatan kendaraan di ruas jalan itu kini tak mengenal waktu. Sejak pukul 07.00 sampai 21.00 WIB, kepadatan kendaraan dipastikan terjadi.

Puncak kepadatan arus kendaraan terjadi pukul 11.00-13.00 WIB atau pada jam makan siang. Jalan Boulevard Raya merupakan kawasan pertokoan.

"Wah, parah sekarang macet nya Mas. Apa lagi malam Minggu, udah deh, enggak ketolongan," ujar Banda kepada Kompas.com, Senin (28/11/2016). (Baca: Fase Awal LRT 6 Km)

Salah satu pengendara mobil mengaku cukup kesal dengan kemacetan yang setiap hari terjadi. Pengendara tersebut tinggal di salah satu komplek perumahan di Kelapa Gading. Setiap pulang kerja, pengendara tersebut dipusingkan dengan kemacetan yang terus terjadi.

"Karena macet, saya tunggu agak malam, baru pulang. Capek di jalan," ujar pengendara tersebut.

Namun, dirinya enggan menyalahkan proyek LRT. Jika telah selesai, menurutnya proyek tersebut akan bermanfaat untuk warga Ibu Kota. Proyek yang dimulai sejak 20 Juni 2016 itu dalam rangka menghadapi acara Asean Games 2018. Proyek itu dikebut agar selesai sesuai target pada 13 Desember 2016. Pengerjaan proyek di bawah PT Wika.

Baca tentang
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Identitas Kepala Sudinhub Jakbar Dicatut Penipu, Stafnya Jadi Korban

Identitas Kepala Sudinhub Jakbar Dicatut Penipu, Stafnya Jadi Korban

Megapolitan
Hendak Menumpang Truk, Seorang Bocah Tewas Terserempet Bus di Koja

Hendak Menumpang Truk, Seorang Bocah Tewas Terserempet Bus di Koja

Megapolitan
Petugas Damkar Evakuasi Ular Sanca 3 Meter yang Melilit di Lampu Jalan

Petugas Damkar Evakuasi Ular Sanca 3 Meter yang Melilit di Lampu Jalan

Megapolitan
ART yang Ditusuk Orang Tak Dikenal di Duren Sawit Meninggal

ART yang Ditusuk Orang Tak Dikenal di Duren Sawit Meninggal

Megapolitan
Perempuan yang Selonjoran di Tengah Jalan Margonda Pernah Coba Bunuh Diri Lompat dari JPO

Perempuan yang Selonjoran di Tengah Jalan Margonda Pernah Coba Bunuh Diri Lompat dari JPO

Megapolitan
Diduga Depresi, Seorang Perempuan Selonjoran di Tengah Jalan Margonda Depok

Diduga Depresi, Seorang Perempuan Selonjoran di Tengah Jalan Margonda Depok

Megapolitan
Petugas Damkar Tangkap Biawak 1,5 Meter di Atap Rumah Warga

Petugas Damkar Tangkap Biawak 1,5 Meter di Atap Rumah Warga

Megapolitan
Pondok Indah Mal Hadirkan Atraksi Juara Dunia Barongsai, Ini Jadwalnya

Pondok Indah Mal Hadirkan Atraksi Juara Dunia Barongsai, Ini Jadwalnya

Megapolitan
Mulai Rabu Depan, Kelenteng Petak Sembilan Buka 24 Jam Sampai Imlek

Mulai Rabu Depan, Kelenteng Petak Sembilan Buka 24 Jam Sampai Imlek

Megapolitan
Wakapolri: Jumlah Mahasiswa yang Terjerat Narkoba Bertambah Tiap Tahun

Wakapolri: Jumlah Mahasiswa yang Terjerat Narkoba Bertambah Tiap Tahun

Megapolitan
Wakapolri Sebut Laut Rentan Jadi Jalur Masuk Narkoba Jaringan Luar Negeri

Wakapolri Sebut Laut Rentan Jadi Jalur Masuk Narkoba Jaringan Luar Negeri

Megapolitan
Curi Lebih dari 100 Motor, Pasutri Ditangkap Polisi

Curi Lebih dari 100 Motor, Pasutri Ditangkap Polisi

Megapolitan
Kepulauan Seribu Perkenalkan Objek Wisata Baru Pantai Cikaya di Pulau Karya

Kepulauan Seribu Perkenalkan Objek Wisata Baru Pantai Cikaya di Pulau Karya

Megapolitan
Jumlah Anak Muda Pemakai Narkoba Terus Meningkat, Ini Penjelasan Wakapolri

Jumlah Anak Muda Pemakai Narkoba Terus Meningkat, Ini Penjelasan Wakapolri

Megapolitan
Dana Belum Turun, Pengerukan di Lokasi Penggusuran Sunter Agung Berhenti

Dana Belum Turun, Pengerukan di Lokasi Penggusuran Sunter Agung Berhenti

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X