Lihat Permukiman di Kolong SUTET, Begini Tanggapan Djarot...

Kompas.com - 14/12/2016, 19:17 WIB
Rombongan Calon wakil gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat melakukan blusukan kampanye di Gang H Munasir X, RT 10/RW 02, Jalan Cempaka Putih Raya, Cempaka Putih, Jakarta Pusat, Rabu (14/12/2016) siang. Gang H Munasir X terlihat berada di jalur saluran udara tegangan esktra tinggi (SUTET). Alsadad RudiRombongan Calon wakil gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat melakukan blusukan kampanye di Gang H Munasir X, RT 10/RW 02, Jalan Cempaka Putih Raya, Cempaka Putih, Jakarta Pusat, Rabu (14/12/2016) siang. Gang H Munasir X terlihat berada di jalur saluran udara tegangan esktra tinggi (SUTET).
Penulis Alsadad Rudi
|
EditorIcha Rastika

JAKARTA, KOMPAS.com - Calon wakil gubernur DKI Jakarta nomor dua, Djarot Saiful Hidayat, blusukan di permukiman warga di Gang H Munasir X, RT 10/RW 02, Jalan Cempaka Putih Raya, Cempaka Putih, Jakarta Pusat, Rabu (14/12/2016) siang.

Gang H Munasir X merupakan permukiman yang berada di jalur saluran udara tegangan esktra tinggi (SUTET).

Oleh karena itu, banyak rumah di perkampungan padat penduduk ini yang berada tepat di kolong tiang SUTET.

Melihat hal itu, Djarot mengakui masih banyak rumah yang berada di kolong tiang SUTET.

"Memang sudah begitu, di bawah SUTET dari bertahun-tahun sudah begitu. Kalau memang begitu bagaimana?" ujar Djarot saat ditemui usai blusukan.

(Baca juga: Djarot Temui Warga yang Bermukim di Bawah SUTET)

Menurut Djarot, hal terpenting yang bisa dilakukan Pemerintah Provinsi DKI adalah mencegah terjadinya kebakaran di lokasi tersebut.

"Makanya di situ nanti harus disiagakan petugas pemadam kebakaran," sambung Djarot.

Tak jelas sejak kapan tiang-tiang SUTET di Gang H Munasir X mulai dipasang. Seorang warga, Susi (36), mengaku sudah 20 tahun tinggal di kawasan tersebut.

Sejak awal tinggal di situ, Susi sudah melihat tiang-tiang SUTET yang tingginya diperkirakan mencapai 10 meter tersebut.

"Dulunya tinggal di Velbak, terus pindah sini. Dari awal sudah ada (SUTET)," kata Susi saat ditemui Kompas.com di sela-sela blusukan Djarot.

(Baca juga: Djarot Senang Diarak Ondel-ondel Saat "Blusukan")

Baca tentang


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

UPDATE 25 Februari: Ada 40 Kasus Baru Covid-19 di Kota Tangerang, Totalnya 7.145

UPDATE 25 Februari: Ada 40 Kasus Baru Covid-19 di Kota Tangerang, Totalnya 7.145

Megapolitan
Musnahkan 3.140 Botol Miras, Wali Kota Tangerang: Peredaran Miras di Kota Tangerang Ilegal

Musnahkan 3.140 Botol Miras, Wali Kota Tangerang: Peredaran Miras di Kota Tangerang Ilegal

Megapolitan
Komplotan Pengedar Narkoba yang Ditangkap Hendak Edarkan Sabu Asal Malaysia di Lombok

Komplotan Pengedar Narkoba yang Ditangkap Hendak Edarkan Sabu Asal Malaysia di Lombok

Megapolitan
Mayat Perempuan Dalam Plastik Sampah di Bogor Teridentifikasi, Korban adalah Pelajar SMA

Mayat Perempuan Dalam Plastik Sampah di Bogor Teridentifikasi, Korban adalah Pelajar SMA

Megapolitan
Terdampak Banjir Kabupaten Bekasi, 2 Jalur KA antara Stasiun Kedunggedeh-Lemah Abang Selesai Diperbaiki

Terdampak Banjir Kabupaten Bekasi, 2 Jalur KA antara Stasiun Kedunggedeh-Lemah Abang Selesai Diperbaiki

Megapolitan
Berkaca dari Lokasi Penembakan di Cengkareng, Kasatpol PP DKI Minta Warga Laporkan Pelanggaran Prokes

Berkaca dari Lokasi Penembakan di Cengkareng, Kasatpol PP DKI Minta Warga Laporkan Pelanggaran Prokes

Megapolitan
Iming-imingi Uang Rp 500.000, WNA Cabuli Remaja hingga 4 Kali

Iming-imingi Uang Rp 500.000, WNA Cabuli Remaja hingga 4 Kali

Megapolitan
12.000 Lansia di Mampang Prapatan Akan Divaksinasi, Puskesmas Tunggu Vaksin Covid-19 dari Kemenkes

12.000 Lansia di Mampang Prapatan Akan Divaksinasi, Puskesmas Tunggu Vaksin Covid-19 dari Kemenkes

Megapolitan
BPPT: Tak Ada Penumpukan Awan di Jabodetabek Setelah Modifikasi Cuaca, Curah Hujan Menurun

BPPT: Tak Ada Penumpukan Awan di Jabodetabek Setelah Modifikasi Cuaca, Curah Hujan Menurun

Megapolitan
PSI Ingin Interpelasi Anies soal Banjir, Wakil Ketua Fraksi Demokrat: Saya Pribadi Tak Setuju

PSI Ingin Interpelasi Anies soal Banjir, Wakil Ketua Fraksi Demokrat: Saya Pribadi Tak Setuju

Megapolitan
PSI Ingin Interpelasi Anies soal Banjir, Fraksi PDI-P Sebut Mending Evaluasi Teknis bersama SKPD

PSI Ingin Interpelasi Anies soal Banjir, Fraksi PDI-P Sebut Mending Evaluasi Teknis bersama SKPD

Megapolitan
Cegah Banjir di Jabodetabek, 16,4 Ton Garam Telah Ditebar dari Atas Perairan Selat Sunda

Cegah Banjir di Jabodetabek, 16,4 Ton Garam Telah Ditebar dari Atas Perairan Selat Sunda

Megapolitan
Bela Anies, Fraksi PKS Nilai Interpelasi yang Diajukan PSI Hanya Pencitraan

Bela Anies, Fraksi PKS Nilai Interpelasi yang Diajukan PSI Hanya Pencitraan

Megapolitan
Fraksi PSI Cari 'Teman' untuk Interpelasi Anies soal Banjir Jakarta

Fraksi PSI Cari "Teman" untuk Interpelasi Anies soal Banjir Jakarta

Megapolitan
Vaksinasi Covid-19 di Mampang Prapatan, Lansia Warga Pela Mampang Paling Antusias

Vaksinasi Covid-19 di Mampang Prapatan, Lansia Warga Pela Mampang Paling Antusias

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X