Kompas.com - 23/12/2016, 17:29 WIB
|
EditorFidel Ali

JAKARTA, KOMPAS.com - Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur DKI Jakarta Sumarsono menganggap wajar jika ada kenaikan alokasi anggaran untuk anggota DPRD DKI Jakarta.

Sumarsono mencontohkan untuk nilai upah minimum provinsi (UMP) yang dijadikan sebagai standar gaji buruh saja tiap tahunnya meningkat.

Sehingga, lanjut dia, sah-sah saja jika ada peningkatan anggaran.

"Kami tidak mengharamkan adanya proses kenaikan (anggaran). (Gaji) buruh saja naik dari Rp 3,1 juta jadi Rp 3,3 juta, masak DPRD enggak ada kenaikan. Hal semacam ini ditempatkan pada posisi proporsional," kata Sumarsono, di Balai Kota DKI Jakarta, Jumat (23/12/2016).

Raperda APBD senilai Rp 70,19 triliun telah disahkan DPRD DKI Jakarta pada 19 Desember lalu. Saat ini, Perda APBD 2017 itu sudah berada di Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri).

Sumarsono yang juga menjabat sebagai Dirjen Otonomi Daerah Kemendagri tersebut menargetkan evaluasi rampung pada Jumat sore ini atau Sabtu (24/12/2016) esok. Nantinya, Kemendagri akan mengevaluasi anggaran mana saja yang dianggap tidak relevan. Termasuk peningkatan anggaran untuk anggota DPRD DKI Jakarta.

"Karena anggaran ini kan memang punya standar. Standar protokoler yang diterima DPRD berapa persennya dari kepala daerah kan formulanya sudah ada semua, enggak boleh menabrak aturan itu," kata Sumarsono.

Peningkatan alokasi anggaran untuk anggota DPRD DKI Jakarta terdapat pada komponen perjalanan dinas dan tunjangan perumahan. Pada dokumen APBD DKI 2017, tercantum pemeliharaan rumah dinas anggota dewan sebesar Rp 279.928.396. (Baca: APBD DKI yang Disahkan Sumarsono dan DPRD Dinilai Mirip Era Sebelum Reformasi)

Selanjutnya ada anggaran penyelenggaraan penyediaan kebutuhan kerumahtanggaan pimpinan dewan sebesar Rp 394.697.160. Ada pula anggaran perbaikan rumah dinas Ketua DPRD DKI Jakarta sebesar Rp 1.443.117.109.

Kemudian anggaran pelaksanaan reses DPRD sebesar Rp 38 miliar pada tahun 2017 atau sebesar Rp 38.090.397.114. Kunjungan kerja sister city anggota DPRD DKI sebesar Rp 2.073.162.000.

Penerimaan tamu luar negeri bagi anggota dan pimpinan dewan sebesar Rp 405.925.000. Serta kunjungan kerja komisi-komisi DPRD DKI Jakarta sebesar Rp 12.575.710.000.

Kompas TV Ahok: Kalo Tunggu APBD Bisa 25 Tahun Baru Beres
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Jeritan Nelayan Muara Angke karena Harga BBM Naik: Dampaknya Berat Sekali...

Jeritan Nelayan Muara Angke karena Harga BBM Naik: Dampaknya Berat Sekali...

Megapolitan
Kekesalan Pengguna TikTok yang Akunnya Diblokir karena Kritik Pemerintah, Berujung Gugatan Rp 3 Miliar

Kekesalan Pengguna TikTok yang Akunnya Diblokir karena Kritik Pemerintah, Berujung Gugatan Rp 3 Miliar

Megapolitan
Buka-bukaan Ketua DPRD DKI Saat Makan Bersama Jokowi, Banyak Cerita tentang Jakarta

Buka-bukaan Ketua DPRD DKI Saat Makan Bersama Jokowi, Banyak Cerita tentang Jakarta

Megapolitan
Bantah Terdakwa Investasi Bodong KSP Indosurya Hanya Terancam Hukuman 4 Tahun, Jaksa: Kita Tuntut Maksimal

Bantah Terdakwa Investasi Bodong KSP Indosurya Hanya Terancam Hukuman 4 Tahun, Jaksa: Kita Tuntut Maksimal

Megapolitan
Ini Isi Koper Mencurigakan yang Ditemukan di Gerbang Mapolda Metro Jaya

Ini Isi Koper Mencurigakan yang Ditemukan di Gerbang Mapolda Metro Jaya

Megapolitan
Golkar Bakal Beri Sanksi Wakil Ketua DPRD Depok meski Kasus di Polisi Selesai

Golkar Bakal Beri Sanksi Wakil Ketua DPRD Depok meski Kasus di Polisi Selesai

Megapolitan
Air Tanah Tercemar E. Coli Bisa Sebabkan Stunting, Komisi D DPRD DKI Minta Perhatian Anies

Air Tanah Tercemar E. Coli Bisa Sebabkan Stunting, Komisi D DPRD DKI Minta Perhatian Anies

Megapolitan
Genjot Potensi Ekonomi 2 Daerah, Bank DKI dan Bank Maluku Perkuat Kerja Sama Digital

Genjot Potensi Ekonomi 2 Daerah, Bank DKI dan Bank Maluku Perkuat Kerja Sama Digital

Megapolitan
Cegah Banjir, Pemprov DKI Lanjut Keruk Lumpur Sungai di 5 Wilayah Secara Serentak

Cegah Banjir, Pemprov DKI Lanjut Keruk Lumpur Sungai di 5 Wilayah Secara Serentak

Megapolitan
Duka Nelayan Muara Angke, Mesin Mati saat Berlayar hingga Kapal Terbalik karena Badai

Duka Nelayan Muara Angke, Mesin Mati saat Berlayar hingga Kapal Terbalik karena Badai

Megapolitan
Pilunya Ibu 7 Anak yang Hanya Bisa Selamatkan Kipas Angin dan Wajan Saat Kebakaran Permukiman di Menteng

Pilunya Ibu 7 Anak yang Hanya Bisa Selamatkan Kipas Angin dan Wajan Saat Kebakaran Permukiman di Menteng

Megapolitan
Air Tanah di Jakut Tercemar E .Coli, Komisi D DPRD DKI Duga Ini Penyebabnya

Air Tanah di Jakut Tercemar E .Coli, Komisi D DPRD DKI Duga Ini Penyebabnya

Megapolitan
[POPULER JABODETABEK] Gurauan Ketua DPRD DKI Ingin 'Nyagub' Lawan Anies, Pengendara Pilih Beli BBM Eceran, BEM SI Demo Suarakan Petani hingga Harga BBM

[POPULER JABODETABEK] Gurauan Ketua DPRD DKI Ingin "Nyagub" Lawan Anies, Pengendara Pilih Beli BBM Eceran, BEM SI Demo Suarakan Petani hingga Harga BBM

Megapolitan
Daftar Kecamatan dan Kelurahan di Depok

Daftar Kecamatan dan Kelurahan di Depok

Megapolitan
Daftar Kecamatan dan Kelurahan di Jakarta Utara

Daftar Kecamatan dan Kelurahan di Jakarta Utara

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.