Anies Dinilai Rebut Pendukung Agus-Sylvi

Kompas.com - 03/03/2017, 18:45 WIB
Sejumlah pendukung cagub Dan cawagub Agus-Sylvi di silang barat daya Lapangan Monas, Jakarta Pusat, Sabtu (29/10/2016). Para pasangan calon gubernur dan wakil gubernur yang maju di Pemilihan Kepala Daerah DKI 2017 mendeklarasikan kampanye damai. Kompas.com/ANDREAS LUKAS ALTOBELISejumlah pendukung cagub Dan cawagub Agus-Sylvi di silang barat daya Lapangan Monas, Jakarta Pusat, Sabtu (29/10/2016). Para pasangan calon gubernur dan wakil gubernur yang maju di Pemilihan Kepala Daerah DKI 2017 mendeklarasikan kampanye damai.
|
EditorIndra Akuntono


JAKARTA, KOMPAS.com -
Juru bicara Agus Harimurti Yudhoyono-Sylviana Murni, Rachland Nashidik, menilai pasangan Anies Baswedan-Sandiaga Uno mencuri hati pendukung Agus-Sylvi pada putaran pertama Pilkada DKI Jakarta.

Menurut Rachland, hal itu menjadi salah satu alasan kubu Agus-Sylvi tidak mendukung Anies-Sandi pada putaran kedua nanti.

"Anies sudah curi suara pendukung terbesar AHY dari kalangan miskin kota Jakarta yang mayoritas beragama Islam. Apa lagi yang bisa dibagi AHY kepadanya?" kata Rachland, saat dihubungi Kompas.com, Jumat (3/3/2017) sore.

(Baca: Jubir Agus-Sylvi: Ahok dan Anies Sama-sama Oportunis)

Rachland juga menilai sosok Anies sebagai seorang oportunis. Contoh yang disebut Rachland adalah pada saat Anies kalah dalam konvensi calon presiden dari Partai Demokrat kemudian bergabung dengan kubu Joko Widodo pada Pilpres 2014.

"Dulu dia menghajar Prabowo. Kini, demi tiket calon gubernur DKI, dia tak sungkan bersekutu dengan Prabowo yang dulu dikutuknya. Orang seperti ini tak bisa diharap bakal teguh memegang amanah rakyat yang memilihnya," tutur Rachland.

Menjelang putaran kedua Pilkada DKI, Rachland menyebut pihaknya tidak akan mengarahkan pendukung Agus-Sylvi untuk mendukung salah satu pasangan calon.

Baca tentang


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Sebuah Gudang di Penjaringan Terbakar, Diduga akibat Korsleting

Sebuah Gudang di Penjaringan Terbakar, Diduga akibat Korsleting

Megapolitan
Jasa Detektif Wanita, Lihai Menggoda Pria-pria Nakal yang Tak Setia

Jasa Detektif Wanita, Lihai Menggoda Pria-pria Nakal yang Tak Setia

Megapolitan
Harga Bendera Merah Putih di Pinggir Jalan, Paling Murah Rp 15.000

Harga Bendera Merah Putih di Pinggir Jalan, Paling Murah Rp 15.000

Megapolitan
Diduga Korsleting, Rumah Dua Lantai di Penjaringan Terbakar

Diduga Korsleting, Rumah Dua Lantai di Penjaringan Terbakar

Megapolitan
Ada Staf Reaktif Covid-19, Lantai 7 Blok G Balai Kota Ditutup Sementara

Ada Staf Reaktif Covid-19, Lantai 7 Blok G Balai Kota Ditutup Sementara

Megapolitan
Polisi Periksa 5 Saksi Kasus Pemerkosaan Perempuan Bangun Tidur di Bintaro

Polisi Periksa 5 Saksi Kasus Pemerkosaan Perempuan Bangun Tidur di Bintaro

Megapolitan
Viral Kisah Pilu Perempuan Bangun Tidur Diperkosa di Bintaro, Polisi Buru Pelaku

Viral Kisah Pilu Perempuan Bangun Tidur Diperkosa di Bintaro, Polisi Buru Pelaku

Megapolitan
Toa Peringatan Dini Banjir, Dulu Dimulai Anies tetapi Kini Dikritiknya

Toa Peringatan Dini Banjir, Dulu Dimulai Anies tetapi Kini Dikritiknya

Megapolitan
Mengamuk Saat Antre Beli Minuman, Seorang Warga Pukuli Tukang Parkir di Cipinang Muara

Mengamuk Saat Antre Beli Minuman, Seorang Warga Pukuli Tukang Parkir di Cipinang Muara

Megapolitan
Kisah Viral Perempuan Diperkosa Usai Bangun Tidur di Tangerang Selatan, Polisi Lakukan Penyelidikan

Kisah Viral Perempuan Diperkosa Usai Bangun Tidur di Tangerang Selatan, Polisi Lakukan Penyelidikan

Megapolitan
Menurut Kemenristek, Begini Etika Umumkan Hasil Penelitian Kesehatan di Masa Pandemi Covid-19

Menurut Kemenristek, Begini Etika Umumkan Hasil Penelitian Kesehatan di Masa Pandemi Covid-19

Megapolitan
Warga Jamblang dan Penjualan Bendera Musiman di Jakarta

Warga Jamblang dan Penjualan Bendera Musiman di Jakarta

Megapolitan
Jakarta Catat 4 Lonjakan Tertinggi Kasus Covid-19 dalam 2 Pekan Terakhir

Jakarta Catat 4 Lonjakan Tertinggi Kasus Covid-19 dalam 2 Pekan Terakhir

Megapolitan
Dapat Pinjaman Rp 5,2 Triliun untuk Penanganan Banjir, Apa yang Akan Dibuat DKI

Dapat Pinjaman Rp 5,2 Triliun untuk Penanganan Banjir, Apa yang Akan Dibuat DKI

Megapolitan
Nonton 'Layar Tancap' dari Dalam Mobil di Kota Tangerang

Nonton "Layar Tancap" dari Dalam Mobil di Kota Tangerang

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X