Jumlah Pemilih di Jaksel yang Gunakan Suket Bertambah

Kompas.com - 12/04/2017, 18:27 WIB
Rapat pleno penetapan daftar pemilih tetap (DPT) putaran kedua Pilkada DKI Jakarta 2017 yang dilakukan KPU Kabupaten Kepulauan Seribu di Hotel Orchardz, Jalan Industri Raya, Jakarta Pusat, Selasa (4/4/2017). KOMPAS.com/NURSITA SARIRapat pleno penetapan daftar pemilih tetap (DPT) putaran kedua Pilkada DKI Jakarta 2017 yang dilakukan KPU Kabupaten Kepulauan Seribu di Hotel Orchardz, Jalan Industri Raya, Jakarta Pusat, Selasa (4/4/2017).
|
EditorEgidius Patnistik

JAKARTA, KOMPAS.com - Suku Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Jakarta Selatan, mengimbau masyarakat untuk segera mengurus Surat Keterangan (Suket) Pilkada DKI Jakarta 2017. Batas pembuatan Suket berakhir pada Jumat (13/4/2017) pukul 00.00 WIB.

"Secara otomatis boleh dikatakan tidak akan punya hak pilih, sepanjang dia pada saat itu namanya belum terdaftar di DPT, karena tidak mungkinlah kami menyalahi peraturan," ujar Kasudin Dukcapil Jakarta Selatan, Abdul Haris, dalam keterangan tertulisnya, Rabu (12/4/2017).

Haris menambahkan, hingga hari ini belum ada peningkatan signifikan warga masyarakat yang mendaftar untuk mendapatkan Suket.

"Secara jumlah total per wilayah itu sampai dengan akhir putaran pertama ada 16.266 dan pasca putaran kedua sampai tanggal 6 April di Jakarta Selatan ada pertambahan 8.741," kata dia.

Haris mengatakan, pihaknya terus melakukan sosialisasi kepada masyarakat agar tetap bisa berpartisipasi pada pilkada ini meski belum memiliki E-KTP. Dia berharap, warga yang sudah mempunyai hak pilih tetapi belum terdaftar di DPT, agar segera mengurus Suket.

"Hari ini saya sudah bikin surat untuk camat dan lurah, dan sudah kami edarkan sementara melalui WA. Kami berharap mudah-mudahan Pak Camat dan Pak Lurah secara otomatis langsung membuat surat edaran ke masyarakat melalui RT/RW. Itu bentuk sosialisasinya," kata Haris.

Suket digunakan bagi pemilih yang tidak terdaftar dalam DPT. Mereka bisa menggunakan hak pilihnya mulai pukul 12.00-13.00 WIB pada hari pencoblosan Pilkada DKI Jakarta putaran kedua, 19 April 2017.

Baca: Batas Penerbitan Suket untuk Pilkada DKI Diputuskan 13 April

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

LRT Jakarta Dikomersilkan 1 Desember, Tarifnya Rp 5.000 Sekali Perjalanan

LRT Jakarta Dikomersilkan 1 Desember, Tarifnya Rp 5.000 Sekali Perjalanan

Megapolitan
Aplikasi Pangkas Kota Tangerang Sudah Disosialisasikan di 10 Kecamatan

Aplikasi Pangkas Kota Tangerang Sudah Disosialisasikan di 10 Kecamatan

Megapolitan
Ketua DPRD Minta Kasus Hepatitis A di SMPN 20 Depok Ditangani Serius

Ketua DPRD Minta Kasus Hepatitis A di SMPN 20 Depok Ditangani Serius

Megapolitan
Rekonstruksi Penyiraman Air Keras di Jakbar Jadi Tontonan Warga

Rekonstruksi Penyiraman Air Keras di Jakbar Jadi Tontonan Warga

Megapolitan
Sering Diberitakan karena Gugatan Orangtua Murid, SMA Kolese Gonzaga: Itu Iklan Gratis

Sering Diberitakan karena Gugatan Orangtua Murid, SMA Kolese Gonzaga: Itu Iklan Gratis

Megapolitan
Malam Tahun Baru, Jam Operasional KRL Diperpanjang hingga Pukul 02.00 WIB

Malam Tahun Baru, Jam Operasional KRL Diperpanjang hingga Pukul 02.00 WIB

Megapolitan
Kusni Kasdut Penjahat yang Fenomenal: Tobat Setelah Empat Vonis Hakim (4)

Kusni Kasdut Penjahat yang Fenomenal: Tobat Setelah Empat Vonis Hakim (4)

Megapolitan
Kapasitas Jakarta International Stadium 82.000 Penonton

Kapasitas Jakarta International Stadium 82.000 Penonton

Megapolitan
PT KAI Beri Kompensasi atas Keterlambatan Kereta Api Antarkota

PT KAI Beri Kompensasi atas Keterlambatan Kereta Api Antarkota

Megapolitan
Jalani Adegan Rekonstruksi, Begini Cara Tersangka Siram Korban dengan Air Keras

Jalani Adegan Rekonstruksi, Begini Cara Tersangka Siram Korban dengan Air Keras

Megapolitan
Mengenal Dua Jenis Marka di Jalur Sepeda

Mengenal Dua Jenis Marka di Jalur Sepeda

Megapolitan
Sejumlah Rumah di Tangsel Retak, Warga Diminta Mengungsi

Sejumlah Rumah di Tangsel Retak, Warga Diminta Mengungsi

Megapolitan
BPBD Tangsel Buat Serapan Air untuk Cegah Longsor karena Pergeseran Tanah

BPBD Tangsel Buat Serapan Air untuk Cegah Longsor karena Pergeseran Tanah

Megapolitan
Ditegur karena Tak Sopan, Anggota Ormas Pukuli Kuli Bangunan di Pondok Aren

Ditegur karena Tak Sopan, Anggota Ormas Pukuli Kuli Bangunan di Pondok Aren

Megapolitan
Orangtua Ungkap Alasan Mau Berdamai dengan SMA Gonzaga Terkait Murid Tinggal Kelas

Orangtua Ungkap Alasan Mau Berdamai dengan SMA Gonzaga Terkait Murid Tinggal Kelas

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X