7 Ribu Km Jalur Pedestrian di Jakbar Harus Diperbaiki

Kompas.com - 03/08/2017, 11:27 WIB
Jalur pedestrian di Taman Daan Mogot, Cengkareng, Jakarta Barat, Rabu (2/8/2017). Kompas.com/Sherly PuspitaJalur pedestrian di Taman Daan Mogot, Cengkareng, Jakarta Barat, Rabu (2/8/2017).
|
EditorIndra Akuntono


JAKARTA, KOMPAS.com -
Kepala Suku Dinas Bina Marga Jakarta Barat, Riswan Efendi mengatakan ada ribuan kilometer jalur pejalan kaki (pedestrian) di Jakarta Barat yang harus diperbaiki.

"Kalau di Jakarta Barat panjang jalannya 7.000 kilometer, itu harus diremajakan jalur pedestriannya," ujar Riswan, kepada Kompas.com, Kamis (3/8/2017).

Riswan melanjutkan, perbaikan jalur pedestrian di Jakarta Barat tidak akan diseragamkan fasilitasnya seperti di jalur pedestrian di kawasan Daan Mogot, Cengkareng, Jakarta Barat.

"Jadi kalau yang sudah kami remajakan di Daan Mogot itu kan kebetulan ada lahan kurang lebih 3-5 meter, jadi bisa dibuat juga jalur sepeda dan taman-taman yang cukup luas," kata dia.

(baca: Jalan Panjang Mewujudkan Trotoar Ideal untuk Pejalan Kaki...)

Menurut Riswan, perbaikan jalur pedestrian juga harus menyesuaikan kondisi lahan yang tersedia.

"Misalkan betul-betul tidak ada space, kami tutup bagian atas saluran air dan kami jadikan trotoar," ucap Riswan.

Trotoar di kawasan Daan Mogot merupakan trotoar percontohan di wilayah Jakarta Barat. Trotoar tersebut dilengkapi taman, jalur sepeda, ubin pengarah disabilitas, bangku-bangku, dan saluran drainase yang baik.

"Jadi jalur pedestrian di Daan Mogot itu merupakan jalur percontohan peremajaan trotoar. Panjangnya 800 meter dan menghabiskan dana sebesar Rp 5 miliar," ujar Riswan.

(baca: Biaya Peremajaan Trotoar Daan Mogot Rp 5 Miliar untuk 800 Meter)

Menangkan Samsung A71 dan Voucher Belanja. Ikuti Kuis Hoaks / Fakta dan kumpulkan poinnya. *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kontroversi Pernyataan Sekda DKI soal Banjir Dinikmati, Dinilai Tak Punya Empati hingga Tutupi Kesalahan Anies

Kontroversi Pernyataan Sekda DKI soal Banjir Dinikmati, Dinilai Tak Punya Empati hingga Tutupi Kesalahan Anies

Megapolitan
Demo Ojek Online di DPR, Menolak Pembatasan Jalan hingga Sweeping Pengemudi

Demo Ojek Online di DPR, Menolak Pembatasan Jalan hingga Sweeping Pengemudi

Megapolitan
Kronologi Perampokan Toko Emas di Pasar Pecah Kulit, Mengasak 4 Kg Emas hingga Tembak Petugas Sampah

Kronologi Perampokan Toko Emas di Pasar Pecah Kulit, Mengasak 4 Kg Emas hingga Tembak Petugas Sampah

Megapolitan
BMKG: Sabtu Pagi, Jakarta Hujan Lokal

BMKG: Sabtu Pagi, Jakarta Hujan Lokal

Megapolitan
Kerugian Toko Emas Tamansari akibat Disatroni Maling Belum Dapat Pastikan

Kerugian Toko Emas Tamansari akibat Disatroni Maling Belum Dapat Pastikan

Megapolitan
Soal Banjir Dinikmati, PSI DKI Nilai Pernyataan Sekda Menyakiti Hati Masyarakat

Soal Banjir Dinikmati, PSI DKI Nilai Pernyataan Sekda Menyakiti Hati Masyarakat

Megapolitan
Lurah Pastikan Suplai Logistik Pengungsi Banjir Cipinang Melayu Memadai

Lurah Pastikan Suplai Logistik Pengungsi Banjir Cipinang Melayu Memadai

Megapolitan
Polisi Kejar Perampok Bersenjata yang Satroni Toko Emas di Pasar Pecak Kulit

Polisi Kejar Perampok Bersenjata yang Satroni Toko Emas di Pasar Pecak Kulit

Megapolitan
Revitalisasi Monas dan Formula E, Ombudsman: Pejabat yang Rusak Cagar Budaya Bisa Dipidana

Revitalisasi Monas dan Formula E, Ombudsman: Pejabat yang Rusak Cagar Budaya Bisa Dipidana

Megapolitan
Banjir Makin Tinggi, Warga Cipinang Melayu Kembali Penuhi Posko Pengungsian

Banjir Makin Tinggi, Warga Cipinang Melayu Kembali Penuhi Posko Pengungsian

Megapolitan
Masker Ilegal di Cakung Didistribusikan ke Rumah Sakit

Masker Ilegal di Cakung Didistribusikan ke Rumah Sakit

Megapolitan
Ombudsman Minta Revitalisasi Monas dan Sirkuit Formula E Dimoratorium

Ombudsman Minta Revitalisasi Monas dan Sirkuit Formula E Dimoratorium

Megapolitan
Banjir Lagi di Cipinang Melayu, Warga Mulai Mengungsi

Banjir Lagi di Cipinang Melayu, Warga Mulai Mengungsi

Megapolitan
Saudi Larang Umrah Sementara, 48 Jemaah Asal Bekasi Batal Berangkat

Saudi Larang Umrah Sementara, 48 Jemaah Asal Bekasi Batal Berangkat

Megapolitan
Drainase Buruk hingga Persoalan Mandeknya Normalisasi Bakal Jadi Prioritas Pansus Banjir Jakarta

Drainase Buruk hingga Persoalan Mandeknya Normalisasi Bakal Jadi Prioritas Pansus Banjir Jakarta

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X