Perbaikan Trotoar Sekitar Terminal Grogol Perlu Anggaran Rp 15 Miliar

Kompas.com - 10/08/2017, 15:27 WIB
Dinas Bina Marga DKI Jakarta telah memulai proyek perbaikan jalur pedestrian atau trotoar di kawasan sekitar Terminal Grogol yang terlrtak di jalan Kyai Tapa, Grogol Petamburan, Jakarta Barat, Kamis (10/8/2017). Kompas.com/Sherly PuspitaDinas Bina Marga DKI Jakarta telah memulai proyek perbaikan jalur pedestrian atau trotoar di kawasan sekitar Terminal Grogol yang terlrtak di jalan Kyai Tapa, Grogol Petamburan, Jakarta Barat, Kamis (10/8/2017).
|
EditorIndra Akuntono


JAKARTA, KOMPAS.com -
Dinas Bina Marga DKI Jakarta memulai proyek perbaikan jalur pedestrian atau trotoar di sekitar Terminal Grogol, di Jalan Kyai Tapa, Grogol Petamburan, Jakarta Barat.

Petugas Dinas Bina Marga DKI Jakarta sudah menyiapkan berbagai material perbaikan dan memasang kerangka besi sebagai langkah awal perbaikan trotoar.

"Kami telah memulai proyek penataan jalur pedestrian di wilayah tersebut (Terminal Grogol) dan juga sepanjang jalan Kyai Tapa, Jakarta Barat," ujar Kepala Seksi Pembangunan dan Peningkatan Kelengkapan Prasarana Jalan Dinas Bina Marga DKI Jakarta Ricky Janus ketika dihubungi Kompas.com, Kamis (10/8/2017).

(baca: Djarot Bercerita Tentang Pembangunan Trotoar Kota Moskwa)

Ricky mengatakan, perbaikan jalur pedestrian itu menggunakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) DKI.

"Anggaran yang kami siapkan untuk proyek ini Rp 15 miliar," kata dia.

Ricky mengatakan, perbaikan jalur pedestrian sepanjang 1,9 kilometer itu ditargetkan rampung awal Desember 2017.

Menurut Ricky, jalur pedestrian di jalan Kyai Tapa akan dilengkapi dengan plaza, bangku, bollard untuk mencegah kendaraan masuk area trotoar, ubin pemandu dan buffer taman.

"Nah, plaza itu seperti trotoar yang luas, nanti ada di lokasi dekat Universitas Trisakti di tikungan jalan Kyai Tapa ke jalan S Parman," tutupnya.



Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

PSI Nilai Sikap Anies soal Toa dalam Hadapi Banjir Tak Konsisten dan Coba-coba

PSI Nilai Sikap Anies soal Toa dalam Hadapi Banjir Tak Konsisten dan Coba-coba

Megapolitan
Pemprov DKI Masih Kaji Perlombaan yang Boleh Diadakan Saat 17 Agustus

Pemprov DKI Masih Kaji Perlombaan yang Boleh Diadakan Saat 17 Agustus

Megapolitan
UPDATE 8 Agustus: Tambah 721 Kasus Positif Covid-19, DKI Kembali Catat Lonjakan Tertinggi

UPDATE 8 Agustus: Tambah 721 Kasus Positif Covid-19, DKI Kembali Catat Lonjakan Tertinggi

Megapolitan
Saluran Injeksi Bocor, Sebuah Truk Terbakar di Pinggir Tol Cakung

Saluran Injeksi Bocor, Sebuah Truk Terbakar di Pinggir Tol Cakung

Megapolitan
Sekelompok Warga Datangi Rumah Sakit di Grogol Minta Jenazah Dikeluarkan

Sekelompok Warga Datangi Rumah Sakit di Grogol Minta Jenazah Dikeluarkan

Megapolitan
Bantah Pasar Jaya, Pihak Keluarga Pastikan Satu Pedagang Pasar Mayestik Meninggal karena Covid-19

Bantah Pasar Jaya, Pihak Keluarga Pastikan Satu Pedagang Pasar Mayestik Meninggal karena Covid-19

Megapolitan
Hemat Pengeluaran Kuota Internet, Guru Diminta Manfaatkan Wifi Sekolah

Hemat Pengeluaran Kuota Internet, Guru Diminta Manfaatkan Wifi Sekolah

Megapolitan
Pemprov DKI Sebut Flyover Tapal Kuda Lenteng Agung dan Tanjung Barat Bisa Jadi Ikon Jakarta

Pemprov DKI Sebut Flyover Tapal Kuda Lenteng Agung dan Tanjung Barat Bisa Jadi Ikon Jakarta

Megapolitan
Kisah Surjana, Penjual Bendera Musiman yang Merantau ke Jakarta Sejak Umur 10 Tahun

Kisah Surjana, Penjual Bendera Musiman yang Merantau ke Jakarta Sejak Umur 10 Tahun

Megapolitan
Syarat Jadi Agen Detektif Wanita: Cantik dan Pintar Berkamuflase untuk Uji Kesetiaan Lelaki

Syarat Jadi Agen Detektif Wanita: Cantik dan Pintar Berkamuflase untuk Uji Kesetiaan Lelaki

Megapolitan
Pemkot Bekasi Bagikan Ribuan Paket Sembako kepada Korban PHK Selama Pandemi

Pemkot Bekasi Bagikan Ribuan Paket Sembako kepada Korban PHK Selama Pandemi

Megapolitan
Sebuah Gudang di Penjaringan Terbakar, Diduga akibat Korsleting

Sebuah Gudang di Penjaringan Terbakar, Diduga akibat Korsleting

Megapolitan
Jasa Detektif Wanita, Lihai Menggoda Pria-pria Nakal yang Tak Setia

Jasa Detektif Wanita, Lihai Menggoda Pria-pria Nakal yang Tak Setia

Megapolitan
Harga Bendera Merah Putih di Pinggir Jalan, Paling Murah Rp 15.000

Harga Bendera Merah Putih di Pinggir Jalan, Paling Murah Rp 15.000

Megapolitan
Diduga Korsleting, Rumah Dua Lantai di Penjaringan Terbakar

Diduga Korsleting, Rumah Dua Lantai di Penjaringan Terbakar

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X