Bangunan SD dan TK Akan Digusur untuk Pembangunan SMKN 12 Kota Bekasi - Kompas.com

Bangunan SD dan TK Akan Digusur untuk Pembangunan SMKN 12 Kota Bekasi

Kompas.com - 15/08/2017, 14:59 WIB
Yayasan Miftahul Jannah yang terdiri dari SD, PAUD, dan TK Islam Gembira terancam digusur untuk pembangunan gedung SMKN 12 Kota Bekasi, Selasa (15/8/2017). KOMPAS.COM/Anggita Muslimah Yayasan Miftahul Jannah yang terdiri dari SD, PAUD, dan TK Islam Gembira terancam digusur untuk pembangunan gedung SMKN 12 Kota Bekasi, Selasa (15/8/2017).


BEKASI, KOMPAS.com –
Bangunan sekolah jenjang pendidikan anak usia dini (PAUD), taman kanak-kanak (TK) Islam Gembira, dan sekolah dasar (SD) milik Yayasan Miftahul Jannah akan digusur karena berdiri di atas lahan fasilitas umum dan sosial di Kelurahan Jatibening Baru, Kota Bekasi. Luas lahan tersebut mencapai 5.000 meter.

Pemilik Yayasan Miftahul Jannah, Haminto Hari, mengakui bahwa yayasan dan sekolahnya itu memang berdiri di atas lahan fasum dan fasos. Namun, dia menyatakan selalu membayar sewa sekitar Rp 24 juta setahun kepada Pemerintah Kota Bekasi.
 
Pada 2015, yayasan tersebut tidak lagi diberikan izin menggunakan lahan itu karena ada rencana pembangunan SMK Negeri 12 Kota Bekasi.

“Kami sudah membangun yayasan ini sejak tahun 1985 dan selama ini taat membayar sewa per tahun. Tapi 2015 Pemkot punya rencana lain untuk membangun SMKN 12,” ujar Haminto saat ditemui usai mediasi dengan Dinas Pendidikan Kota Bekasi di Kantor Kelurahan Jatibening Baru, Kota Bekasi, Selasa (15/8/2017).

Haminto menjelaskan, ada 300 siswa-siswi di yayasan tersebut dan merupakan warga sekitar sekolah. Dia menegaskan orangtua murid menolak jika diminta pindah sekolah ke lokasi lain.

Sekolah ini harus tetap berdiri karena siswa di sini adalah masyarakat Jatibening 2. Kami sepakat dengan wali murid akan terus mempertahankan, walaupun kami harus belajar di tenda di pinggir jalan. Ini fasos fasum kami, kami tidak akan pindah kemana pun,” kata Haminto.

Sementara itu, Haminto menjelaskan Wali Kota Bekasi pun enggan untuk diajak berbicara mengenai persoalan ini.

Kompas TV Lebih dari 900 relawan pengajar dan tim dokumentasi dari berbagai profesi bertemu dengan anak-anak siswa SD di berbagai wilayah Ibu Kota.


EditorIndra Akuntono

Komentar

Terkini Lainnya

Uni Emirat Arab Siap Dukung Penarikan Mundur Pemberontak Yaman

Uni Emirat Arab Siap Dukung Penarikan Mundur Pemberontak Yaman

Internasional
Pemkot Jakbar Cari Lokasi Pengganti Tempat Pembuangan Sampah yang Dikeluhkan Warga

Pemkot Jakbar Cari Lokasi Pengganti Tempat Pembuangan Sampah yang Dikeluhkan Warga

Megapolitan
Tugas Perdana dari Mendagri, Pj Gubernur Sumut Datangi Danau Toba

Tugas Perdana dari Mendagri, Pj Gubernur Sumut Datangi Danau Toba

Regional
KPU NTT Kesulitan Atur Akun Medsos yang Kampanye Saat Masa Tenang

KPU NTT Kesulitan Atur Akun Medsos yang Kampanye Saat Masa Tenang

Regional
Menengok Saluran Air Penuh Sampah di Duren Sawit

Menengok Saluran Air Penuh Sampah di Duren Sawit

Megapolitan
Cerita Korban Terpeleset Cairan Licin Diduga Oli di Pejompongan

Cerita Korban Terpeleset Cairan Licin Diduga Oli di Pejompongan

Megapolitan
415 Pengamat Internasional Terakreditasi Pantau Pemilu Turki

415 Pengamat Internasional Terakreditasi Pantau Pemilu Turki

Internasional
Jika Ada Polisi Tidak Netral di Pilkada Jabar, Laporkan ke Kapolda

Jika Ada Polisi Tidak Netral di Pilkada Jabar, Laporkan ke Kapolda

Regional
Nurdin Halid Ungkap Ada Menteri Intervensi Pilkada Sulsel Sampai Ancam Bupati

Nurdin Halid Ungkap Ada Menteri Intervensi Pilkada Sulsel Sampai Ancam Bupati

Regional
Antisipasi 'Serangan Fajar' di Pilkada Jatim, PDI-P Intruksikan Kadernya Ronda

Antisipasi "Serangan Fajar" di Pilkada Jatim, PDI-P Intruksikan Kadernya Ronda

Nasional
'Baju Kertasku', Saat Kertas Bekas Jadi Berkah Bagi Keluarga Tak Mampu

"Baju Kertasku", Saat Kertas Bekas Jadi Berkah Bagi Keluarga Tak Mampu

Megapolitan
Dorong Pilkada Damai, MUI dan Polda Jabar Gelar Halal Bihalal dan Istigtsah

Dorong Pilkada Damai, MUI dan Polda Jabar Gelar Halal Bihalal dan Istigtsah

Regional
Basarnas akan Menganalisa Temuan Objek di Kedalaman 490 Meter di Danau Toba

Basarnas akan Menganalisa Temuan Objek di Kedalaman 490 Meter di Danau Toba

Regional
Tim Pemenangan Sudirman-Ida Protes TPS Digelar di Dalam Rumah

Tim Pemenangan Sudirman-Ida Protes TPS Digelar di Dalam Rumah

Regional
Pulangkan Sisa Jenazah Tentara Korban Perang, AS Kirim 100 Peti Mati ke Korea

Pulangkan Sisa Jenazah Tentara Korban Perang, AS Kirim 100 Peti Mati ke Korea

Internasional

Close Ads X