Pencuri yang Gunakan Sajam di Jakut Mengaku Sudah Beraksi 20 Kali

Kompas.com - 31/08/2017, 17:42 WIB
Kapolres Metro Jakarta Utara Kombes Pol Dwiyono saat merilis kasus pencurian dengan kekerasan di Mapolsek Tanjung Priok, Kamis (31/8/2017). Ridwan Aji Pitoko/KOMPAS.comKapolres Metro Jakarta Utara Kombes Pol Dwiyono saat merilis kasus pencurian dengan kekerasan di Mapolsek Tanjung Priok, Kamis (31/8/2017).
|
EditorDian Maharani

JAKARTA, KOMPAS.com - Polisi membekuk tiga orang pelaku pencurian dengan kekerasan yang kerap beroperasi di wilayah Jakarta Utara, Jakarta Pusat, dan Jakarta Selatan.

Kapolres Metro Jakarta Utara Kombes Pol Dwiyono menjelaskan, ketiga pelaku yang berinisial R (22), I (32), dan A (22) itu telah melakukan aksi pencurian dengan kekerasan beberapa kali di tiga wilayah tersebut.

"R mengaku sudah 20 kali menjalankan aksinya dan berdasarkan pemeriksaan baru sekarang tertangkap," jelas Dwiyono, di Halaman Mapolsek Tanjung Priok, Kamis (31/8/2017).

Adapun modus yang digunakan ketiga pelaku tersebut adalah dengan membuntuti warga utamanya perempuan yang membawa barang-barang mewah seperti perhiasan, handphone, dan bahkan tas.

 

Baca: Polisi Tangkap 3 Pencuri yang Gunakan Senjata Tajam

Ketiga pelaku, lanjut Dwiyono, juga tidak segan melukai korbannya yang melawan menggunakan senjata tajam yang dibawanya, seperti celurit dan golok.

"Kalau korbannya melakukan perlawanan, tiga pelaku ini tak segan membacok korbannya itu di lokasi mereka beraksi. Hanya saja, saat ini masih dalam pengembangan terkait ada atau tidak salah satu korbannya sudah dilukai oleh tiga pelaku ini kala beraksi. Namun, pengakuan ketiga pelaku ini ketika diperiksa petugas, tak pernah melukai korbannya," imbuhnya.

Akibat perbuatannya, polisi menjerat ketiga pelaku menggunakan Pasal 365 KUHP dengan ancaman bui selama lebih dari 12 tahun.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Gubuk Kayu yang Dibangun Korban Penggusuran Sunter Agung Dibongkar Satpol PP

Gubuk Kayu yang Dibangun Korban Penggusuran Sunter Agung Dibongkar Satpol PP

Megapolitan
Antisipasi Kebakaran Susulan, Damkar Siaga di SMK Yadika 6 Pondok Gede

Antisipasi Kebakaran Susulan, Damkar Siaga di SMK Yadika 6 Pondok Gede

Megapolitan
Bea dan Cukai Bandara Soekarno-Hatta Gagalkan Penyelundupan Narkoba oleh 4 WNA

Bea dan Cukai Bandara Soekarno-Hatta Gagalkan Penyelundupan Narkoba oleh 4 WNA

Megapolitan
Pemkot Tangsel Targetkan Keruk 12.000 Ton Endapan Lumpur di Situ Parigi

Pemkot Tangsel Targetkan Keruk 12.000 Ton Endapan Lumpur di Situ Parigi

Megapolitan
Keluarga Protes Pembatasan Kunjungan Keluarga Tersangka Kasus Pengibaran Bintang Kejora

Keluarga Protes Pembatasan Kunjungan Keluarga Tersangka Kasus Pengibaran Bintang Kejora

Megapolitan
Api Muncul Lagi di SMK Yadika 6 Pondok Gede karena Tumpukan Buku Belum Padam Sempurna

Api Muncul Lagi di SMK Yadika 6 Pondok Gede karena Tumpukan Buku Belum Padam Sempurna

Megapolitan
BERITA FOTO: Sesak di Jalan Tikus Pasar Minggu

BERITA FOTO: Sesak di Jalan Tikus Pasar Minggu

Berita Foto
[VIDEO] Jalur Sepeda Jakarta, Dimulai Foke, Dilanjutkan Anies Baswedan

[VIDEO] Jalur Sepeda Jakarta, Dimulai Foke, Dilanjutkan Anies Baswedan

Megapolitan
Api Kembali Menyala di Lantai 2 SMK Yadika 6 Pondok Gede Siang Ini

Api Kembali Menyala di Lantai 2 SMK Yadika 6 Pondok Gede Siang Ini

Megapolitan
Nasib Oknum Satpol PP yang Diduga Bobol ATM, Tak Gajian dan Dinonaktifkan

Nasib Oknum Satpol PP yang Diduga Bobol ATM, Tak Gajian dan Dinonaktifkan

Megapolitan
Polisi Akan Periksa Istri Pria yang Bakar Diri di Cipayung

Polisi Akan Periksa Istri Pria yang Bakar Diri di Cipayung

Megapolitan
Diduga Mau Jadi TKI Ilegal, Keberangkatan Ratusan WNI Ditunda oleh Pihak Imigrasi

Diduga Mau Jadi TKI Ilegal, Keberangkatan Ratusan WNI Ditunda oleh Pihak Imigrasi

Megapolitan
Kontroversi Sukmawati: Ijazah Palsu, Laporkan Rizieq, dan Dugaan Penodaan Agama

Kontroversi Sukmawati: Ijazah Palsu, Laporkan Rizieq, dan Dugaan Penodaan Agama

Megapolitan
Pulang Umrah, Oknum Satpol PP Jakbar Langsung Diperiksa Hari Ini Terkait Pembobolan ATM

Pulang Umrah, Oknum Satpol PP Jakbar Langsung Diperiksa Hari Ini Terkait Pembobolan ATM

Megapolitan
Gedung Hangus, Siswa SMK Yadika 6 Pindah Gedung dan Belajar di Aula

Gedung Hangus, Siswa SMK Yadika 6 Pindah Gedung dan Belajar di Aula

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X