Djarot Puji Patung Berbahan Batu Tembok Berlin yang Akan Diletakkan di Kalijodo

Kompas.com - 07/09/2017, 18:58 WIB
Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat menyaksikan penandatanganan kerjasama antara Dinas Kehutanan, Pertamanan, dan Pemakaman dengan seniman Respati Teguh Santoro Ostenrik terkait sumbangan Patung Menembus Batas ke RPTRA dan RTH Kalijodo di Balai Kota DKI Jakarta, Jalan Medan Merdeka Selatan, Kamis (7/9/2017). KOMPAS.com/NURSITA SARIGubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat menyaksikan penandatanganan kerjasama antara Dinas Kehutanan, Pertamanan, dan Pemakaman dengan seniman Respati Teguh Santoro Ostenrik terkait sumbangan Patung Menembus Batas ke RPTRA dan RTH Kalijodo di Balai Kota DKI Jakarta, Jalan Medan Merdeka Selatan, Kamis (7/9/2017).
Penulis Nursita Sari
|
EditorIndra Akuntono


JAKARTA, KOMPAS.com -
Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat memuji "Patung Menembus Batas" yang akan diletakkan di Ruang Publik Terpadu Ramah Anak - Ruang Terbuka Hijau (RPTRA-RTH) Kalijodo sebagai karya monumental karena berbahan batu dari Tembok Berlin.

Djarot berterima kasih kepada seniman Respati Teguh Santoro Ostenrik yang telah menyumbangkan karyanya itu.

"Saya sangat berterima kasih kepada Pak Teguh beserta Ibu yang menyumbangkan karyanya yang kalau menurut saya cukup monumental, karena di kawasan Asia tidak banyak negara yang mempunyai koleksi lempengan Tembok Berlin," ujar Djarot, di Balai Kota DKI Jakarta, Jalan Medan Merdeka Selatan, Kamis (7/9/2017).

(baca: Perjalanan Panjang "Patung Menembus Batas" hingga Temukan Kalijodo...)

Design tata letak batu dari tembok Berlin yang akan diletakkan di Kalijodo.(dok. Yori Antar) Design tata letak batu dari tembok Berlin yang akan diletakkan di Kalijodo.

Djarot berharap Patung Menembus Batas menjadi simbol perdamaian dan persatuan yang ditempatkan di Kalijodo.

"Berjodohlah di situ supaya perdamaian Indonesia dimulai dari Kalijodo seperti ini, sebagai lambang pengingat atas karya Pak Teguh Ostenrik yang sangat luar biasa," kata Djarot.

(baca: 4 Batu dari Tembok Berlin yang Disumbangkan ke Kalijodo Senilai Rp 62,3 Miliar)

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Pemprov DKI Jakarta diwakili Dinas Kehutanan, Pertamanan, dan Pemakaman menandatangani perjanjian kerja sama dengan Teguh terkait sumbangan Patung Menembus Batas itu.

Dalam perjanjian kerja sama tersebut, Teguh menyerahkan empat segmen pecahan Tembok Berlin dengan ukuran 120x360x120 sentimeter. Setiap segmen Tembok Berlin itu memiliki berat 2 ton.

Selain itu, Teguh juga menyerahkan 14 figur manusia baja seberat 700 kilogram.



Video Rekomendasi

Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Wagub DKI: Sekalipun Sudah Vaksin, Bukan Berarti Bebas Tak Jalankan Prokes

Wagub DKI: Sekalipun Sudah Vaksin, Bukan Berarti Bebas Tak Jalankan Prokes

Megapolitan
Bagaimana Harimau Tino dan Hari di Ragunan Tertular Covid-19? Ini Kata Dokter Hewan

Bagaimana Harimau Tino dan Hari di Ragunan Tertular Covid-19? Ini Kata Dokter Hewan

Megapolitan
Hasil Penjualan Sapi 23 Pedagang di Depok Dibawa Kabur, Kerugian Ditaksir Rp 1,4 Miliar

Hasil Penjualan Sapi 23 Pedagang di Depok Dibawa Kabur, Kerugian Ditaksir Rp 1,4 Miliar

Megapolitan
Dua Harimau Sumatera di Ragunan Terpapar Covid-19, Anies: Sudah Ada Tanda-tanda Kesembuhan

Dua Harimau Sumatera di Ragunan Terpapar Covid-19, Anies: Sudah Ada Tanda-tanda Kesembuhan

Megapolitan
Video Tawuran Pemuda di Bintaro Viral, Saksi Sebut Ada yang Bawa Sajam

Video Tawuran Pemuda di Bintaro Viral, Saksi Sebut Ada yang Bawa Sajam

Megapolitan
UPDATE 1 Agustus: Tambah 2.701 Kasus Covid-19 di Jakarta, 15.884 Orang Kini Berjuang Sembuh

UPDATE 1 Agustus: Tambah 2.701 Kasus Covid-19 di Jakarta, 15.884 Orang Kini Berjuang Sembuh

Megapolitan
Makan Harus Tunjukkan Surat Vaksin, Pengusaha Warteg: Kebijakan yang Mengada-ada

Makan Harus Tunjukkan Surat Vaksin, Pengusaha Warteg: Kebijakan yang Mengada-ada

Megapolitan
Ketua Pengusaha Warteg: Kebijakan Makan 20 Menit Tak Tepat, Menu Kami Kan Bervariasi...

Ketua Pengusaha Warteg: Kebijakan Makan 20 Menit Tak Tepat, Menu Kami Kan Bervariasi...

Megapolitan
Ada Aduan Pungli Bansos Kemensos, Ombudsman Minta Pemkot Tangerang Ikut Pantau Penyalurannya

Ada Aduan Pungli Bansos Kemensos, Ombudsman Minta Pemkot Tangerang Ikut Pantau Penyalurannya

Megapolitan
Efek Pandemi Covid-19, Banyak Pengusaha Warteg Pulang Kampung ke Tegal dan Brebes

Efek Pandemi Covid-19, Banyak Pengusaha Warteg Pulang Kampung ke Tegal dan Brebes

Megapolitan
Sejak Awal Pandemi, Ada 13.912 Anak Terpapar Covid-19 di Kota Bekasi

Sejak Awal Pandemi, Ada 13.912 Anak Terpapar Covid-19 di Kota Bekasi

Megapolitan
Anies Paparkan Bukti PPKM Darurat di Jakarta Berhasil Turunkan Kasus Covid-19

Anies Paparkan Bukti PPKM Darurat di Jakarta Berhasil Turunkan Kasus Covid-19

Megapolitan
Pria Tanpa Identitas Ditemukan Tewas Mengambang di Sungai Cisadane

Pria Tanpa Identitas Ditemukan Tewas Mengambang di Sungai Cisadane

Megapolitan
Pengendara Moge Tabrak Pemotor Honda Beat hingga Tewas, Polisi: Itu Konvoi, Mereka Sunmori...

Pengendara Moge Tabrak Pemotor Honda Beat hingga Tewas, Polisi: Itu Konvoi, Mereka Sunmori...

Megapolitan
Anies: Alasan Tidak Bisa Vaksin di Jakarta Sulit Diterima, Anda Bisa Akses di Mana Saja

Anies: Alasan Tidak Bisa Vaksin di Jakarta Sulit Diterima, Anda Bisa Akses di Mana Saja

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X