Dinas Perumahan Akan Klasifikasi Warga yang Tinggal di Rusun - Kompas.com

Dinas Perumahan Akan Klasifikasi Warga yang Tinggal di Rusun

Kompas.com - 14/09/2017, 16:43 WIB
Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Permukiman DKI Jakarta Agustino Darmawan, saat ditemui di kantornya, Selasa (5/9/2017).Kompas.com/Sherly Puspita Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Permukiman DKI Jakarta Agustino Darmawan, saat ditemui di kantornya, Selasa (5/9/2017).

JAKARTA, KOMPAS.com - Kepala Dinas Perumahan dan Permakaman DKI Jakarta Agustino Darmawan berencana untuk mengelompokan warga rusun. Warga akan dikelompokan ke dalam kategori warga mampu, tidak mampu, dan juga lansia.

"Nanti kami akan kaji lagi bagaimana caranya menkluster warga yang tidak mampu, orang tua, itu berapa jumlahnya," ujar Agustino di Gedung DPRD DKI Jakarta, Jalan Kebon Sirih, Kamis (14/9/2017).

Setelah dikelompokan, Dinas Perumahan menjadi mudah dalam membuat aturan. Warga rusun yang sudah lansia bisa saja dibebaskan dari iuran tiap bulan. Sedangkan warga yang tidak mampu bisa dibantu dengan dana Bazis DKI dan juga Dinas Sosial DKI Jakarta.

 

Baca: Di Depan Kadis Perumahan, Penunggak Sewa Rusun Ceritakan Kesulitannya

Agus ingin semua itu dikumpulkan dalam sebiah database sebab selama ini Dinas Perumahan belum memiliki database penghuni rusun.

"Saya sayangkan di Dinas Perumahan ini tidak ada database. Padahal manfaatnya kan banyak, masalah tunggakan bisa kelihatan, demografi juga kelihatan, usia, penyakit, banyak sekali manfaatnya," ujar Agustino.

Kompas TV Tunggak Bayar Sewa, 105 Unit di Rusunawa Tambora Disegel

 


EditorDian Maharani
Komentar

Terkini Lainnya

Uni Emirat Arab Siap Dukung Penarikan Mundur Pemberontak Yaman

Uni Emirat Arab Siap Dukung Penarikan Mundur Pemberontak Yaman

Internasional
Pemkot Jakbar Cari Lokasi Pengganti Tempat Pembuangan Sampah yang Dikeluhkan Warga

Pemkot Jakbar Cari Lokasi Pengganti Tempat Pembuangan Sampah yang Dikeluhkan Warga

Megapolitan
Tugas Perdana dari Mendagri, Pj Gubernur Sumut Datangi Danau Toba

Tugas Perdana dari Mendagri, Pj Gubernur Sumut Datangi Danau Toba

Regional
KPU NTT Kesulitan Atur Akun Medsos yang Kampanye Saat Masa Tenang

KPU NTT Kesulitan Atur Akun Medsos yang Kampanye Saat Masa Tenang

Regional
Menengok Saluran Air Penuh Sampah di Duren Sawit

Menengok Saluran Air Penuh Sampah di Duren Sawit

Megapolitan
Cerita Korban Terpeleset Cairan Licin Diduga Oli di Pejompongan

Cerita Korban Terpeleset Cairan Licin Diduga Oli di Pejompongan

Megapolitan
415 Pengamat Internasional Terakreditasi Pantau Pemilu Turki

415 Pengamat Internasional Terakreditasi Pantau Pemilu Turki

Internasional
Jika Ada Polisi Tidak Netral di Pilkada Jabar, Laporkan ke Kapolda

Jika Ada Polisi Tidak Netral di Pilkada Jabar, Laporkan ke Kapolda

Regional
Nurdin Halid Ungkap Ada Menteri Intervensi Pilkada Sulsel Sampai Ancam Bupati

Nurdin Halid Ungkap Ada Menteri Intervensi Pilkada Sulsel Sampai Ancam Bupati

Regional
Antisipasi 'Serangan Fajar' di Pilkada Jatim, PDI-P Intruksikan Kadernya Ronda

Antisipasi "Serangan Fajar" di Pilkada Jatim, PDI-P Intruksikan Kadernya Ronda

Nasional
'Baju Kertasku', Saat Kertas Bekas Jadi Berkah Bagi Keluarga Tak Mampu

"Baju Kertasku", Saat Kertas Bekas Jadi Berkah Bagi Keluarga Tak Mampu

Megapolitan
Dorong Pilkada Damai, MUI dan Polda Jabar Gelar Halal Bihalal dan Istigtsah

Dorong Pilkada Damai, MUI dan Polda Jabar Gelar Halal Bihalal dan Istigtsah

Regional
Basarnas akan Menganalisa Temuan Objek di Kedalaman 490 Meter di Danau Toba

Basarnas akan Menganalisa Temuan Objek di Kedalaman 490 Meter di Danau Toba

Regional
Tim Pemenangan Sudirman-Ida Protes TPS Digelar di Dalam Rumah

Tim Pemenangan Sudirman-Ida Protes TPS Digelar di Dalam Rumah

Regional
Pulangkan Sisa Jenazah Tentara Korban Perang, AS Kirim 100 Peti Mati ke Korea

Pulangkan Sisa Jenazah Tentara Korban Perang, AS Kirim 100 Peti Mati ke Korea

Internasional

Close Ads X