Pria yang Bacok Istri dan Anak Perempuannya di Ciledug Ditangkap - Kompas.com

Pria yang Bacok Istri dan Anak Perempuannya di Ciledug Ditangkap

Kompas.com - 14/09/2017, 18:05 WIB
Foto ilustrasi borgol. Josephus Primus Foto ilustrasi borgol.

TANGERANG, KOMPAS.com - I Gede Agung Sudaryana (45) diamankan jajaran Polres Metro Tangerang usai membacok istri dan anaknya sendiri di rumahnya, Jalan Raden Fatah, Kelurahan Sudimara Selatan, Kecamatan Ciledug, Kota Tangerang, Kamis (14/9/2017) siang.

Waktu penangkapan Gede dari peristiwa berlangsung hingga diamankan tercatat hanya memakan waktu beberapa jam.

"Kejadian pukul 09.05 WIB, pelaku dapat diamankan di daerah ruko Ciledug Mas, Kecamatan Karang Tengah sekitar pukul 13.30 WIB oleh Reskrim Polres bersama Kapolsek Ciledug," kata Kapolres Metro Tangerang Komisaris Besar Harry Kurniawan kepada pewarta pada Kamis petang.

Menurut Harry, Gede dipastikan sebagai pelaku tunggal dalam pembacokan terhadap Sumilih (40) dan Rosmani (17).

Baca: Gede Diburu Polisi karena Bacok Istri dan Anak Perempuannya di Ciledug

Akibat tindakannya, Sumilih mengalami luka dengan pendarahan serius di beberapa bagian tubuhnya dan Rosmani terluka di tangan serta kakinya.

"Korban mengalami luka sobek di kedua paha, pergelangan tangan, jari tangan, serta di kepala bagian atas. Keduanya dibawa ke Rumah Sakit Bakti Asih untuk mendapat perawatan intensif," tutur Harry.

Polisi masih mendalami motif Gede melakukan hal tersebut terhadap istri dan anaknya. Bersamaan dengan penangkapan Gede, turut diamankan barang bukti berupa sebilah golok yang dipakai untuk membacok.

Atas tindakannya, polisi menjerat Gede dengan Pasal 351 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) tentang Penganiayaan dengan ancaman hukuman lima tahun atau lebih.

Kompas TV Demi Harta, Menantu Tega Bacok Mertua


EditorDian Maharani

Komentar

Terkini Lainnya

Uni Emirat Arab Siap Dukung Penarikan Mundur Pemberontak Yaman

Uni Emirat Arab Siap Dukung Penarikan Mundur Pemberontak Yaman

Internasional
Pemkot Jakbar Cari Lokasi Pengganti Tempat Pembuangan Sampah yang Dikeluhkan Warga

Pemkot Jakbar Cari Lokasi Pengganti Tempat Pembuangan Sampah yang Dikeluhkan Warga

Megapolitan
Tugas Perdana dari Mendagri, Pj Gubernur Sumut Datangi Danau Toba

Tugas Perdana dari Mendagri, Pj Gubernur Sumut Datangi Danau Toba

Regional
KPU NTT Kesulitan Atur Akun Medsos yang Kampanye Saat Masa Tenang

KPU NTT Kesulitan Atur Akun Medsos yang Kampanye Saat Masa Tenang

Regional
Menengok Saluran Air Penuh Sampah di Duren Sawit

Menengok Saluran Air Penuh Sampah di Duren Sawit

Megapolitan
Cerita Korban Terpeleset Cairan Licin Diduga Oli di Pejompongan

Cerita Korban Terpeleset Cairan Licin Diduga Oli di Pejompongan

Megapolitan
415 Pengamat Internasional Terakreditasi Pantau Pemilu Turki

415 Pengamat Internasional Terakreditasi Pantau Pemilu Turki

Internasional
Jika Ada Polisi Tidak Netral di Pilkada Jabar, Laporkan ke Kapolda

Jika Ada Polisi Tidak Netral di Pilkada Jabar, Laporkan ke Kapolda

Regional
Nurdin Halid Ungkap Ada Menteri Intervensi Pilkada Sulsel Sampai Ancam Bupati

Nurdin Halid Ungkap Ada Menteri Intervensi Pilkada Sulsel Sampai Ancam Bupati

Regional
Antisipasi 'Serangan Fajar' di Pilkada Jatim, PDI-P Intruksikan Kadernya Ronda

Antisipasi "Serangan Fajar" di Pilkada Jatim, PDI-P Intruksikan Kadernya Ronda

Nasional
'Baju Kertasku', Saat Kertas Bekas Jadi Berkah Bagi Keluarga Tak Mampu

"Baju Kertasku", Saat Kertas Bekas Jadi Berkah Bagi Keluarga Tak Mampu

Megapolitan
Dorong Pilkada Damai, MUI dan Polda Jabar Gelar Halal Bihalal dan Istigtsah

Dorong Pilkada Damai, MUI dan Polda Jabar Gelar Halal Bihalal dan Istigtsah

Regional
Basarnas akan Menganalisa Temuan Objek di Kedalaman 490 Meter di Danau Toba

Basarnas akan Menganalisa Temuan Objek di Kedalaman 490 Meter di Danau Toba

Regional
Tim Pemenangan Sudirman-Ida Protes TPS Digelar di Dalam Rumah

Tim Pemenangan Sudirman-Ida Protes TPS Digelar di Dalam Rumah

Regional
Pulangkan Sisa Jenazah Tentara Korban Perang, AS Kirim 100 Peti Mati ke Korea

Pulangkan Sisa Jenazah Tentara Korban Perang, AS Kirim 100 Peti Mati ke Korea

Internasional

Close Ads X