Aksi Peduli Debora Digelar Warga di Depan RS Mitra Keluarga Depok

Kompas.com - 15/09/2017, 14:44 WIB
Sekelompok masyarakat yang menamakan diri Dewan Kesehatan Rakyat (DKR) Kota Depok mengadakan aksi damai peduli Debora, Jumat (15/9/2017). Pada kesempatan tersebut, para demonstran sempat berunjuk rasa di depan RS Mitra Keluarga Depok yang berlokasi di Jalan Margonda. Kompas.com/Alsadad RudiSekelompok masyarakat yang menamakan diri Dewan Kesehatan Rakyat (DKR) Kota Depok mengadakan aksi damai peduli Debora, Jumat (15/9/2017). Pada kesempatan tersebut, para demonstran sempat berunjuk rasa di depan RS Mitra Keluarga Depok yang berlokasi di Jalan Margonda.
Penulis Alsadad Rudi
|
EditorIndra Akuntono


DEPOK, KOMPAS.com -
Massa dari Dewan Kesehatan Rakyat (DKR) Kota Depok menggelar unjuk rasa peduli Tiara Debora, Jumat (15/9/2017).

Pada kesempatan tersebut, pengunjuk rasa sempat berorasi di depan RS Mitra Keluarga Depok, di Jalan Margonda.

Unjuk rasa di depan RS Mitra Keluarga Depok dilakukan ketika massa aksi berjalan kaki dari pertigaan Ramanda menuju Balai Kota Depok.

Saat melintas di depan RS Mitra Keluarga, peserta aksi sempat berhenti selama sekitar lima menit untuk menyampaikan orasi.

"Rumah sakit harus punya tanggung jawab sosial. Jangan cuma memikirkan bisnis. Jadi pemerintah harus berani menutup rumah sakit yang tidak berpihak pada rakyat," ujar koordinator unjuk rasa DKR.

(baca: Dinkes DKI Beri Surat Teguran kepada RS Mitra Keluarga Kalideres)

Setelah berunjuk rasa di depan RS Mitra Keluarga, para demonstran melanjutkan aksi jalan kaki ke Balai Kota Depok.

Aksi peduli Debora di Depok berjalan tertib dan mendapat pengawalan aparat kepolisian serta Satpol PP Kota Depok.

Tiara Debora meninggal dunia di RS Mitra Keluarga Kalideres, Jakarta Barat, pada Minggu (3/9/2017). Penyebabnya disebut karena tidak mendapat penanganan medis lantaran uang muka perawatan yang diberikan orangtuanya tidak mencukupi untuk biaya perawatan di ruang pediatric intensive care unit (PICU).

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Polres Jakbar Amankan 254 Kilogram Ganja di Sumatera Utara

Polres Jakbar Amankan 254 Kilogram Ganja di Sumatera Utara

Megapolitan
Detik-detik Aksi Penodongan di Warteg, Pelaku Awalnya Memesan Makanan

Detik-detik Aksi Penodongan di Warteg, Pelaku Awalnya Memesan Makanan

Megapolitan
KA Tawang Jaya Anjlok, Sejumlah Perjalanan KRL Terganggu

KA Tawang Jaya Anjlok, Sejumlah Perjalanan KRL Terganggu

Megapolitan
Kereta Api Tawang Jaya Anjlok di Perlintasan Pasar Senen

Kereta Api Tawang Jaya Anjlok di Perlintasan Pasar Senen

Megapolitan
Korban Meninggal akibat Kecelakaan Bus Pariwiasata di Subang Bertambah Satu

Korban Meninggal akibat Kecelakaan Bus Pariwiasata di Subang Bertambah Satu

Megapolitan
Pemerintah Hapus Tenaga Honorer, Pemkot Tangsel Prihatin akan Nasib Pegawai

Pemerintah Hapus Tenaga Honorer, Pemkot Tangsel Prihatin akan Nasib Pegawai

Megapolitan
Kejar Tersangka hingga ke Sumatera, Polres Jakbar Ungkap Peredaran Ganja Lintas Provinsi

Kejar Tersangka hingga ke Sumatera, Polres Jakbar Ungkap Peredaran Ganja Lintas Provinsi

Megapolitan
Diduga Peras PNS, Oknum Wartawan di Bogor Ditangkap Polisi

Diduga Peras PNS, Oknum Wartawan di Bogor Ditangkap Polisi

Megapolitan
Modus Pemalak Sopir Truk di Kapuk Kamal, Bagikan Karcis dengan Nama Polisi Fiktif

Modus Pemalak Sopir Truk di Kapuk Kamal, Bagikan Karcis dengan Nama Polisi Fiktif

Megapolitan
Mulai Februari, Tilang Elektronik Berlaku untuk Pengendara Sepeda Motor di Jakarta

Mulai Februari, Tilang Elektronik Berlaku untuk Pengendara Sepeda Motor di Jakarta

Megapolitan
Pemalak Sopir Truk di Kapuk Kamal Ditangkap Setelah Video Pemalakan Viral

Pemalak Sopir Truk di Kapuk Kamal Ditangkap Setelah Video Pemalakan Viral

Megapolitan
Warga Was-was dengan Keberadaan Sarang Tawon Vespa di Bintaro

Warga Was-was dengan Keberadaan Sarang Tawon Vespa di Bintaro

Megapolitan
Dugaan Penyiksaan Lutfi, IPW Sebut Oknum Polisi Lakukan Cara Nazi

Dugaan Penyiksaan Lutfi, IPW Sebut Oknum Polisi Lakukan Cara Nazi

Megapolitan
PKS DKI Sebut Nama Baru Cawagub Tak Perlu Lewati Fit And Proper Test

PKS DKI Sebut Nama Baru Cawagub Tak Perlu Lewati Fit And Proper Test

Megapolitan
Polisi Tembak Polisi di Depok Dituntut Hukuman 13 Tahun Penjara

Polisi Tembak Polisi di Depok Dituntut Hukuman 13 Tahun Penjara

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X