Aliansi Dosen UNJ Imbau Djaali Cabut Laporannya di Bareskrim

Kompas.com - 28/09/2017, 18:02 WIB
Konferensi pers Kolega Aliansi Dosen Universitas Negeri Jakarta (UNJ) di Kampus UNJ, Kamis (27/9/2017). Ridwan Aji Pitoko/KOMPAS.comKonferensi pers Kolega Aliansi Dosen Universitas Negeri Jakarta (UNJ) di Kampus UNJ, Kamis (27/9/2017).
|
EditorErvan Hardoko

JAKARTA, KOMPAS.com - Aliansi Dosen Universitas Negeri Jakarta (UNJ) mengimbau agar mantan Rektor UNJ Djaali segera mencabut laporannya di Bareskrim Polri.

Pasalnya, aliansi dosen UNJ menilai laporan Djaali tersebut keliru dan tanpas dasar.

"Pertama kami mengimbau agar laporan itu dicabut karena katanya mencemarkan nama baiknya tapi yang bersangkutan tidak menunjukkan data apa-apa soal itu," ucap Anggota Aliansi Dosen UNJ Ubaedillah Badrun, saat jumpa pers di Kampus UNJ, Kamis (28/9/2017).

Kendati mengimbau untuk mencabut laporan, Ubaedillah yang menjadi pihak terlapor mengaku tak akan mangkir jika mendapat surat panggilan dari kepolisian.

Baca: Langkah Mantan Rektor UNJ Melapor ke Bareskrim Ditanggapi Para Dosen

Dia bahkan mengaku bakal membawa segala bukti yang menunjukkan segala kesalahan yang dilakukan Djaali.

"Kalau ini terus berjalan maka saya sebagai warga negara akan mengikuti proses itu. Saya akan membawa bukti-bukti ilmiah, data penting sesuai dengan apa yang terjadi di kampus ini," imbuh Ubaedillah.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Ubaedillah melanjutkan, hanya dengan data dan bukti-bukti ilmiah tersebut pihaknya yakin bisa melakukan reformasi kampus UNJ sesuai dengan tujuan keluarga besar universitas.

"Dengan itu, kami yakin dan percaya agenda reformasi yang kami usung mampu memberikan manfaat secara menyeluruh kepada kampus," tandasnya.



Video Rekomendasi

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Masih Pandemi, 974 WNA Masuk Indonesia lewat Bandara Soekarno-Hatta dalam 3 Hari

Masih Pandemi, 974 WNA Masuk Indonesia lewat Bandara Soekarno-Hatta dalam 3 Hari

Megapolitan
Bongkar Paket dari Belgia, Polisi Temukan 5.052 Butir Ekstasi

Bongkar Paket dari Belgia, Polisi Temukan 5.052 Butir Ekstasi

Megapolitan
Tumpukan Sampah Tersangkut di Jembatan, Warga Cipayung Jaya Depok Khawatir Banjir

Tumpukan Sampah Tersangkut di Jembatan, Warga Cipayung Jaya Depok Khawatir Banjir

Megapolitan
Sebuah Mobil Tabrak 3 Motor di BSD, Tangsel

Sebuah Mobil Tabrak 3 Motor di BSD, Tangsel

Megapolitan
Hari Ini, Tujuh Petugas Lapas Kelas 1 Tangerang Diperiksa terkait Kebakaran

Hari Ini, Tujuh Petugas Lapas Kelas 1 Tangerang Diperiksa terkait Kebakaran

Megapolitan
Kelanjutan Bansos Tunai Tak Jelas, Wagub DKI: Tanggungjawab Pemerintah Pusat

Kelanjutan Bansos Tunai Tak Jelas, Wagub DKI: Tanggungjawab Pemerintah Pusat

Megapolitan
Manajer Holywings Kemang Ditetapkan sebagai Tersangka

Manajer Holywings Kemang Ditetapkan sebagai Tersangka

Megapolitan
2 Kurir Narkoba Ditangkap, 2.199 Butir Ekstasi Diamankan

2 Kurir Narkoba Ditangkap, 2.199 Butir Ekstasi Diamankan

Megapolitan
Dukung PTM Terbatas, Orangtua Murid di Bekasi Sumbang Disinfektan ke Sekolah

Dukung PTM Terbatas, Orangtua Murid di Bekasi Sumbang Disinfektan ke Sekolah

Megapolitan
Ganjil Genap di Jalan Menuju Tempat Wisata, Wagub DKI: Agar Tak Terjadi Kerumunan

Ganjil Genap di Jalan Menuju Tempat Wisata, Wagub DKI: Agar Tak Terjadi Kerumunan

Megapolitan
Gagal Menjambret Ponsel, Dua Pelaku Tertangkap Warga

Gagal Menjambret Ponsel, Dua Pelaku Tertangkap Warga

Megapolitan
Soal Perpres Pendanaan Pesantren, Pilar: Harus Hati-hati

Soal Perpres Pendanaan Pesantren, Pilar: Harus Hati-hati

Megapolitan
330 Pekerja di Jakarta Barat Melapor Telah Terkena PHK

330 Pekerja di Jakarta Barat Melapor Telah Terkena PHK

Megapolitan
Anies Tak Banding Vonis Soal Polusi Udara, Penggugat Berharap Itu Bukan Hanya Wacana Politik

Anies Tak Banding Vonis Soal Polusi Udara, Penggugat Berharap Itu Bukan Hanya Wacana Politik

Megapolitan
Wakil Wali Kota Tangsel Minta Kasus Pencurian Kabel di Labkesda Segera Ditindaklanjuti

Wakil Wali Kota Tangsel Minta Kasus Pencurian Kabel di Labkesda Segera Ditindaklanjuti

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.