Djarot Masih Tunggu kajian, Masuk Ancol Gratis Belum Pasti 14 Oktober

Kompas.com - 11/10/2017, 13:23 WIB
Sejumlah warga tampak asyik berenang di Pantai Ancol, Jakarta Utara pada Selasa (1/12/2015)Dian Ardiahanni/Kompas.com Sejumlah warga tampak asyik berenang di Pantai Ancol, Jakarta Utara pada Selasa (1/12/2015)

JAKARTA, KOMPAS.com - Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat mengaku belum menerima kajian soal rencana gratis akses masuk ke Pantai Ancol, Jakarta Utara, hingga saat ini. Padahal, Djarot sebelumnya menginginkan uji coba tersebut dimulai pada 14 Oktober 2017.

"Saya masih belum dapat kajian. Saya tunggu tanggal 14 hasil kajiannya seperti apa," ujar Djarot di Balai Kota DKI Jakarta, Jalan Medan Merdeka Selatan, Rabu (11/10/2017).

Djarot tidak menyampaikan apakah uji coba gratis masuk ke Pantai Ancol itu bisa diterapkan sesuai keinginannya di awal. Dia masih menunggu kajian yang dilakukan PT Pembangunan Jaya Ancol.

Kajian tersebut mencakup soal sistem pengamanan, tarif parkir kendaraan bermotor, hingga potensi pendapatan lainnya yang bisa diperoleh PT Pembangunan Jaya Ancol setelah akses masuk Pantai Ancol digratiskan.

Baca: Djarot Minta Uji Coba Gratis Masuk Ancol Dimulai 14 Oktober

"Misal parkir gunakan progresif, kemudian Pasar Seni itu akan hidup, kuliner di situ hidup, itu juga pendapatan bagi Ancol dari sisi retribusi," kata dia.

Djarot menuturkan, Presiden pertama RI Soekarno juga pernah bercita-cita agar Jakarta memiliki pantai yang bisa diakses secara gratis oleh warga.

Baca: Kalau Gratis, Djarot Usul Pengunjung Ancol Harus Bawa Kantong Plastik untuk Sampah

"Pada saat Bung Karno membuka wilayah itu, pemikiran itu tahun 60-an, Bung Karno menginginkan ada pantai yang bagus di Jakarta yang bisa diakses oleh publik," ucap Djarot.

Pada Selasa (3/10/2017), Djarot meminta PT Pembangunan Jaya Ancol melakukan uji coba gratis akses masuk ke Pantai Ancol mulai 14 Oktober 2017 dalam rapat bersama jajaran direksi Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) DKI Jakarta. Dia meminta uji coba itu dilakukan selama enam bulan.



EditorAna Shofiana Syatiri

Terkini Lainnya

Bermain Pistol Milik Teman Polisinya, Seorang Pemuda Tewas Tertembak

Bermain Pistol Milik Teman Polisinya, Seorang Pemuda Tewas Tertembak

Internasional
Pengamanan Ibu Kota Kembali Diperkuat, 200 Personel Brimob NTT Dikirim ke Jakarta

Pengamanan Ibu Kota Kembali Diperkuat, 200 Personel Brimob NTT Dikirim ke Jakarta

Regional
15 Polisi Gugur, Polri Evaluasi Pengamanan Pemilu

15 Polisi Gugur, Polri Evaluasi Pengamanan Pemilu

Nasional
Bandara Internasional Yogyakarta Kantongi Sertifikat Bandar Udara dan Siap Beroperasi

Bandara Internasional Yogyakarta Kantongi Sertifikat Bandar Udara dan Siap Beroperasi

Regional
Penumpang KRL Keluhkan Stasiun Kebayoran Gelap

Penumpang KRL Keluhkan Stasiun Kebayoran Gelap

Megapolitan
Komisioner KPU Dilaporkan ke DKPP Terkait Hubungannya dengan Anggota BPN

Komisioner KPU Dilaporkan ke DKPP Terkait Hubungannya dengan Anggota BPN

Nasional
Kecapekan, Satu Petugas KPPS Keguguran dan 1 Anggota Linmas Meninggal

Kecapekan, Satu Petugas KPPS Keguguran dan 1 Anggota Linmas Meninggal

Regional
Pengebom Hotel di Sri Lanka adalah Anak Seorang Pedagang Kaya

Pengebom Hotel di Sri Lanka adalah Anak Seorang Pedagang Kaya

Internasional
Kapolda Metro Jaya Imbau Pihak yang Tak Puas dengan Hasil Pemilu agar Tak Gunakan Langkah Inkonstitusional

Kapolda Metro Jaya Imbau Pihak yang Tak Puas dengan Hasil Pemilu agar Tak Gunakan Langkah Inkonstitusional

Megapolitan
Sandiaga Bertemu 5 Sekjen Parpol Koalisi, Bahas Dugaaan Kecurangan di Pilpres

Sandiaga Bertemu 5 Sekjen Parpol Koalisi, Bahas Dugaaan Kecurangan di Pilpres

Nasional
Keluarga Ceritakan Kronologi Tewasnya Anggota FBR dalam Kericuhan Daan Mogot

Keluarga Ceritakan Kronologi Tewasnya Anggota FBR dalam Kericuhan Daan Mogot

Megapolitan
Akhir April, Pra-Uji Coba Bus Listrik di Jakarta

Akhir April, Pra-Uji Coba Bus Listrik di Jakarta

Megapolitan
Triennial Seni Grafis Indonesia VI, Memacu Kemajuan Dunia Seni Grafis

Triennial Seni Grafis Indonesia VI, Memacu Kemajuan Dunia Seni Grafis

Edukasi
Dua Petugas Panwas di NTT Gugur saat Awasi Pemilu 2019

Dua Petugas Panwas di NTT Gugur saat Awasi Pemilu 2019

Regional
Anies Revisi Pergub Pembebasan PBB, Apa Alasannya?

Anies Revisi Pergub Pembebasan PBB, Apa Alasannya?

Megapolitan

Close Ads X