Polisi Gali Informasi dari Disnaker Terkait Pabrik Mercon yang Meledak di Tangerang

Kompas.com - 06/11/2017, 14:36 WIB
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono di Mapolda Metro Jaya, Sabtu (4/11/2017).Kompas.com/Sherly Puspita Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono di Mapolda Metro Jaya, Sabtu (4/11/2017).
|
EditorIndra Akuntono


JAKARTA, KOMPAS.com -
Polisi meminta keterangan dari perwakilan Dinas Ketenagakerjaan Provinsi Banten terkait terbakarnya pabrik mercon di Kosambi, beberapa waktu lalu.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono mengatakan, pemeriksaan tersebut dilakukan untuk mendalami informasi adanya pekerja berusia di bawah umur yang bekerja di pabrik tersebut.

"Hari ini penyidik Polda Metro akan meminta keterangan dari Disnaker Provinsi ya. Jadi kami berkoordinasi di sana berkaitan dengan tentang karyawan," ujar Argo, di Mapolda Metro Jaya, Senin (6/11/2017).

Baca juga : Keluarga Karyawan Laporkan Pemilik Pabrik Mercon ke Polisi


Argo menjelaskan, pemeriksaan itu dilakukan untuk melengkapi berkas perkara dua tersangka yang telah ditahan di Mapolda Metro Jaya, Indra Liyono selaku pemilik pabrik, dan Andri Hartanto selaku direktur operasional pabrik.

"Setelah kami periksa dari Disnaker, kami akan periksa dari saksi ahli dari pidana. Kami akan pemberkasan baru dikirim ke kejaksaan," kata Argo.

Jajaran Polres Metro Tangerang bersama tim DVI Polri melakukan olah TKP di pabrik mercon yang terbakar di Kosambi, Kabupaten Tangerang, Senin (30/10/2017). Dari proses olah TKP tersebut, ditemukan benda diduga tulang belulang manusia. KOMPAS.com / ANDRI DONNAL PUTERA Jajaran Polres Metro Tangerang bersama tim DVI Polri melakukan olah TKP di pabrik mercon yang terbakar di Kosambi, Kabupaten Tangerang, Senin (30/10/2017). Dari proses olah TKP tersebut, ditemukan benda diduga tulang belulang manusia.

Selain itu, lanjut Argo, penyidik juga masih berusaha mencari tersangka lainnya, yakni Subarna Ega. Ega merupakan tukang las yang bekerja saat pabrik tersebut meledak dan terbakar hingga menewaskan puluhan orang.

Dalam kasus ini, Indra dijerat Pasal 359 KUHP tentang kelalaian yang menyebabkan orang meninggal dan Pasal 74 juncto Pasal 183 Undang-Undang Nomor 13 Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan.

Sementara Andri dan Ega dikenakan Pasal 359 KUHP tentang Kelalaian yang Menyebakan Kematian dan Pasal 188 KUHP tentang Kelalaian yang Menyebabkan Kebakaran dengan ancaman hukuman di atas lima tahun penjara.

Kompas TV Enam hari setelah insiden kebakaran, TIM DVI RS Polri masih melakukan identifikasi dan penyocokan data.


Dapatkan hadiah utama Smartphone setiap bulan dan Voucher Belanja setiap minggunya, dengan berkomentar di artikel ini! #JernihBerkomentar *Baca Syarat & Ketentuan di sini!


Dapatkan hadiah utama Smartphone setiap bulan dan Voucher Belanja setiap minggunya, dengan berkomentar di bawah ini! #JernihBerkomentar *Baca Syarat & Ketentuan di sini
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Terkini Lainnya

Sebelum Meninggal Dunia, Polisi yang Dibakar saat Demo Kesulitan Bernapas

Sebelum Meninggal Dunia, Polisi yang Dibakar saat Demo Kesulitan Bernapas

Megapolitan
Cekcok Dua Pegawai Restoran di Pluit Village, Pelaku Sabet Leher Korban

Cekcok Dua Pegawai Restoran di Pluit Village, Pelaku Sabet Leher Korban

Megapolitan
Hadiri Pelantikan DPRD DKI, Bang Yos, Ahok, dan Djarot Duduk Bareng

Hadiri Pelantikan DPRD DKI, Bang Yos, Ahok, dan Djarot Duduk Bareng

Megapolitan
RSPP: Kondisi Ipda Erwin Menurun Sejak Minggu hingga Meninggal Dunia

RSPP: Kondisi Ipda Erwin Menurun Sejak Minggu hingga Meninggal Dunia

Megapolitan
Pelantikan DPRD DKI Jakarta, 1.447 Personel Gabungan TNI dan Polri Disiagakan

Pelantikan DPRD DKI Jakarta, 1.447 Personel Gabungan TNI dan Polri Disiagakan

Megapolitan
Anggota DPRD Kota Bekasi Periode 2019-2024 Dilantik Hari Ini, Ini Nama-namanya

Anggota DPRD Kota Bekasi Periode 2019-2024 Dilantik Hari Ini, Ini Nama-namanya

Megapolitan
Anggota DPRD DKI Terpilih dari PSI Minta Masuk Pansus Pemilihan Wagub DKI

Anggota DPRD DKI Terpilih dari PSI Minta Masuk Pansus Pemilihan Wagub DKI

Megapolitan
Djarot Saiful Hidayat Juga Hadiri Pelantikan DPRD DKI Jakarta

Djarot Saiful Hidayat Juga Hadiri Pelantikan DPRD DKI Jakarta

Megapolitan
Pelantikan DPRD DKI, Ada Karangan Bunga Menhan untuk Anggota dari Gerindra

Pelantikan DPRD DKI, Ada Karangan Bunga Menhan untuk Anggota dari Gerindra

Megapolitan
Ahok Hadiri Pelantikan DPRD DKI Periode 2019-2024

Ahok Hadiri Pelantikan DPRD DKI Periode 2019-2024

Megapolitan
Hadiri Pelantikan, Fraksi PAN Naik Angkot ke Gedung DPRD DKI Jakarta

Hadiri Pelantikan, Fraksi PAN Naik Angkot ke Gedung DPRD DKI Jakarta

Megapolitan
Link Live Streaming Pelantikan Anggota DPRD DKI Jakarta 2019-2024

Link Live Streaming Pelantikan Anggota DPRD DKI Jakarta 2019-2024

Megapolitan
Sederet Hak Anggota DPRD DKI Jakarta 2019-2024, Gaji Ratusan Juta hingga Pin Emas

Sederet Hak Anggota DPRD DKI Jakarta 2019-2024, Gaji Ratusan Juta hingga Pin Emas

Megapolitan
Korban Cabut Laporan, Tersangka Kasus Dugaan Pelecehan Seksual di KRL Dibebaskan

Korban Cabut Laporan, Tersangka Kasus Dugaan Pelecehan Seksual di KRL Dibebaskan

Megapolitan
Senin Pagi, Udara di Bekasi dan Tangsel Lebih Buruk dari Jakarta

Senin Pagi, Udara di Bekasi dan Tangsel Lebih Buruk dari Jakarta

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X