Divonis 15 Tahun Penjara, Bos Koperasi Pandawa Group Ajukan Banding

Kompas.com - 11/12/2017, 16:31 WIB
Suasana ruang sidang Pengadilan Negeri Kota Depok saat sidang kasus Koperasi Pandawa, Kamis (30/11/2017). KOMPAS.com/IWAN SUPRIYATNASuasana ruang sidang Pengadilan Negeri Kota Depok saat sidang kasus Koperasi Pandawa, Kamis (30/11/2017).
|
EditorDian Maharani

DEPOK, KOMPAS.com - Bos Koperasi Pandawa Group yakni Salman Nuryanto divonis 15 tahun penjara dengan denda sebesar Rp 200 miliar subsider 6 bulan oleh Pengadilan Negeri Kota Depok.

Usai mendengar vonis yang dibacakan Hakim Ketua Yulinda Trimurti Asih Muryati di Ruang Garuda, pihak kuasa hukum Salman langsung mengajukan banding terhadap putusan tersebut.

"Setelah diskusi, kami sepakat mengajukan banding pada hari ini juga," kata Kuasa Hukum Salman di PN Depok, Senin (11/12/2017).

Jaksa Penuntut Umum (JPU) yang berada di ruang persidangan memberikan waktu selama 7 hari terhitung sejak hari ini.

Diketahui, vonis hukuman tersebut lebih berat ketimbang tuntutan JPU sebelumnya yang meminta hakim menjatuhkan hukuman 14 tahun penjara dan denda Rp 100 miliar, subsidier enam bulan.

Baca juga : Bos Koperasi Pandawa Divonis 15 Tahun Penjara dan Denda Rp 200 Miliar

Nuryanto dalam hal ini dijerat dengan pelanggaran Undang-undang Perbankan tentang penghimpunan dana dan KUHPidana. Untuk itu, pengadilan memerintahkan seluruh aset Nuryanto disita untuk dilelang oleh negara.

Selain Nuryanto, ke 26 leader Pandawa Group juga dijatuhi hukuman 8 tahun kurungan penjara, subsider 3 bulan dengan denda sebesar Rp 50 miliar.

Adapun ke 26 orang leader diantaranya, Madamin, Mochmad Soleh, Dedi Susanto, Ricky Muhammad Kurnia, Yeni Selva, Taryo, Ronny Santoso, Reza Fauzan, Saturnimus Meme Nage.

Selain itu ada Dakim Bin Tasman, Cicih Kusneti, Vita Lestari, Bambang Prasetyo Assidhiq, Nani Susanti, Anto Wibowo, Priyoko Setyo Putro, Arif Rahmansyah, Sabilal Rusdi, Siti Parliangsih, Ii Suhendar, Ngatono, Tohiron, Abdul Karim, Dani Metta, Yeret Metta, dan Subardi.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

7.666 Orang Ajukan SIKM, Hanya 1.422 yang Disetujui

7.666 Orang Ajukan SIKM, Hanya 1.422 yang Disetujui

Megapolitan
Kepala Bocah WNA Tersangkut di Besi Teralis, Dibebaskan Petugas Damkar

Kepala Bocah WNA Tersangkut di Besi Teralis, Dibebaskan Petugas Damkar

Megapolitan
Siapkan New Normal, Kabupaten Tangerang Izinkan Tempat Ibadah Dibuka

Siapkan New Normal, Kabupaten Tangerang Izinkan Tempat Ibadah Dibuka

Megapolitan
Dua Hari, 160 Kendaraan dari Luar Kota Dipaksa Putar Balik Saat Hendak Masuk Jaksel

Dua Hari, 160 Kendaraan dari Luar Kota Dipaksa Putar Balik Saat Hendak Masuk Jaksel

Megapolitan
Warga Cempaka Putih Timur Panen Bersama Sayuran Hidroponik di Tengah PSBB

Warga Cempaka Putih Timur Panen Bersama Sayuran Hidroponik di Tengah PSBB

Megapolitan
Sopir Bajaj Jadi Tersangka Terkait Tabrakan dengan Bus Transjakarta di Pademangan

Sopir Bajaj Jadi Tersangka Terkait Tabrakan dengan Bus Transjakarta di Pademangan

Megapolitan
Masuk Jakarta Tanpa SKIM, 4 Warga Lenteng Agung Karantina Mandiri, Rumah Dipasang Stiker

Masuk Jakarta Tanpa SKIM, 4 Warga Lenteng Agung Karantina Mandiri, Rumah Dipasang Stiker

Megapolitan
THR TGUPP Tak Dipangkas, Ketua Komisi A DPRD: Ini soal Empati

THR TGUPP Tak Dipangkas, Ketua Komisi A DPRD: Ini soal Empati

Megapolitan
Pemkot Bekasi Bagikan Masker Kain ke Seluruh Tempat Ibadah yang Boleh Beroperasi

Pemkot Bekasi Bagikan Masker Kain ke Seluruh Tempat Ibadah yang Boleh Beroperasi

Megapolitan
Periode PSBB Jawa Barat dan Depok Beda, Asosiasi Mal Bingung

Periode PSBB Jawa Barat dan Depok Beda, Asosiasi Mal Bingung

Megapolitan
Dari Tegal, 4 Warga Lenteng Agung Masuk Jakarta Tanpa SIKM, Lurah Bingung

Dari Tegal, 4 Warga Lenteng Agung Masuk Jakarta Tanpa SIKM, Lurah Bingung

Megapolitan
Asosiasi: Mal di Depok Buka jika PSBB Selesai

Asosiasi: Mal di Depok Buka jika PSBB Selesai

Megapolitan
171.046 Kendaraan Menuju Jakarta Dalam 3 Hari Arus Balik Lebaran

171.046 Kendaraan Menuju Jakarta Dalam 3 Hari Arus Balik Lebaran

Megapolitan
Penjelasan BKD soal Pemotongan Tunjangan PNS DKI Terkait Pandemi Covid-19

Penjelasan BKD soal Pemotongan Tunjangan PNS DKI Terkait Pandemi Covid-19

Megapolitan
Simak Jadwal PPDB SD dan SMP Tahun Ajaran 2020-2021 di Kota Tangerang

Simak Jadwal PPDB SD dan SMP Tahun Ajaran 2020-2021 di Kota Tangerang

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X