Sandi Sebut 6 Dinas Ini Malas Laporkan Aset

Kompas.com - 28/12/2017, 05:39 WIB
Wakil Gubernur DKI Jakarta saat menggelar operasi pasar di Food Station Tjipinang Jaya yang terletak di Jalan Pisangan Lama, Jakarta Timur untuk memastikan ketersediaan pangan jelang perayaan tahun baru 2018, Rabu (27/12/2017). Kompas.com/Sherly PuspitaWakil Gubernur DKI Jakarta saat menggelar operasi pasar di Food Station Tjipinang Jaya yang terletak di Jalan Pisangan Lama, Jakarta Timur untuk memastikan ketersediaan pangan jelang perayaan tahun baru 2018, Rabu (27/12/2017).
|
EditorIcha Rastika

JAKARTA, KOMPAS.com - Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno menyebut enam dinas di Pemprov DKI Jakarta yang tak kunjung melaporkan asetnya jelang penghujung tahun 2017 ini.

"Jadi ada Damkar, Dinas Pendidikan, Dinas Perpustakaan dan Arsip, Dinas Tata Air, Dishub dan Dinas Kesehatan. Ada enam dan ini yang mulai kuning kelap kelip merah nih lampunya," ujar Sandi di Balai Kota DKI Jakarta, Rabu (27/12/2017).

Dari keenam dinas tersebut, lanjut sandi, Dinas Pemadam Kebakaran menjadi dinas yang paling rendah pelaporan asetnya.

"Jadi Pak Bejo (Kepala Dinas Pemadam Kebakaran) dan kawan-kawan itu mesti kerja ekstra keras karena kita sudah masuk ke penghujung tahun," ujar dia.

Baca juga : Kejar Target WTP, Pemprov DKI Fokus Benahi Pencatatan Aset

Selain Dinas Pemadam Kebakaran, Dinas Pendidikan merupakan dinas yang palik rendah pelaporan asetnya. Ia mengatakan, akan mengerjakan penginputan aset ini secara totalitas dan tuntas.

Menurut Sandi, hal ini akan menjadi fokus tim kecil yang dibentuknya jika ingin segera mendapatkan opini wajar tanpa pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK).

"Kita harus perhatikan karena sudah hampir 31 Desember, mereka belum mencapai target pelaporan aset yang sesuai dengan harapan kita," kata dia.

Sandiaga juga berjanji akan bekerja lebih keras untuk meraih opini WTP sesuai rekomendasi Menteri Keuangan Republik Indonesia Sri Mulyani saat menghadiri acara Musrenbang RPJMD DKI Jakarta 2018-2022 di Balai Agung, Balai Kota DKI Jakarta, Rabu.

Baca juga : Sandiaga Membungkukkan Badan ke Arah Sri Mulyani Saat Ditantang Raih WTP

Dalam paparannya, lanjut Sandi, Sri Mulyani menyebut betapa pentingnya opini WTP bagi Jakarta sebagai ibu kota negara Indonesia.

"Seperti yang tadi teman-teman sudah dengar Ibu Menko mengatakan dengan sangat jelas bahwa apa pun matrix-nya kalau kita belum dapat WTP ya profesionalisme dari Pemprov DKI ya dipertaruhkan," ujar Sandi.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

369 Karyawan Positif Covid-19, PT Epson Hentikan Operasional hingga Sediakan Tempat Isolasi Karyawan

369 Karyawan Positif Covid-19, PT Epson Hentikan Operasional hingga Sediakan Tempat Isolasi Karyawan

Megapolitan
Sempat Tergenang, Banjir di Dekat TPU Karet Bivak Sudah Surut

Sempat Tergenang, Banjir di Dekat TPU Karet Bivak Sudah Surut

Megapolitan
Tertimpa Pohon Tumbang di Menteng, Sebuah Mobil Ringsek

Tertimpa Pohon Tumbang di Menteng, Sebuah Mobil Ringsek

Megapolitan
Banjir Setinggi 30 Cm Menggenangi Kawasan Citraland

Banjir Setinggi 30 Cm Menggenangi Kawasan Citraland

Megapolitan
Sempat Tergenang, Banjir di Jalan Jenderal Sudirman dan Kolong Semanggi Sudah Surut

Sempat Tergenang, Banjir di Jalan Jenderal Sudirman dan Kolong Semanggi Sudah Surut

Megapolitan
Hujan Selama 3 Jam, Sejumlah Ruas Jalan di Jakarta Banjir

Hujan Selama 3 Jam, Sejumlah Ruas Jalan di Jakarta Banjir

Megapolitan
Sempat Banjir, Kolong Jembatan Dukuh Atas Sudah Bisa Dilewati Kendaraan

Sempat Banjir, Kolong Jembatan Dukuh Atas Sudah Bisa Dilewati Kendaraan

Megapolitan
369 Karyawannya Positif Covid-19, PT Epson Jadi Klaster Industri Terbesar

369 Karyawannya Positif Covid-19, PT Epson Jadi Klaster Industri Terbesar

Megapolitan
Pemprov DKI Cairkan Dana Kartu Lansia dan Disabilitas Triwulan III

Pemprov DKI Cairkan Dana Kartu Lansia dan Disabilitas Triwulan III

Megapolitan
Polisi Pastikan 5 Jenazah ABK di Dalam Freezer Tewas karena Miras Oplosan

Polisi Pastikan 5 Jenazah ABK di Dalam Freezer Tewas karena Miras Oplosan

Megapolitan
Kapasitas ICU Sering Penuh, Pemkot Bekasi Tambah 26 Tempat Tidur Isolasi Pasien Covid-19 di Rumah Sakit

Kapasitas ICU Sering Penuh, Pemkot Bekasi Tambah 26 Tempat Tidur Isolasi Pasien Covid-19 di Rumah Sakit

Megapolitan
Katulampa Siaga 1, Bima Arya Ingatkan Anies Untuk Waspada

Katulampa Siaga 1, Bima Arya Ingatkan Anies Untuk Waspada

Megapolitan
Polisi Tangkap Sopir Angkot Penganiaya Warga di Duren Sawit

Polisi Tangkap Sopir Angkot Penganiaya Warga di Duren Sawit

Megapolitan
Sebelum Ditusuk Hingga Tewas, Pentolan Geng Copet Pernah Suruh Temannya Tusuk Tersangka

Sebelum Ditusuk Hingga Tewas, Pentolan Geng Copet Pernah Suruh Temannya Tusuk Tersangka

Megapolitan
Geng Copet Tamansari Kerap Beraksi di Halte TransJakarta

Geng Copet Tamansari Kerap Beraksi di Halte TransJakarta

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X