Lahan 3.000 Meter untuk Pedagang Tanah Abang Milik Robby Sumampow

Kompas.com - 12/01/2018, 07:48 WIB
Plang bertuliskan Blok G Pasar Tanah Abang terpampang di depan blok yang tak jauh dari Stasiun Tanah Abang. KOMPAS.com/IWAN SUPRIYATNAPlang bertuliskan Blok G Pasar Tanah Abang terpampang di depan blok yang tak jauh dari Stasiun Tanah Abang.
|
EditorEgidius Patnistik

JAKARTA, KOMPAS.com — Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno mengatakan telah menemui pemilik lahan seluas 3.000 meter persegi yang berlokasi di Tanah Abang, Jakarta Pusat. Lahan itu hendak dijadikan tempat lokasi relokasi sementara para pedagang Blok G di pasar itu yang akan dirobohkan dan dibangun kembali.

Sandi mengatakan, lahan itu miliki seorang pengusaha bernama Robby Sumampow. Robby merupakan sahabat lama Sandi.

"Kami kedatangan pemilik tanah di Tanah Abang yang selama ini kami incar tanahnya untuk merelokasi pedagang Blok G. Mereka datang ke sini untuk berkoordinasi bagaimana Pemprov DKI bisa mewujudkan relokasi di tanah milik mereka untuk pedagang-pedagang agar kami bisa merevitalisasi Blok G," kata Sandi di Balai Kota, Jakarta Pusat, Kamis (11/1/2018).

"Karena kebetulan (pemiliknya) teman saya juga, teman lama," tambah Sandi.

Baca juga: Blok G Akan Dibongkar, Pedagang Minta Dipindah Dekat Stasiun

Dalam pertemuan yang diwakili adik Robby, yaitu Hendro Sumampow, Sandi mengatakan ingin menyewa lahan tersebut maksimal selama tiga tahun. Hendro mengatakan, mereka bersedia membantu rencana Pemprov DKI.

Namun, setelah dicek, dari 3.000 meter lahan yang dimiliki, ada sebagian lahan yang telah disewakan kepada pihak ketiga.

Untuk itu, dalam waktu dekat Sandi akan memanggil sejumlah instansi terkait guna membahas masalah tersebut. Pertemuan itu masih belum membicarakan harga sewa lahan.

"Sewa maksimum tiga tahun karena sekitar tiga tahun untuk merevitalisasi gedung (Blok G). Biaya sewa belum ada. Mereka mau membantu, tapi belum bicara masalah finansial karena mereka mau memastikan," ujar Sandi.

Ia mengatakan opsi lain sedang dikaji. "Semakin banyak opsi, semakin baik karena kami ingin memberikan solusi Tanah Abang secara keseluruhan," kata Sandi.

Pemprov DKI Jakarta memang sedang mencari lokasi untuk dijadikan tempat relokasi sementara para pedagang Blok G Tanah Abang. Opsi yang sempat muncul sebelumnya adalah menyewa lahan milik Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta Abraham "Lulung" Lunggana.

Baca juga: Lulung Tawarkan Lahan Temannya ke DKI untuk Relokasi Pedagang Blok G



Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

RSUD Kota Tangerang Kembali Layani Pasien Umum

RSUD Kota Tangerang Kembali Layani Pasien Umum

Megapolitan
Ada Sosok Pendekar Wanita di Balik Nama Poris Plawad

Ada Sosok Pendekar Wanita di Balik Nama Poris Plawad

Megapolitan
Kelurahan Kelapa Gading Timur Terima Bantuan Alat Semprot Disinfektan

Kelurahan Kelapa Gading Timur Terima Bantuan Alat Semprot Disinfektan

Megapolitan
Polisi: Tidak Ada Pernyataan Ahok Memaafkan Pelaku Pencemaran Nama Baiknya

Polisi: Tidak Ada Pernyataan Ahok Memaafkan Pelaku Pencemaran Nama Baiknya

Megapolitan
1.000 Relawan Covid-19 dari Dua Kecamatan di Jakarta Utara Terima Kartu BPJS Ketenagakerjaan

1.000 Relawan Covid-19 dari Dua Kecamatan di Jakarta Utara Terima Kartu BPJS Ketenagakerjaan

Megapolitan
Pembunuh Perempuan di Margonda Residence Juga Curi Barang Berharga Korban

Pembunuh Perempuan di Margonda Residence Juga Curi Barang Berharga Korban

Megapolitan
Pembunuh Perempuan di Margonda Residence Akui Sudah Siapkan Palu Sebelum Temui Korban

Pembunuh Perempuan di Margonda Residence Akui Sudah Siapkan Palu Sebelum Temui Korban

Megapolitan
Jelang 17 Agustus, Pedagang Bendera Merah Putih Gelar Lapak di Pasar Minggu

Jelang 17 Agustus, Pedagang Bendera Merah Putih Gelar Lapak di Pasar Minggu

Megapolitan
Sebelum Ditangkap, Pelaku Pencemaran Nama Baik Ahok Sempat Ubah Nama Akun Instagramnya

Sebelum Ditangkap, Pelaku Pencemaran Nama Baik Ahok Sempat Ubah Nama Akun Instagramnya

Megapolitan
Polisi: Laporan terhadap Anji dan Hadi Pranoto Naik ke Tahap Penyidikan

Polisi: Laporan terhadap Anji dan Hadi Pranoto Naik ke Tahap Penyidikan

Megapolitan
Puluhan Pengurus Rumah Ibadah di Cilincing Jalani Swab Test Massal

Puluhan Pengurus Rumah Ibadah di Cilincing Jalani Swab Test Massal

Megapolitan
HUT Ke-75 RI, Pemprov DKI Bakal Kumandangkan Lagu Indonesia Raya Serentak di Berbagai Wilayah

HUT Ke-75 RI, Pemprov DKI Bakal Kumandangkan Lagu Indonesia Raya Serentak di Berbagai Wilayah

Megapolitan
UPDATE 6 Agustus: Kasus Positif Covid-19 di Tangsel Bertambah 15, Totalnya Kini 612

UPDATE 6 Agustus: Kasus Positif Covid-19 di Tangsel Bertambah 15, Totalnya Kini 612

Megapolitan
Lawan Pembunuhnya, Wanita yang Tewas di Margonda Residence Dipukul Berkali-kali

Lawan Pembunuhnya, Wanita yang Tewas di Margonda Residence Dipukul Berkali-kali

Megapolitan
Santri dan ASN DKI yang Karantina di Rumah Lawan Covid-19 Dipulangkan

Santri dan ASN DKI yang Karantina di Rumah Lawan Covid-19 Dipulangkan

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X