Cerita Dokter Cantik yang Pilih Obati "Penjahat" Sakit di Mapolda Metro Jaya...

Kompas.com - 08/02/2018, 05:03 WIB
Riris Panjaitan, dokter muda yang bekerja di poli umum, Poliklinik Bidang Kedokteran dan Kesehatan (Bidokkes) Polda Metro Jaya, Rabu (7/2/2018). Kompas.com/Sherly PuspitaRiris Panjaitan, dokter muda yang bekerja di poli umum, Poliklinik Bidang Kedokteran dan Kesehatan (Bidokkes) Polda Metro Jaya, Rabu (7/2/2018).
|

Tahun lalu, masyarakat Indonesia dikejutkan dengan drama pembunuhan Mirna Salihin oleh rekannya sendiri, Jessica Kumala Wongso.

Saat itu, beredar kabar Jessica membunuh Mirna dengan memasukkan sianida ke dalam kopinya.

Kasus ini menjadi diperbincangkan karena psikologi Jessica yang dianggap unik. Sejumlah pihak menuduh Jessica sebagai dalang pembunuh Mirna, tetapi Jessica tetap terlihat tenang seolah tak pernah melakukan pembunuhan walaupun akhirnya divonis bersalah.

"Waktu itu saya tidak menyangka mendapat kesempatan bertemu langsung dan memerisa Jessica. Waktu itu kan dia lagi banyak dibicarakan se-Indonesia, dan saya ditugaskan memeriksanya," tururnya.

Baca juga : Upaya Hukum Jessica yang Tak Berbuah Hasil...

Sebagai manusia biasa, terkadang Riris pun penasaran akan kasus yang tengah dialami pasiennya.

"Kan waktu itu banyak yang penasaran sebetulnya Jessica itu bunuh Mirna enggak sih. Tapi saya juga enggak berani tanya, hanya penasaran saja," ucap dia.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Peluru di tubuh tahanan

Salah satu tugas yang dianggap berat oleh Riris yakni saat ia diminta mengobati pelaku kejahatan yang baru saja ditembak polisi karena melawan saat hendak diamankan.

"Kadang pelurunya itu masih di anggota badan tahanan, saya diminta mengeluarkannya. Tapi penyidik kadang kasih saran enggak usah dibius saja kalau tahanan memang betul-betul kelewatan," tutur dia.

Namun, lanjutnya, ia tetap saja tidak tega dan memberikan bius lokal untuk tahanan tersebut.

"Kasihan juga kalau tidak dibius. Saya beri bius lokal dan obat agar tidak infeksi," kata Riris.

Meski menemui banyak tantangan, Riris mengaku bahagia mengobati para "penjahat" di Mapolda Metro Jaya.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Covid-19 di Jakarta Melonjak, Ini 25 Kelurahan dengan Kasus Aktif Tertinggi

Covid-19 di Jakarta Melonjak, Ini 25 Kelurahan dengan Kasus Aktif Tertinggi

Megapolitan
Hari Terakhir Uji Coba Lintasan Road Bike JLNT, Banyak Sepeda Lain Melintas

Hari Terakhir Uji Coba Lintasan Road Bike JLNT, Banyak Sepeda Lain Melintas

Megapolitan
Lonjakan Serius Kasus Covid-19 di Jakarta, Lebih dari 2.000 Orang Positif per Harinya

Lonjakan Serius Kasus Covid-19 di Jakarta, Lebih dari 2.000 Orang Positif per Harinya

Megapolitan
Nilai Baru Update di PPDB Jakarta, Cerita Orang Tua Perjuangkan Sekolah Anak Hingga Detik Terakhir

Nilai Baru Update di PPDB Jakarta, Cerita Orang Tua Perjuangkan Sekolah Anak Hingga Detik Terakhir

Megapolitan
Kota Tangerang Catat 67 Kasus Baru Covid-19 Hari Ini

Kota Tangerang Catat 67 Kasus Baru Covid-19 Hari Ini

Megapolitan
Aksi Protes di Hari Terakhir Uji Coba Road Bike Batal, Diganti dengan Diskusi

Aksi Protes di Hari Terakhir Uji Coba Road Bike Batal, Diganti dengan Diskusi

Megapolitan
UPDATE 12 Juni: Tangsel Catat 79 Kasus Baru Covid-19

UPDATE 12 Juni: Tangsel Catat 79 Kasus Baru Covid-19

Megapolitan
UPDATE 12 Juni: 185 Kasus Baru Covid-19 Ditemukan di Kabupaten Bekasi

UPDATE 12 Juni: 185 Kasus Baru Covid-19 Ditemukan di Kabupaten Bekasi

Megapolitan
UPDATE 12 Juni: Depok Catat 165 Kasus Baru Covid-19

UPDATE 12 Juni: Depok Catat 165 Kasus Baru Covid-19

Megapolitan
UPDATE 12 Juni: 2.455 Kasus Baru Covid-19 di Jakarta

UPDATE 12 Juni: 2.455 Kasus Baru Covid-19 di Jakarta

Megapolitan
Ditangkap Polisi, Ini Peran Supervisor Operator Crane dalam Pungli di Tanjung Priok

Ditangkap Polisi, Ini Peran Supervisor Operator Crane dalam Pungli di Tanjung Priok

Megapolitan
Ratusan Korban Banjir Kompleks Polisi Udara Mengungsi, Butuh Popok dan Obat-obatan

Ratusan Korban Banjir Kompleks Polisi Udara Mengungsi, Butuh Popok dan Obat-obatan

Megapolitan
Kompleks Polisi Udara Pondok Cabe Terkena Banjir Imbas Turap Longsor di Ciputat

Kompleks Polisi Udara Pondok Cabe Terkena Banjir Imbas Turap Longsor di Ciputat

Megapolitan
Nama Anaknya Menghilang dan Digantikan Orang Lain di PPDB Jakarta Jalur Prestasi, Orangtua Ini Kecewa

Nama Anaknya Menghilang dan Digantikan Orang Lain di PPDB Jakarta Jalur Prestasi, Orangtua Ini Kecewa

Megapolitan
Jadi Koordinator Pungli, Supervisor Operator Crane di Tanjung Priok Ditangkap

Jadi Koordinator Pungli, Supervisor Operator Crane di Tanjung Priok Ditangkap

Megapolitan

Video Rekomendasi

komentar di artikel lainnya
Close Ads X