Sandiaga: Ada Daerah Zonasinya Perumahan, tetapi Isinya Toko Semua - Kompas.com

Sandiaga: Ada Daerah Zonasinya Perumahan, tetapi Isinya Toko Semua

Kompas.com - 09/02/2018, 10:41 WIB
Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno saat coffee morning bersama Kadin DKI di Balai Kota DKI Jakarta, Jumat (9/2/2018).KOMPAS.com/NURSITA SARI Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno saat coffee morning bersama Kadin DKI di Balai Kota DKI Jakarta, Jumat (9/2/2018).

JAKARTA, KOMPAS.com — Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno mengatakan, banyak wilayah di Jakarta yang peruntukannya tak sesuai dengan zonasi yang telah ditetapkan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta. Contohnya, zonasi perumahan yang berubah menjadi pertokoan.

"Segi kenyataan di lapangan bahwa ada daerah yang zonasinya perumahan, tetapi isinya sudah toko semua. Jadi, ada banyak," ujar Sandiaga saat coffee morning bersama Kadin DKI di Balai Kota DKI Jakarta, Jumat (9/2/2018).

Sandiaga menyampaikan, Pemprov DKI Jakarta akan merevisi Peraturan Daerah Nomor 1 Tahun 2014 tentang Rencana Detail Tata Ruang dan Peraturan Zonasi.

Dia memberikan kesempatan kepada Kadin DKI Jakarta memberikan masukan soal revisi perda tersebut.

Baca juga: Banyak Restoran di Perumahan, Hotman Paris Minta Sandiaga Ubah Aturan Zonasi

"Perda Nomor 1 Tahun 2014 ini yang paling hits. Ini akan ada pembahasan tahun ini, mohon Kadin aktif, Kadin memberikan masukan," kata Sandiaga.

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, kata Sandiaga, akan memperhatikan beberapa hal dalam merevisi perda tersebut. Selain realita di lapangan, ada hal-hal teknis yang berkaitan dengan lingkungan yang akan dikaji.

Baca juga: Belum Adanya Perda Zonasi dan Tata Ruang Tak Bisa Jadi Alasan Pembatalan Sertifikat Reklamasi

Revisi Perda Nomor 1 Tahun 2014 merupakan salah satu raperda yang masuk program legislasi daerah (prolegda) 2018. Pemprov DKI Jakarta akan membahas raperda tersebut bersama DPRD DKI Jakarta.

Kompas TV Wakil Gubernur DKI Jakarta, Sandiaga Uno berencana melakukan normalisasi sungai untuk mengatasi banjir Jakarta.


Komentar

Terkini Lainnya

TNI Ikut Perbaiki Kursi Stadion Jakabaring yang Dirusak Suporter Sriwijaya FC

TNI Ikut Perbaiki Kursi Stadion Jakabaring yang Dirusak Suporter Sriwijaya FC

Regional
Sepanjang Hidupnya, Pria Ini Sudah Lakukan 668 Kejahatan

Sepanjang Hidupnya, Pria Ini Sudah Lakukan 668 Kejahatan

Internasional
Sejak Pukul 11.00, Tiket Elektronik Bisa Digunakan Kembali di Stasiun Tebet

Sejak Pukul 11.00, Tiket Elektronik Bisa Digunakan Kembali di Stasiun Tebet

Megapolitan
Hari Anak Nasional, Ini 5 Tips Awasi Anak Gunakan Gawai dari Kominfo

Hari Anak Nasional, Ini 5 Tips Awasi Anak Gunakan Gawai dari Kominfo

Edukasi
Pengelola RTH Kalijodo Ajak Pengunjung Ikut Jaga Kebersihan Tempat Itu

Pengelola RTH Kalijodo Ajak Pengunjung Ikut Jaga Kebersihan Tempat Itu

Megapolitan
Airin Enggan Bicarakan Suaminya yang Sempat 'Hilang' dari Lapas Sukamiskin

Airin Enggan Bicarakan Suaminya yang Sempat "Hilang" dari Lapas Sukamiskin

Nasional
Wapres Kalla Soroti Polusi Plastik di Kawasan Laut Negara-negara Pasifik

Wapres Kalla Soroti Polusi Plastik di Kawasan Laut Negara-negara Pasifik

Nasional
Pertemuan SBY-Prabowo Bahas Format Koalisi dan Kemungkinan AHY Jadi Cawapres

Pertemuan SBY-Prabowo Bahas Format Koalisi dan Kemungkinan AHY Jadi Cawapres

Nasional
Kader PKS Ingin Mitra Koalisi Pilpres Terbentuk Akhir Juli 2018

Kader PKS Ingin Mitra Koalisi Pilpres Terbentuk Akhir Juli 2018

Nasional
Polda Kepri Gagalkan Penyelundupan 24 Calon TKI Ilegal ke Malaysia

Polda Kepri Gagalkan Penyelundupan 24 Calon TKI Ilegal ke Malaysia

Regional
Saat Lagu 'Ditinggal Rabi' Diubah Jadi Kisah Sulitnya Membuat Skripsi

Saat Lagu "Ditinggal Rabi" Diubah Jadi Kisah Sulitnya Membuat Skripsi

Regional
Pertemuan Elite Demokrat dan Gerindra Bahas Persiapan Pertemuan SBY-Prabowo

Pertemuan Elite Demokrat dan Gerindra Bahas Persiapan Pertemuan SBY-Prabowo

Nasional
Tiket Elektronik Commuter Line Sudah Bisa Digunakan di Stasiun Depok

Tiket Elektronik Commuter Line Sudah Bisa Digunakan di Stasiun Depok

Megapolitan
Kalapas Sukamiskin Terjerat OTT KPK, Komisi III Akan Panggil Menkumham

Kalapas Sukamiskin Terjerat OTT KPK, Komisi III Akan Panggil Menkumham

Nasional
Hari Anak Nasional dan PR Besar Pendidikan Anak Indonesia

Hari Anak Nasional dan PR Besar Pendidikan Anak Indonesia

Edukasi

Close Ads X