Perbanyak Jalur Sepeda, Pemprov DKI Tunggu Usulan Komunitas - Kompas.com

Perbanyak Jalur Sepeda, Pemprov DKI Tunggu Usulan Komunitas

Kompas.com - 13/02/2018, 14:53 WIB
Gambar-gambar yang memperlihatkan pengguna sepeda harus mengalah dari para pengguna motor, pasca dibuka jalur khusus sepeda untuk kendaraan umum, di sepanjang jalan inspeksi Kanal Banjir Timur (KBT).Institute Transportation for Development Study Gambar-gambar yang memperlihatkan pengguna sepeda harus mengalah dari para pengguna motor, pasca dibuka jalur khusus sepeda untuk kendaraan umum, di sepanjang jalan inspeksi Kanal Banjir Timur (KBT).

JAKARTA, KOMPAS.com - Pemprov DKI Jakarta berencana akan memperbanyak jalur sepeda usai insiden tewasnya pesepeda Raden Sandy Syafiek (37) yang ditabrak mobil di Jalan Jenderal Gatot Subroto.

Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno mengatakan, saat ini pihaknya masih menunggu usulan dari komunitas pesepeda terkait penambahan jalur itu.

"Komite Sepeda Indonesia (KSI) sudah mengajukan rencana untuk memulai kembali jalur sepeda. Saya sangat mendukung dan sekarang lagi digodok dan mereka akan menyampaikan. Karena ini harus bottom-up, harus dari komunitasnya," kata Sandiaga di Balai Kota DKI Jakarta, Selasa (13/2/2018).

Baca juga : Polisi Minta Pemprov DKI Perbanyak Jalur Sepeda

Jalur sepeda itu direncanakan oleh KSI. Mantan Wali Kota Jakarta Selatan Syahrul Effendi turut dalam tim perencanaan itu. Sebab Syahrul dianggap berhasil membangun jalur sepeda pertama di Jakarta, yakni sepanjang 1,4 kilometer dari Taman Ayodya hingga Melawai.

Sementara ini, Sandiaga mendorong kepatuhan pengguna jalan dan rasa menghormati kepada kendaraan yang lebih kecil.

"Pejalan kaki harus dimuliakan, berikutnya adalah kendaraan yang sangat ramah lingkungan dan mengedepankan gaya hidup sehat, sepeda. Setelah itu baru yang sedikit lebih besar, sepeda motor, mobil, dan seterusnya, dan seterusnya. Dengan budaya dan etika seperti itu kita semua menjadi pelopor keselamatan berlalu lintas," ujar Sandiaga.


Komentar

Terkini Lainnya

Anjlok 500 Meter dalam 5 Menit, Penumpang Maksapai Turki Panik

Anjlok 500 Meter dalam 5 Menit, Penumpang Maksapai Turki Panik

Internasional
Masalah Ekonomi Dorong Pasutri Ini Nekat Jual Sabu

Masalah Ekonomi Dorong Pasutri Ini Nekat Jual Sabu

Regional
Pansus RUU Antiterorisme Ingin Definisi Terorisme Diperketat Agar Polri Tak Bertindak Subyektif

Pansus RUU Antiterorisme Ingin Definisi Terorisme Diperketat Agar Polri Tak Bertindak Subyektif

Nasional
7 Kasus Status di Media Sosial yang Pernah Dibawa ke Jalur Hukum

7 Kasus Status di Media Sosial yang Pernah Dibawa ke Jalur Hukum

Regional
Kisah 'Spiderman' Cantik Asal Grobogan Bikin Bangga Orang Sekampung (2)

Kisah "Spiderman" Cantik Asal Grobogan Bikin Bangga Orang Sekampung (2)

Regional
Politisi PSI Galang Petisi “Jangan Penjarakan Raja Juli Antoni”

Politisi PSI Galang Petisi “Jangan Penjarakan Raja Juli Antoni”

Nasional
Polri: Siapapun yang Menyebut Serangan Teror Rekayasa, Kami Tunggu Buktinya

Polri: Siapapun yang Menyebut Serangan Teror Rekayasa, Kami Tunggu Buktinya

Nasional
Menteri BUMN Serap Gabah 4.700 Ton di Garut

Menteri BUMN Serap Gabah 4.700 Ton di Garut

Regional
Rudiantara: Kami Sudah Blokir 2.500 Konten Radikal dan Masih Terus Bertambah...

Rudiantara: Kami Sudah Blokir 2.500 Konten Radikal dan Masih Terus Bertambah...

Regional
Ada 46 Bangunan Tempat Tinggal yang Terbakar di Pondok Bambu dan Cipinang Muara

Ada 46 Bangunan Tempat Tinggal yang Terbakar di Pondok Bambu dan Cipinang Muara

Megapolitan
Orangtua Korban Penembakan Sekolah Texas Sebut Motif Pelaku karena Asmara

Orangtua Korban Penembakan Sekolah Texas Sebut Motif Pelaku karena Asmara

Internasional
Keponakan Novanto Mengaku Berikan Uang ke Jafar Hafsah dan Nur Assegaf

Keponakan Novanto Mengaku Berikan Uang ke Jafar Hafsah dan Nur Assegaf

Nasional
Kesaksian Juru Parkir Amankan Pria yang Shalat di Tengah Jalan

Kesaksian Juru Parkir Amankan Pria yang Shalat di Tengah Jalan

Megapolitan
Seorang Bayi Lahir di Pulau yang 12 Tahun Larang Adanya Kelahiran

Seorang Bayi Lahir di Pulau yang 12 Tahun Larang Adanya Kelahiran

Internasional
Cerita dari Rumah Habibie Setelah Tahu Soeharto Ingin Mundur

Cerita dari Rumah Habibie Setelah Tahu Soeharto Ingin Mundur

Nasional

Close Ads X