Anggota "Surabaya Black Hat" Pernah Retas Situs Pemprov Jawa Timur - Kompas.com

Anggota "Surabaya Black Hat" Pernah Retas Situs Pemprov Jawa Timur

Kompas.com - 14/03/2018, 13:17 WIB
Rilis kasus peretasan website oleh kelompok Surabaya Black Hat di Mapolda Metro Jaya, Selasa (13/3/2018).Kompas.com/Sherly Puspita Rilis kasus peretasan website oleh kelompok Surabaya Black Hat di Mapolda Metro Jaya, Selasa (13/3/2018).

JAKARTA, KOMPAS.com - Pelaku peretasan kelompok Surabaya Black Hat (SBH) pernah meretas beberapa situs milik Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Timur pada 2016 lalu.

Kanit IV Subdit Cyber Crime Ditreskrimsus Polda Metro Jaya, Kompol Fian Yunus mengatakan, peretasan terhadap situs instansi di Jawa Timur dilakukan oleh salah satu pelaku berinisal KPS.

"Iya, salah satu nama yang tertera disitu adalah nama pelaku yang kami tangkap, Katon," kata Fian kepada Kompas.com, Rabu (14/3/2018)

Baca juga : Surabaya Black Hat Pernah Meretas Sistem Situs Pemerintah Los Angeles

Terdapat sedikitnya empat situs instansi di Jawa Timur yang berhasil diretas. Keempat situs tersebut antara lain gresikkab.go.idmalangkab.go.id, jatimprov.go.id dan pa-kotamadiun.go.id.

Pada situs yang telah diretas, pelaku menuliskan keprihatinannya terhadap moral bangsa yang dinilai semakin terpuruk.

INDONESIA DARURAT MORAL. KRISIS MORAL YANG TERJADI SAAT INI AKAN SEMAKIN BERAT JIKA TIDAK MENDAPATKAN PERHATIAN SERIUS DARI SEMUA UNSUR BANGSA," tulis Hacker dalam situs tersebut.

Baca juga : Surabaya Black Hat Diduga Hacker Bayaran

Beberapa nama dari anggota Surabaya Black Hat juga terpampang di bagian bawah situs, yaitu KATONZ, MENINBOX, BAGSFRE4KZ, ZEATTACKER, XCRUSHER, CH0CH0, MR_NYEPIKK, BLACK-ID, BLUEFROZEN, LOWO IRENG.

 


Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:

Terkini Lainnya

Kata Pejalan Kaki soal JPO Dukuh Atas yang Atapnya Bolong-bolong

Kata Pejalan Kaki soal JPO Dukuh Atas yang Atapnya Bolong-bolong

Megapolitan
Terungkap! 11 Mayat yang Ditemukan di Selat Malaka Korban Kapal Tenggelam

Terungkap! 11 Mayat yang Ditemukan di Selat Malaka Korban Kapal Tenggelam

Regional
Eril Dardak, Adik Bupati Trenggalek Emil Dardak, Meninggal Dunia di Bandung

Eril Dardak, Adik Bupati Trenggalek Emil Dardak, Meninggal Dunia di Bandung

Regional
Yusril Sebut KPU Ngawur karena Minta OSO Mundur dari Hanura

Yusril Sebut KPU Ngawur karena Minta OSO Mundur dari Hanura

Nasional
Renang dari Jepang ke Hawaii, Pria Ini Temukan Plastik di Laut Tiap 3 Menit

Renang dari Jepang ke Hawaii, Pria Ini Temukan Plastik di Laut Tiap 3 Menit

Internasional
Tol Penahan Banjir Rob di Semarang Dibangun 2019

Tol Penahan Banjir Rob di Semarang Dibangun 2019

Regional
Nenek Tiri Kim Jong Un Dikabarkan Meninggal Dunia

Nenek Tiri Kim Jong Un Dikabarkan Meninggal Dunia

Internasional
Peran 'AI' dan 'Learning Machine' bagi 'Market Place'

Peran "AI" dan "Learning Machine" bagi "Market Place"

Edukasi
Curhat Suporter Saat Sriwijaya FC Terdegradasi: Patah Hati hingga Minta Manajemen Dirombak

Curhat Suporter Saat Sriwijaya FC Terdegradasi: Patah Hati hingga Minta Manajemen Dirombak

Regional
Topik soal Ekonomi, Pendidikan, Korupsi, serta Kerukunan Dinilai Penting Jadi Topik Debat Pilpres

Topik soal Ekonomi, Pendidikan, Korupsi, serta Kerukunan Dinilai Penting Jadi Topik Debat Pilpres

Nasional
Kontemplasi Demokrasi

Kontemplasi Demokrasi

Nasional
Pemkot Depok Gelar 'Job Fair', 40 Perusahaan Tawarkan 2.000 Lowongan Pekerjaan

Pemkot Depok Gelar "Job Fair", 40 Perusahaan Tawarkan 2.000 Lowongan Pekerjaan

Megapolitan
Kisah Risma Saat Menerima Guangzhou Awards 2018, Cerita tentang Sampah hingga Pentingnya Waduk

Kisah Risma Saat Menerima Guangzhou Awards 2018, Cerita tentang Sampah hingga Pentingnya Waduk

Regional
2 Anggota TNI yang Ditembak KKB Belum Dievakuasi dari Nduga Papua karena Cuaca Buruk

2 Anggota TNI yang Ditembak KKB Belum Dievakuasi dari Nduga Papua karena Cuaca Buruk

Regional
Wapres Kalla Minta Menag Pangkas Daftar Tunggu Haji

Wapres Kalla Minta Menag Pangkas Daftar Tunggu Haji

Nasional

Close Ads X